Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Palestina Terkini

Zionis-Israel Tawan Kapal Zaytouna-Oliva dalam Misi Menembus Blokade Gaza

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 6 Oktober 2016 10:07 10:07 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 6 Oktober 2016 10:04
Bagikan
Dr Fauziah Mohd Hasan dan Kapal Zaytouna-Oliva dalam misi 'Women s Boat To Gaza' (WBG)
Bagikan

Hidayatullah.com–Kapal misi kemanusiaan menuju Gaza, Zaytouna-Olivia berisi tiga belas kru dan 10 orang anak buah kapal ditawan tentara Zionis-Israel hari Rabu (05/10/2016) sekitar pukul 8.58 malam kemarin.

Misi kemanusiaan Zaytouna-Oliva dalam misi ‘Women s Boat To Gaza’ (WBG) itu diperkirakan akan dihalangi oleh tentara Zionis-Israel menuju ke Pelabuhan Ashdod.

Turut berada di dalam kapal tersebut perwakilan relawan kemanusiaan dan seorang dokter asal Malaysia, Dr Fauziah Mohd Hasan.

Saat kejadian, kapal misi kemanusian Zaytouna-Oliva sudah melewati garis 100 mil laut ke arah Pantai Gaza, dan pada posisi itu, kapal tersebut telah memasuki garis perairan yang dikontrol oleh penjajah Zionis-Israel.

Selain Dr Fauziah, ada banyak delegasi wanita dari negara lain; dari Tunisia, Israel, Aljazair, Kanada, Turki, Amerika Serikat, Swedia, Irlandia, Selandia Baru dan Australia.

Baca Juga

Korban di Gaza Capai 73.223, Barghouthi: Penjajah Jalankan Perang Pembersihan Etnis
OKI mengutuk RUU Penjajah ‘Israel’ Melarang Seruan Azan
Al-Aqsha Ditutup untuk Muslim, Para Rabi Berdoa di Tembok Al-Buraq Picu Sorotan
Gelombang Protes Tolak UU Hukuman Mati Israel bagi Tahanan Palestina
Menteri Penjajah Tuangkan Miras Rayakan Disahkannya Hukuman Mati untuk Warga Palestina Terjajah

Kapal misi kemanusiaan ini telah memulai pelayaran pada Rabu 14 September 2016 dimulai dari Pelabuhan Vell di Barcelona, Spanyol. Sempat singgah di Ajaccio, Prancis pada 19 September 2016 sebelum melanjutkan perjalanan ke Messina, Italia.

Seorang juru bicara misi WBG sebelumnya mengatakan, kapal tersebut mencoba mendekati Gaza dalam upaya melewati blokade yang dikenakan Israel sejak tahun 1991.

Sebelumnya, dalam misi kemanusiaan Mavi Marmara tahun 2010, tentara penjajah Israel menyerang konvoi tersebut di posisi 70 mil laut.

Pihak WBG dalam akun resminya mengatakan akan melakukan konferensi pers tentang hal itu hari Kamis pagi ini.

“Crisis Centre Misi Women s Boat to Gaza (WBG), Humanitarian Care Malaysia (MyCARE) dengan ini menegaskan bahwa kapal Zaytouna-Oliva beserta 3 kru dan 10 orang anak kapal (termasuk wakil tunggal Malaysia, Dr Fauziah Mohd Hasan) telah ditawan oleh tentara Israel sekitar jam 9.58 malam hari ini Rabu (5 Oktober). Kapal Zaytouna diperkirakan akan ditunda oleh tentara Israel menuju ke Pelabuhan Ashdod,” katanya.

Sementara itu, warga Gaza sudah berkumpul sejak pagi untuk menyambut serikandi-serikandi Zaytouna.

Kawasan pelabuhan dipenuhi rakyat Gaza dari pelbagai usia; dari yang tua hingga anak-anak kecil. Semua mendoakan semoga anak-anak kapal Zaytouna tiba dengan selamat.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:blokade Gazafreedom flotillaKapal Zaytouna-OliveMavi Marmaramisi kemanusiaan ke GazaWomen's Boat to GazaZionis-Israel
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya 5 Kebijakan Baru Arab Saudi di Tahun Baru Hijriyah
Tulisan selanjutnya Blokade Aleppo, Persatuan Ulama Layangkan Surat Terbuka pada Pemimpin Muslim

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Berita
18 Juli 2026 09:49
Pakistan Jadi Tuan Rumah Konferensi Menteri Perempuan OKI, Bahas Sosial Ekonomi dan Politik
Matinya Lindsey Graham, Senator AS Paling Vokal Bela ‘Israel’
MPR Singgung LGBT di Muswil BKPRMI DKI Jakarta, Ajak Pemuda Masjid Selamatkan Generasi Muda
Croissant Viral Bergaya Vulgar Tak Penuhi Syarat Sertifikasi Halal, Ini Penjelasan MUI

Terbaru

  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah

Mungkin Anda Juga Suka

Palestina Terkini

Zionis Sahkan Undang-Undang Hukuman Mati bagi Warga Palestina Terjajah, Picu Kritik Internasional

31 Maret 2026 09:08
Palestina Terkini

Babak Baru Pendudukan: ‘Israel’ Resmikan Pencaplokan Tepi Barat

17 Februari 2026 14:18
Palestina Terkini

Khaled  Misy’al: Senjata Bagi Hamas adalah Alat Pertahanan Diri dari Penjajahan

10 Februari 2026 06:48
Palestina Terkini

Netanyahu Tegaskan Tak Akan Ada Lagi Palestina dan Gaza

9 Februari 2026 11:14
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?