Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Palestina Terkini

Zionis “Serbu” Masjidil Aqsha, Warga Terluka

Ahmad
Terakhir diupdate:
Ahmad
Dipublikasikan 20 Februari 2012 10:51
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Warga Palestina yang bersiaga di masjid al Aqsha menghadang upaya-upaya penyerbuan yang dilakukan puluhan pemukim pendatang Zionis ke area masjid al Aqsha, hari Ahad (19/02/2012). Sementara itu kepolisian penjajah Israel berupaya melindungi para pemukim pendatang Zionis dan mengamankan aksi penyerbuan mereka.

Anggota polisi Israel menyebar secara massif di area masjid al Aqsha untuk mengamankan para pemukim pendatang Zionis. Para jamaah Palestina menyatakan sebanyak 3 anggota polisi Israel terluka akibat konfrontasi yang berlangsung sejak Ahad pagi tersebut.

Kantor berita Palestina SAFA menyebutkan, puluhan pemukim pendatang Zionis menyerbu dekat jembatan pintu barat masjid al Aqsha yang menuju gerbang al Mughariba dalam upaya untuk menyerbu masjid.

Sementara itu polisi Israel dalam jumlah besar tersebar untuk menjamin masuknya para pemukim pendatang Zionis. Hal ini mengakibatkan meletusnya bentrokan dengan ratusan jamaah yang bersiaga di dalam masjid.

Pasukan penjajah Zionis Israel mencegah warga Palestina yang usianya kurang dari 45 tahun untuk masuk masjid al Aqsha.

Baca Juga

Al-Aqsha Ditutup untuk Muslim, Para Rabi Berdoa di Tembok Al-Buraq Picu Sorotan
Gelombang Protes Tolak UU Hukuman Mati Israel bagi Tahanan Palestina
Menteri Penjajah Tuangkan Miras Rayakan Disahkannya Hukuman Mati untuk Warga Palestina Terjajah
Zionis Sahkan Undang-Undang Hukuman Mati bagi Warga Palestina Terjajah, Picu Kritik Internasional
Babak Baru Pendudukan: ‘Israel’ Resmikan Pencaplokan Tepi Barat

Sejumlah organisasi radikal Zionis sebelumnya menyerukan penyerbuan masjid al Aqsha untuk mendukung pembangunan Kuil yang mereka klaim. Mereka menyampaikan seruan dengan tema “Mari Kita Tingkatkan ke Gunung Haikal untuk Menguatkan Supremasi Yahudi di Atasnya.”

Mereka memilih hari Ahad, kemarin, untuk menyerbu masjid al Aqsha dan melakukan ritual talmud di area masjid, dengan tujuan untuk memperkuat supremasi Yahudi dan memperkokohnya sebagai mukadimah untuk menguasai dengan penuh atas masjid al Aqsha dan membangun kuil yang mereka klaim.

Yang baru dari penyerbuan ini adalah tindakan kepolisian Israel yang mengizinkan organisasi-organisasi Zionis tersebut untuk menunaikan ritual di masjid al Aqsha. Setelah sebelumnya pihak kepolisian melarang mereka karena alasan kebijakan mereka, sebagaimana yang mereka klaim.

Organissi-organisasi Yahudi tersebut mengancam penyerbuan seperti ini awal pekan lalu. Namuan mobilitas warga Palestina dan Arab dan larangan kepolisian Israel yang mencegah para pemukim pendatang radikal Zionis masuk ke masjid al Aqsha telah menghalangi rencana mereka tersebut.

Dalam konteks terkait, Jurubicara Gerakan Perlawanan Islam Hamas, Fauzi Barhum menegaskan bahaya serangan Zionis Israel yang berulang-ulang terhadap masjid al Aqsha dengan tujuan untuk menghancurkannya dan mendirikan kuil (Sulaiman) yang mereka klaim (di atasnya).” Dia menilai hal itu terjadi sebagai kelanjutan dalam perang agama terhadap tempat-tempat suci dan masjid-masjid (di Palestina). Menurutnya, dukungan dan perlindungan Amerika secara resmi masih menjadi sebab dari semua penderitaan yang dialami rakyat Palestina.

Jurubicara Hamas dikutip Palestine Information Centre (PIC) menegaskan bahwa eskalasi Zionis ini “menuntut semua pihak memikul tanggung jawabnya untuk melindungi dan menyelamatkan masjid al Aqsha dan melawan dengan segenap kekuatan terhadap rencana berbahaya ini. Ini adalah kewajiban agama, moral, nasional dan kebangnsaan atas bangsa Arab dan umat Islam di selua levelnya.”

Dia menyerukan semua orang Palestina, Arab dan kaum muslimin harus dalam situasi lebih siap untuk menyokong persoalan suci ini dan mulai melakukan mobilitas dan bergerak demi al Quds dan al Aqsha, menjadilan masa mendatang sebagai masa revolusi besar untuk al Quds dan Palestina, sebagai reaksi atas seruan terus-menerus dari disampaikan ekstrimis Zionis untuk menyerbu masjid al Aqsha.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:islamMedia Islamold migrateZionis
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Enam Kekuatan yang Wajib Dimiliki Penguasa
Tulisan selanjutnya Al Azhar Dorong Sentralisasi Fatwa

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz

Berita
4 Juni 2026 10:00
Putin Tawarkan Pembebasan Utang Bagi yang Mau Gabung Tentara
Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
Iran Persiapkan Upacara Pemakaman Besar untuk Ayatullah Ali Khamenei
‘Israel’ Perketat Aturan Masjid, Pasang Pengeras Suara Harus Izin Zionis

Terbaru

  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama

Mungkin Anda Juga Suka

Palestina Terkini

Khaled  Misy’al: Senjata Bagi Hamas adalah Alat Pertahanan Diri dari Penjajahan

10 Februari 2026 06:48
Palestina Terkini

Netanyahu Tegaskan Tak Akan Ada Lagi Palestina dan Gaza

9 Februari 2026 11:14
Palestina Terkini

Serangan Baru ‘Israel” Menunjukkan Penjajah Tak Peduli “Dewan Perdamaian”

1 Februari 2026 18:43
Palestina Terkini

Dosen Fakultas Ushuluddin Ungkap Kesaksian Akademik tentang Abu Ubaidah 

3 Januari 2026 19:52
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?