Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Palestina Terkini

Kisah Petugas Penghitung jumlah Korban Serangan Penjajah di Gaza

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 29 Juli 2014 12:40 12:40 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 29 Juli 2014 12:40
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com|Ma’an News|Sahabat al Aqsha–Di dalam kantor sempit Ashraf Al-Qidra di Rumah Sakit Shifa, Kota Gaza, telepon tidak pernah berhenti berdering. Selama 20 hari penyerangan mengerikan dari penjajah zionis ‘Israel’ terhadap Jalur Gaza, lebih dari 1.060 warga Palestina di Gaza terbunuh dan 6.000 lainnya terluka. Sebagai juru bicara layanan darurat Gaza, adalah tugas Qidra untuk menghitung jumlah korban yang meninggal.

Sejak operasi militer penjajah dimulai pada 8 Juli lalu, Qidra hanya tidur dua jam setiap harinya di matras di dalam kantornya. Para stafnya terus menginformasikan kepada Qidra tentang korban terbaru dari serangan penjajah dan ia terus menjawab telepon para wartawan yang mencari rincian jumlah korban terbaru.

Ketika ia berbaring sebentar untuk beristirahat, tiba-tiba asistennya bergegas masuk ke kantornya, “Dokter Qidra, ada banyak korban meninggal dan terluka dalam pengeboman Rumah Sakit Syuhada!” Sang asisten terengah-engah menyampaikan berita tersebut. Qidra pun langsung terbangun kembali dan melanjutkan bekerja. Ia menelepon rumah sakit dan berkoordinasi untuk mendata korban yang meninggal dan terluka.

“Tidak ada tempat yang aman dari pengeboman ‘Israel’. Mereka mengebom RS Al-Wafa, RS Syahada, dan RS Eropa. Musuh telah menjadi gila, melampaui gila. Ada bencana setelah bencana.” kata Qidra.

Ketika teleponnya berbunyi, ia mencatat bahwa ada tambahan korban, lima warga Gaza meninggal dan 70 terluka dalam serangan ke RS Syuhada di Khan Younis.

Baca Juga

Al-Aqsha Ditutup untuk Muslim, Para Rabi Berdoa di Tembok Al-Buraq Picu Sorotan
Gelombang Protes Tolak UU Hukuman Mati Israel bagi Tahanan Palestina
Menteri Penjajah Tuangkan Miras Rayakan Disahkannya Hukuman Mati untuk Warga Palestina Terjajah
Zionis Sahkan Undang-Undang Hukuman Mati bagi Warga Palestina Terjajah, Picu Kritik Internasional
Babak Baru Pendudukan: ‘Israel’ Resmikan Pencaplokan Tepi Barat

Lalu teleponnya berbunyi lagi, tetapi kali ini istrinya yang menelepon. Qidra menanyakan kabar istri dan keempat anaknya, memastikan mereka tetap aman. Qidra baru satu kali menengok keluarganya dalam tiga minggu ini.

“Aku merindukan mereka,” kata Qidra. Sebagaimana warga Gaza pada umumnya, Qidra juga berjuang keras mendukung mereka. Sudah berbulan-bulan, Qidra belum menerima gajinya. Akan tetapi, Qidra tetap menjalankan pekerjaannya yang termasuk menjawab 700 telepon masuk setiap harinya.

Menurut Qidra, konflik ini telah mempengaruhinya secara emosional. “Aku melihat jenazah dan bagian-bagian tubuh mereka setiap waktu. Namun, ini benar-benar menghancurkan hatiku, apalagi ketika melihat jenazah para wanita dan anak-anak yang menjadi korban.” *

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Palestina Diserang
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Hari Pertama Idul Fitri Pertempuran Terus Berlangsung di Tripoli
Tulisan selanjutnya Pesawat Tanpa Awak adalah Buah Keimanan Pejuang Palestina

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

vape covid
Berita

Influencer Singapura Didenda S$3.500 karena Mengiklankan Vape di Telegram

Berita
31 Mei 2026 02:22
Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
Kementerian Kesehatan Gaza: 33 Orang Syahid Ditembak Israel saat Libur Idul Adha
Putin Tawarkan Pembebasan Utang Bagi yang Mau Gabung Tentara
Warga Yunani Didakwa Membantu Iran untuk Menarget Jurnalis di Inggris

Terbaru

  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Mungkin Anda Juga Suka

Palestina Terkini

Khaled  Misy’al: Senjata Bagi Hamas adalah Alat Pertahanan Diri dari Penjajahan

10 Februari 2026 06:48
Palestina Terkini

Netanyahu Tegaskan Tak Akan Ada Lagi Palestina dan Gaza

9 Februari 2026 11:14
Palestina Terkini

Serangan Baru ‘Israel” Menunjukkan Penjajah Tak Peduli “Dewan Perdamaian”

1 Februari 2026 18:43
Palestina Terkini

Dosen Fakultas Ushuluddin Ungkap Kesaksian Akademik tentang Abu Ubaidah 

3 Januari 2026 19:52
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?