Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Hindari “Tsunami” di Pantai, Kena Longsor di Pegunungan

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 2 Januari 2019 11:32 11:32 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 2 Januari 2019 09:03
Bagikan
Lokasi longsor di Kampung Garehong, Dusun Cimapag, Desa Sirnaresmi, Kecamatan Cisolok, Senin (31/12/2018). Tampak tim SAR gabungan berjibaku mencari korban yang masih tertimbun, Rabu (02/01/2019).
Bagikan

Hidayatullah.com– Ajal tak bisa dihindari. Kemanapun seseorang berlari, kematian pasti menghampiri. Begitulah hikmah yang bisa dipetik dari peristiwa ini.

Seorang wanita, Uyet (21 tahun), bersama suami dan seorang anaknya, pada pagi hari, Senin (31/12/2018) bersiap-siap meninggalkan rumahnya di Desa Citarik, Pelabuhan Ratu, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.

Mereka pun berangkat menuju rumah orangtuanya di Kampung Garehong, Dusun Cimapag, Desa Sirnaresmi, Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi.

Alasan kepergian itu karena di sekitar rumahnya di Pelabuhan Ratu, beredar informasi akan datang gelombang tsunami yang akan melanda pesisir Pelabuhan Ratu.

Namun siapa sangka, justru di Garehong lah, yang posisinya berada di pegunungan, menjadi tempat Uyet menemui ajalnya.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Senin sore itu, saat detik-detik terjadinya longsor, Uyet sekeluarga baru mau makan malam di sore hari bersama suami dan 1 orang anaknya. Tiba-tiba terdengar suara gemuruh yang rupanya adalah longsoran tanah.

Kejadian ini disampaikan oleh Udan (33 tahun), warga dusun yang sama, berdasarkan cerita dari keluarga Uyet yang selamat. Udan selamat dari musibah itu.

Warga Dusun Cimapag pada waktu maghrib itu, dibuat kaget dengan sahut-sahutan suara orang yang berteriak minta tolong sambil histeris. Berbondong-bondong warga berlarian, berlomba satu dan lainnya, menjauhi lokasi bencana, menuju ke wilayah RT 03.

Baca: 9 Orang Meninggal Korban Longsor Sukabumi

Salah seorang warga yang tak menyangka berada di situasi itu adalah Udan, warga di RT 03. Rupanya dalam sekejap, bangunan rumah dan sawah di RT 05 yang terdampak longsor itu sudah tak nampak.

“Menurut kesaksian warga (lain) bahwa (saat) kejadian tanah longsor tidak terdengar suara sebagaimana biasanya,” koresponden hidayatullah.com M Rizky KS melaporkan dari lokasi kejadian, semalam, Selasa (01/01/2019).

Kejadian longsor sore itu bergerak terlihat bergelombang, melewati dan menutup sungai di situ dengan kedalaman 20 sampai 30 meter, demikian kesaksian dari warga yang selamat dari musibah.

“Subhanallah saat ini sungai tersebut rata dengan perkebunan warga,” lapornya.

Baca: Longsor Timbun 34 Rumah Adat di Sukabumi, 4 Orang Meninggal

Sebelumnya, bencana longsor kembali terjadi dan menimbulkan korban jiwa. Di saat sebagian besar penduduk bersuka cita menyambut tahun baru 2019, bencana longsor justru terjadi dan menimbulkan korban jiwa.

Hujan deras yang mengguyur sekitar Desa Sirnaresmi menyebabkan aliran permukaan di areal hutan dan persawahan. Jenuhnya air menyebabkan longsor perbukitan dan materialnya meluncur menuruni lereng, kemudian menimbun sekitar 34 rumah kampung adat bagian bawahnya, yaitu di Kampung Cimapag, Desa Sinaresmi, Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat pada Senin (31/12/2018) pukul 17.00 WIB.

Data BNPB hingga kemarin, jumlah korban meninggal dunia mencapai 9 orang dan diperkirakan terus bertambah. Hingga Rabu (02/01/2019) ini tim SAR gabungan terus melakukan upaya pencarian korban yang tertimbun longsoran.

“Bismillah… Semoga (pencarian) hari ini berjalan lancar, masih 24 korban yang belum ditemukan,” ujar Irwan dari SAR Hidayatullah di lokasi, pagi tadi, sekitar pukul 08.04 WIB sebelum memulai pencarian.

Tampak relawan berjibaku dari berbagai elemen, TNI, Polri, termasuk FPI dan lain sebagainya.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:AjalBNPBDesa SinaresmiKampung CimapagKecamatan CisoloklongsorLongsor Sukabumirumah adatSukabumiSutopo Purwo Nugroho
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Hapus Tato pada Milad ke-21 Pusdai Jabar
Tulisan selanjutnya Komunis China Tutup 3 Masjid Milik Etnis Muslim Hui

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Buka Muktamar NU ke-35, Presiden Prabowo: Jangan Sekali-Kali Lupakan Jasa Ulama

Berita
28 Agustus 2026 09:48
Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK
Laporan: 370 Anak-Anak Palestina Masih Ditahan di Penjara ‘Israel’
10 Ribu Porsi Bakso untuk Ukhuwah di Muktamar NU
Nyamuk Datang Naik Pesawat Dua Pekerja Bandara Jerman Meninggal Karena Malaria

Terbaru

  • 70 Guru Palestina Tak Diberi Izin, Seluruh Sekolah Kristen di Yerusalem Hentikan Pembelajaran
  • Geng Kriminal Dukungan ‘Israel’ Culik Petinggi Hamas
  • Sertifikasi Halal Restoran Bisa Dimulai dari Outlet yang Siap
  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
  • Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
  • Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
  • Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang
  • Aktivis Pro-Demokrasi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing
  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?