Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Palestina Terkini

UNICEF: Kejahatan Zionis terhadap Anak-anak Palestina Semakin Meningkat

Ahmad
Terakhir diupdate:
Ahmad
Dipublikasikan 13 Juni 2011 07:42
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Laporan Internasional yang dilansir Ahad (12/06/2011) menegaskan eskalasi kejahatan Israel terhadap anak-anak Palestina selama Maret dan April lalu, semakin meningkat setelah peristiwa agresi Gaza (2008-2009).

UNICEF menyerukan supaya dilakukan investigasi secara rinci terkait serangan terhadap warga terutama anak-anak dan menyeret penanggung jawab tindakan illegal tersebut.

Laporan yang dilansir organisasi anak PBB ini mencatat kejahatan Israel terhadap anak-anak Palestina selama Maret-April 2011, 10 orang anak Palestina meninggal, 117 anak terluka, 113 dari mereka adalah para remaja, dan 4 remaja puteri.

Angka ini meningkat dibandingkan Januari-Februari 2011, 3 orang anak meninggal 64 terluka. laporan menjelaskan bahwa 6 remaja meninggal syahid di Gaza, dan 3 lainnya di kawasan terisolasi.

Laporan menjelaskan, 44 % korban luka terjadi di Al-Quds, sementara 88 % dari jumlah ini tinggal di Silwan dan 12 % di komplek Syeikh Jarrah.

Baca Juga

Korban di Gaza Capai 73.223, Barghouthi: Penjajah Jalankan Perang Pembersihan Etnis
OKI mengutuk RUU Penjajah ‘Israel’ Melarang Seruan Azan
Al-Aqsha Ditutup untuk Muslim, Para Rabi Berdoa di Tembok Al-Buraq Picu Sorotan
Gelombang Protes Tolak UU Hukuman Mati Israel bagi Tahanan Palestina
Menteri Penjajah Tuangkan Miras Rayakan Disahkannya Hukuman Mati untuk Warga Palestina Terjajah

Laporan UNRWA

Sementara itu, kantor PBB Urusan Pengungsi Palestina UNRWA menerbitkan survey bulan terakhir terkait kebijakan penggusuran Israel di Tepi Barat dan jumlah anak-anak Palestina yang diusir.

Jubir UNRWA, Cris Jones, menyatakan bahwa kebijakan penggusuran pada Mei lalu menyebabkan 67 anak Palestina terusir, 64 anak di kawasan wilayah C dan 3 orang di Al-Quds Timur.

Jones menyatakan, warga Palestina tidak diberikan hak ijin membangun, karena itu mereka terpaksa membangun secara illegal, selanjutnya menjadi target penggusuran oleh Israel.

Ia menambahkan, anak-anak menjadi saksi tindakan Israel dalam menggusur rumah-rumah mereka. Rumah adalah tempat beristirahat bagi kebanyakan anak-anak di dunia, penggusuran rumah artinya menghancurkan masa depan mereka.

Survey UNRWA memperlihatkan, 304 orang dewasa dan anak-anak terusir akibat kebijakan penggusuran di Tepi Barat.

Jones menjelaskan, tidak hanya mereka yang terusir yang menderita, sebagian warga juga merasakan dampak akibat perusakan jaringan air oleh pihak Israel, kekurangan sarana kesehatan, pendidikan dan masalah air bersih.  Jones menyeru Israel untuk menghormati dan komitmen terhadap hukum.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:anak palestinaold migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Belanda ‘Pengaruhi’ Konstituante Indonesia
Tulisan selanjutnya Nyamar Wartawan Asing, Mesir Tangkap Spionase Zionis-Israel

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Hukuman Mati In Absentia Bagi Pemimpin RSF Mohamed Hamdan Daglo

Berita
15 Juli 2026 09:27
Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
Sering Menyakiti Kakek 95 Tahun yang Dirawatnya, ART Indonesia Dihukum Bui 18 Bulan di Singapura
Akmal Sjafril: Lembaga Dakwah Perlu Banyak Diskusi

Terbaru

  • Akmal Sjafril: Lembaga Dakwah Perlu Banyak Diskusi
  • Raja Charles Kunjungi Masjid Cambridge, Erdogan: Langkah Penting Lawan Islamofobia
  • Starmer Mundur Burnham Menjadi Perdana Menteri Inggris Ke-7 Kurun Satu Dekade
  • Buya Amirsyah Ajak Seniman Muslim Bangun Peradaban Bangsa Melalui Kebudayaan Islam
  • AS Lancarkan Gelombang Serangan ke Iran, Ledakan Terdengar di Sejumlah Kota
  • Empat Negara Islam Sepakat Hidupkan Kembali Jalur Kereta Hijaz Warisan Utsmaniyyah
  • Pena Muballigh Menentukan Masa Depan Peradaban Islam
  • Kelompok Houthi Nyatakan Blokade Laut terhadap Arab Saudi
  • SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
  • Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’

Mungkin Anda Juga Suka

Palestina Terkini

Zionis Sahkan Undang-Undang Hukuman Mati bagi Warga Palestina Terjajah, Picu Kritik Internasional

31 Maret 2026 09:08
Palestina Terkini

Babak Baru Pendudukan: ‘Israel’ Resmikan Pencaplokan Tepi Barat

17 Februari 2026 14:18
Palestina Terkini

Khaled  Misy’al: Senjata Bagi Hamas adalah Alat Pertahanan Diri dari Penjajahan

10 Februari 2026 06:48
Palestina Terkini

Netanyahu Tegaskan Tak Akan Ada Lagi Palestina dan Gaza

9 Februari 2026 11:14
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?