Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Palestina Terkini

Abbas Bahas Rekonsiliasi Palestina di Tunisia

Ama Farah
Terakhir diupdate:
Ama Farah
Dipublikasikan 29 April 2012 16:46
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Mengawali kunjungannya di Tunisia, hari Sabtu (28/04/2012), Presiden Mahmud Abbas membahas masalah rekonsiliasi Palestina dengan Presiden Moncef Marzuki.

“Kami telah membicarakan rekonsiliasi Palestina dan peran yang dapat dimainkan Tunisia guna mengakhiri perpecahan (Palestina),” kata Abbas kepada reporter, dikutip Al Mishry Al Yaum.

Fatah yang berkuasa di Tepi Barat dan Hamas di Gaza, tahun lalu sepakat menandatangani rekonsiliasi di Doha, Qatar, untuk membentuk pemerintahan bersatu yang akan menyelenggarakan pemilihan umum sekitar bulan Mei mendatang.

Namun, hingga saat ini kedua pihak belum berhasil membentuk pemerintahan sementara itu.

Dalam kunjungan ketiga kalinya sejak revolusi rakyat di Tunisia itu, Abbas bertemu juga dengan Perdana Menteri Hamadi Jebali, tokoh partai Islam An Nahda pemenang pemilu pertama setelah Ben Ali digulingkan.

Baca Juga

Hamas Tolak Lucuti Senjata Sebelum Penjajah Tinggalkan Gaza
Korban di Gaza Capai 73.223, Barghouthi: Penjajah Jalankan Perang Pembersihan Etnis
OKI mengutuk RUU Penjajah ‘Israel’ Melarang Seruan Azan
Al-Aqsha Ditutup untuk Muslim, Para Rabi Berdoa di Tembok Al-Buraq Picu Sorotan
Gelombang Protes Tolak UU Hukuman Mati Israel bagi Tahanan Palestina

Selama di Tunisia Abbas akan mengenang rakyat Palestina dan Tunisia yang menjadi korban serangan Israel tahun 1985 atas markas PLO. Tahun 1982 sampai 1994 pemimpin PLO Yassir Arafat mencari suaka di Tunisia setelah dipaksa keluar dari Libanon.

Dari Tunisia, Abbas akan melanjutkan muhibahnya ke Libya, bersama penasehat diplomatik Majdi Al Khaldi, jurubicara Nabil Abu Rudeina dan Menteri Luar Negeri Riyad Al Malki.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Nikahi Gadis 19 Tahun, Daad Murad Tetap Ingin 100 Anak
Tulisan selanjutnya Salafi Dukung Abu Futuh, Pukulan Bagi Ikhwan

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Lima Nama Bakal Caketum PBNU Disepakati, Ada Gus Kikin, Yahya Staquf hingga Kiai Zulfa

Berita
31 Agustus 2026 06:11
Khawatir Antibiotik Uni Eropa Hentikan Impor Daging Brazil
Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
PM Spanyol Sebut Rusia dan ‘Israel’ Sebarkan Hoaks Krisis Imigran Ceuta
Amerika Serikat Klaim Tembak Jatuh 300 Drone Kartel Narkoba di Perbatasan Meksiko

Terbaru

  • Amerika Serikat Klaim Tembak Jatuh 300 Drone Kartel Narkoba di Perbatasan Meksiko
  • Seoul Pikir-pikir untuk Ikut Amerika Serikat Mengamankan Selat Hormuz
  • Suriah Musnahkan Senjata Kimia Era Rezim Bashar Al-Assad
  • Banjir Nepal: Malaysia Kirim Tim SAR Cari Warganya
  • Khawatir Antibiotik Uni Eropa Hentikan Impor Daging Brazil
  • Amerika Setujui Kemungkinan Penjualan Senjata ke Arab Saudi Bernilai $5 Miliar Lebih
  • Tak Sekedar Larang Azan, ‘Israel’ Sedang Menjalankan Proyek Yudaisasi Masjid Ibrahimi
  • Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’
  • Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza
  • Temui Kemenhaj, Baznas Upayakan Dam Haji 2027 Jamaah Indonesia Dilaksanakan di Tanah Air

Mungkin Anda Juga Suka

Palestina Terkini

Menteri Penjajah Tuangkan Miras Rayakan Disahkannya Hukuman Mati untuk Warga Palestina Terjajah

31 Maret 2026 09:13
Palestina Terkini

Zionis Sahkan Undang-Undang Hukuman Mati bagi Warga Palestina Terjajah, Picu Kritik Internasional

31 Maret 2026 09:08
Palestina Terkini

Babak Baru Pendudukan: ‘Israel’ Resmikan Pencaplokan Tepi Barat

17 Februari 2026 14:18
Palestina Terkini

Khaled  Misy’al: Senjata Bagi Hamas adalah Alat Pertahanan Diri dari Penjajahan

10 Februari 2026 06:48
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?