Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Palestina Terkini

Mesir, Kudeta dan 10 Ramalan Amos Yadlin

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 29 Januari 2014 22:22 10:22 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 29 Januari 2014 22:22
Bagikan
Amos Yadlin
Bagikan

Oleh: Dr. Fayez Syamalah

MELIHAT fenomena di Negara-negara Arab saat ini, sebagian orang menyatakan benar kata Amos Yadlin, mantan Direktur Dinas Rahasia Militer Zionis-Israel soal ramalan masa depan.

Sebagian lagi menyatakan, Yahudi ini berbohong dan menyampaikan sesuatu yang berbeda dengan apa yang tersembunyi.

Sebelum berkomentar, penulis sampaikan statemen Kepala Pusat Kajian Keamanan Nasional ‘Israel’ itu di harian Jerusalem Post.

Dalam pernyataannya tahun 2010, saat Amos Yadlin  melepaskan jabatan kepala bagian intelijen militer yang dipimpinnya, saat itu dia mengatakan, “Mesir lapangan bermain terbesar bagi aktivitas intelijen ‘Israel’ sejak tahun 1979. Kami sudah telah berhasil melakukan infiltrasi politik, keamanan, ekonomi dan militer lebih dari satu pos. Dan kami sudah berhasil meningkatkan eskalasi ketegangan antara kelompok dan masyarakat untuk menciptakan miliu saling memusuhi dan bersengketa terus menerus. Hal itu dilakukan untuk memperparah kondisi perpecahan di tengah masyarakat Mesir. Tujuan lain adalah agar sebuah rezim pasca Husni Mubarak tidak mampu mengatasi perpecahan, keterbelakangan, dan kelemahan yang menyebar di Mesir.”

Baca Juga

Hamas Tolak Lucuti Senjata Sebelum Penjajah Tinggalkan Gaza
Korban di Gaza Capai 73.223, Barghouthi: Penjajah Jalankan Perang Pembersihan Etnis
OKI mengutuk RUU Penjajah ‘Israel’ Melarang Seruan Azan
Al-Aqsha Ditutup untuk Muslim, Para Rabi Berdoa di Tembok Al-Buraq Picu Sorotan
Gelombang Protes Tolak UU Hukuman Mati Israel bagi Tahanan Palestina

Soal masa depan Mesir, Yadlin pernah membuat 10 ramalan;

1.    Kudeta di Mesir yang dipimpin Al Sisi – disamping keberhasilan rezim Asad untuk bertahan – merupakan titik perubahan bagi mundurnya ancaman-ancaman strategi yang anti klimaks bagi ‘Israel’ pada saat Arab Spring.

2.    Militer Mesir yang menyingkirkan Ikhwanul Muslimin dari pemerintah adalah lembaga paling positif (mau bekerjasama) bagi ‘Israel’ dari sekian lembaga-lembaga eksekutif di Mesir.

3.    Kembalinya militer Mesir bermain peran inti akan membantu kepentingan besar ‘Israel’ karena akan menjaga kesepakatan Cam David yang tiang pengaman nasional ‘Israel’.

4.    Amos Yadlin mengapresiasi militer Mesir karena selama ini merekalah yang mempersempit ruang gerakan Hamas dan langkah ini mengurangi bahaya strategi penjajahan ‘Israel’.

5.    Tahun 2013 terjadi pertemuan kepentingan yang begitu kentara dan belum pernah terjadi sebelumnya antara ‘Israel’ dan Negara-negara Arab poros sunni moderat, terutama Negara-negara teluk.

6.    Gagal dan meruginya gerakan Hamas melanjutkan koalisi dengan poris Suriah Iran tahun 2012, kemudian kerugian mereka membangun hubungan dengan Mesir pasca kudeta atas Mursy telah melemahkan gerakan perlawanan Islam Palestina itu. Ini merupakan titik perubahan yang berpihak kepada kepentingan ‘Israel’.

