Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Palestina Terkini

Pejuang Palestina yang Mogok Makan Dideportasi ke Gaza

Insan Kamil
Terakhir diupdate:
Insan Kamil
Dipublikasikan 18 Maret 2013 13:02
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Pejuang Palestina yang melakukan mogok makan, Ayman Sharawna, tiba di Jalur Gaza Minggu (17/3/2013) malam setelah menandatangani kesepakatan deportasi untuk mengakhiri mogok makan selama 8 bulan di penjara Zionis Israel.

Sharawna tiba di perlintasan Erez, di mana ambulans Palestina sudah menunggu untuk membawanya ke Gaza. Ratusan orang menunggu menyambutnya di wilayah Palestina dekat pos pemeriksaan.

“Sharawna menandatangani perjanjian dengan pemerintah Israel untuk dideportasi ke Gaza selama 10 tahun, sekaligus mengakhiri mogok makan yang dilakukannya sejak 1 Juli,” kata Qadura Fares, Ketua Palestinian Prisoners Society.

Staf Kementerian Urusan Tahanan Otoritas Palestina, Ziad Abu Ein, mengatakan kepada Ma’an News Agency, perjanjian ditandatangani tanpa memberitahu kementerian.

Dia mengatakan, pihak berwenang Zionis juga menekan Samer Issawi, yang telah mogok makan selama 228 hari, untuk membuat kesepakatan serupa.

Baca Juga

Al-Aqsha Ditutup untuk Muslim, Para Rabi Berdoa di Tembok Al-Buraq Picu Sorotan
Gelombang Protes Tolak UU Hukuman Mati Israel bagi Tahanan Palestina
Menteri Penjajah Tuangkan Miras Rayakan Disahkannya Hukuman Mati untuk Warga Palestina Terjajah
Zionis Sahkan Undang-Undang Hukuman Mati bagi Warga Palestina Terjajah, Picu Kritik Internasional
Babak Baru Pendudukan: ‘Israel’ Resmikan Pencaplokan Tepi Barat

Sebelumnya Minggu, Menteri Urusan Tahanan Issa Qaraqe mengatakan, Otoritas Palestina menolak deportasi tahanan yang disebutnya sebagai pemerasan politik.

Sharawna, 36, berasal dari Tepi Barat Selatan kota Hebron, dan telah menikah dengan sembilan anak.

Ia pernah dibebaskan pada Oktober 2011 pada saat kesepakatan pertukaran tawanan antara Israel dan Hamas, tetapi ditangkap kembali pada Januari 2012 dan dituduh melanggar ketentuan pembebasannya.

Pemerintah Israel menolak mengungkapkan, hal apa Sharawna dianggap melanggar persyaratan pembebasannya, bahkan pengacaranya pun dipenjara tanpa tuduhan atau pengadilan.

Hanya saja Kejaksaan Israel memang berusaha membatalkan amnesti yang diberikan kepada Sharawna dan berupaya memasukkan kembali ke penjara  guna menjalani sisa hukuman dari vonis 28 tahun yang dijatuhkan padanya. Sharawna pun melakukan mogok makan untuk menuntut pembebasannya.*

Redaktur: Insan Kamil
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya 15 Tahun Reformasi Indonesia
Tulisan selanjutnya Obama Tidak Bawa Pesan Perdamaian ke Palestina

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Tak Ada Donatur yang Menyumbang, Board of Peace ala Trump Terancam Gagal

Berita
31 Mei 2026 05:00
Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
Irlandia Bakal Larang Impor dari Permukiman ‘Israel’ Mulai Pertengahan Juli
Hakim Memutuskan Nama Donald Trump Dihapus dari Gedung Kesenian Kennedy Center
Kerbau Donald Trump Batal Disembelih karena Alasan Keamanan

Terbaru

  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki

Mungkin Anda Juga Suka

Palestina Terkini

Khaled  Misy’al: Senjata Bagi Hamas adalah Alat Pertahanan Diri dari Penjajahan

10 Februari 2026 06:48
Palestina Terkini

Netanyahu Tegaskan Tak Akan Ada Lagi Palestina dan Gaza

9 Februari 2026 11:14
Palestina Terkini

Serangan Baru ‘Israel” Menunjukkan Penjajah Tak Peduli “Dewan Perdamaian”

1 Februari 2026 18:43
Palestina Terkini

Dosen Fakultas Ushuluddin Ungkap Kesaksian Akademik tentang Abu Ubaidah 

3 Januari 2026 19:52
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?