Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Palestina Terkini

Rabi Yahudi Puasa untuk Gaza

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 5 Oktober 2009 19:54
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Sekelompok orang yang terdiri dari
13 rabi Yahudi Amerika dan beberapa jemaat mereka di Los Angeles, Chicago,
Boston, San Francisco, dan Philadephia, berpuasa tiap hari Kamis pekan ketiga
setiap bulannya, dalam rangka menggugah kepedulian komunitas Yahudi Amerika
terhadap blokade tidak berperikemanusiaan atas Jalur Gaza oleh Israel. Kelompok
itu menamakan dirinya Jewish Fast for
Gaza
atau  Ta’anit Tzedek,
puasa Yahudi untuk Gaza.
Sejak pendiriannya di pertengahan Juli, kelompok itu semakin mendapat
perhatian.

“Blokade (Gaza)
merupakan hukuman kolektif, menafikan kebutuhan seluruh penduduk Gaza akan makanan,
obat-obatan, bahan baker, dan kebutuhan dasar lainnya. Bagaimana bisa kami para
rabi, umat Yahudi — sebagai manusia, berdiam diri? Sebagai Yahudi yang peduli,
kami tidak lagi bisa berdiam diri, melihat hukuman kolektif yang diterima orang
Palestina di Gaza.”

Sejak kemenangan Hamas dalam pemilu
2006, Israel menjadikan
Jalur Gaza sebagai target blokade yang terus meningkat tak terperikan, dengan
melarang mendatangkan makanan, bahan baker, dan barang-barang penting lainnya
ke Gaza.

“Israel
juga melarang ekspor barang-barang jadi produksi Gaza ke luar. Sebagai akibatnya ekonomi Gaza benar-benar
lumpuh,” demikian pernyataan sekelompok rabi dari Jewish Fast for Gaza.

Jewish Fast for Gaza mempunyai empat tujuan utama. Pertama, menyerukan dicabutnya blokade
yang menghalangi masuknya barang-barang kebutuhan dan jasa  yang
diperlukan warga Gaza.

Baca Juga

Hamas Tolak Lucuti Senjata Sebelum Penjajah Tinggalkan Gaza
Korban di Gaza Capai 73.223, Barghouthi: Penjajah Jalankan Perang Pembersihan Etnis
OKI mengutuk RUU Penjajah ‘Israel’ Melarang Seruan Azan
Al-Aqsha Ditutup untuk Muslim, Para Rabi Berdoa di Tembok Al-Buraq Picu Sorotan
Gelombang Protes Tolak UU Hukuman Mati Israel bagi Tahanan Palestina

Kedua, 
memberikan bantuan kemanusiaan dan pembangunan kepada orang-orang Gaza.

Ketiga,
menghimbau Israel,
Amerika Serikat, dan masyarakat internasional untuk terlibat dalan perundingan
tanpa prasyarat dengan semua partai/faksi yang ada di Palestina, termasuk
Hamas, dalam rangka mengakhiri blokade.

Keempat,
mendorong pemerintah AS terlibat secara penuh mempertemukan Israel dan Palestina guna
menyelesaikan konflik secara adil dan damai.

Di antara ke-13 rabi yang tergabung
dalam Jewish Fast for Gaza adalah
rabi Brian Walt, mantan Direktur Eksekutif  Rabbis for Human Rights North
America dan rabi Brant Rosen. [di/pt/hidayatullah.com]

Ket: Umat Islam di Palestina sholat di luar gerbang masjid Al-Aqsa.

 

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya NU Cabang Luar Negeri Akan Ikuti Debat calon Ketum PB NU
Tulisan selanjutnya Yahudi AS Mendukung Perang terhadap Iran

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Didanai Beijing, Pentagon Anggap Confucius Institutes Ancaman Bagi Keamanan Negara AS

Berita
24 Oktober 2026 14:30
Makin Banyak Pemukim ‘Israel’ yang Hindari Wajib Militer, Jumlahnya Tembus 110.000
Halal Ditunda, Kepastian Dipertaruhkan?
Mesir Tegaskan Siap Bela Arab Saudi di Tengah Meningkatnya Serangan Houthi
Lebih dari 100 Juta Nama Dihapus dari Daftar Pemilih India, Mayoritas Muslim

Terbaru

  • Gereja di Yordania Diserang, Raja Abdullah Janji akan Menuntut Balas
  • Didanai Beijing, Pentagon Anggap Confucius Institutes Ancaman Bagi Keamanan Negara AS
  • Lebih dari 100 Juta Nama Dihapus dari Daftar Pemilih India, Mayoritas Muslim
  • Yunani Sahkan Larangan Media Sosial bagi Anak di bawah 15 tahun
  • Dua Tentara Penjajah ‘Israel’ Tewas dalam Baku Tembak di Tepi Barat
  • Cegah Data Jatuh ke Tangan ‘Israel’, Malaysia Larang ASN Pakai Waze
  • Kelas SPI: Teguh dengan Konsep Din, Lawan Penyimpangan Literasi
  • Jihad Santri di Era Modern
  • Terus Langgar Gencatan Senjata, Serangan ‘Israel’ Bunuh 4 Warga Palestina
  • Sepakati ‘Badr’, Indonesia Perkuat Kerjasama Pertahanan dengan Turki, Qatar dan Pakistan

Mungkin Anda Juga Suka

Palestina Terkini

Menteri Penjajah Tuangkan Miras Rayakan Disahkannya Hukuman Mati untuk Warga Palestina Terjajah

31 Maret 2026 09:13
Palestina Terkini

Zionis Sahkan Undang-Undang Hukuman Mati bagi Warga Palestina Terjajah, Picu Kritik Internasional

31 Maret 2026 09:08
Palestina Terkini

Babak Baru Pendudukan: ‘Israel’ Resmikan Pencaplokan Tepi Barat

17 Februari 2026 14:18
Palestina Terkini

Khaled  Misy’al: Senjata Bagi Hamas adalah Alat Pertahanan Diri dari Penjajahan

10 Februari 2026 06:48
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?