7.    Pelemahan gerakan Hamas telah mendorong Otoritas Palestina untuk memulai perundingan dengan ‘Israel’ dan berhasil menekan secara diplomasi internasional kepada ‘Israel’ dan menggagalkan usaha mencabut legalitas dari Negara ‘Israel’.

8.    Amos Yadlin menanggap sulit diktator militer berhasil seperti yang diusahakan oleh Menhan Al Sisi di Mesir. Menurutnya, diktator militer tak akan berhasil. Penyebabnya adalah menguatnya kesadaran publik atas hak-hak mereka dan mereka sudah terbebas dari rasa takut dan gentar.

9.    Penolakan publik terhadap pemerintah militer di Mesir akan menjadi ancaman strategis bagi ‘Israel’ di tahun 2014 dan akan mendorong situasi instabilitas. Kemampuan Mesir akan berkurang dalam menguatkan kekuasaan mereka terhadap Sinai dan ini berarti akan menambah peluang ‘Israel’ menjadi target kelompok Jihadis.

10.    Amos Yadlin memperingatkan bahaya melemahnya Amerika di Timur Tengah. Menurutnya, tidak ada Negara di dunia yang siap memanfaatkan sumber dayanya untuk kepentingan ‘Israel’ seperti yang dilakukan Amerika.

Analisis Amos Yadlin ini akan menjadi bahan dialog konferensi besar yang diselenggarakan oleh Pusat Studi Keamanan Nasional ‘Israel’ di bulan Maret tahun ini.*

Penulis adalah analis politik masalah Palestina. Tulisan dipublikasikan di laman Informasi Palestina

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:militer mesir
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Kurang Nafkah Batin Sebabkan Ribuan Gugatan Cerai di Saudi
Tulisan selanjutnya MUI Lembaga Resmi Pemeriksa Pangan Halal

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya

Berita
31 Agustus 2026 22:46
UEA Bantah Laporan Serangan di Pangkalan Udara Al Minhad
AHWA Tetapkan KH. Miftachul Akhyar sebagai Rais Aam PBNU 2026–2031
Irak Tolak Kehadiran Pasukan Koalisi AS, Harus Pergi pada 30 September
Aktivis Pro-Demokrasi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing

Terbaru

  • Tidak Bermanfaat Bagi Negara, Kenya Depak Raksasa Kimia India Tata Chemicals
  • Amerika Serikat Klaim Tembak Jatuh 300 Drone Kartel Narkoba di Perbatasan Meksiko
  • Seoul Pikir-pikir untuk Ikut Amerika Serikat Mengamankan Selat Hormuz
  • Suriah Musnahkan Senjata Kimia Era Rezim Bashar Al-Assad
  • Banjir Nepal: Malaysia Kirim Tim SAR Cari Warganya
  • Khawatir Antibiotik Uni Eropa Hentikan Impor Daging Brazil
  • Amerika Setujui Kemungkinan Penjualan Senjata ke Arab Saudi Bernilai $5 Miliar Lebih
  • Tak Sekedar Larang Azan, ‘Israel’ Sedang Menjalankan Proyek Yudaisasi Masjid Ibrahimi
  • Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’
  • Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza

Mungkin Anda Juga Suka

Palestina Terkini

Menteri Penjajah Tuangkan Miras Rayakan Disahkannya Hukuman Mati untuk Warga Palestina Terjajah

31 Maret 2026 09:13
Palestina Terkini

Zionis Sahkan Undang-Undang Hukuman Mati bagi Warga Palestina Terjajah, Picu Kritik Internasional

31 Maret 2026 09:08
Palestina Terkini

Babak Baru Pendudukan: ‘Israel’ Resmikan Pencaplokan Tepi Barat

17 Februari 2026 14:18
Palestina Terkini

Khaled  Misy’al: Senjata Bagi Hamas adalah Alat Pertahanan Diri dari Penjajahan

10 Februari 2026 06:48
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?