Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Palestina Terkini

Puluhan Orang Terluka dalam Bentrok Menolak Kamera Pengawas di Masjidil Aqsha

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 27 Juli 2017 13:57 1:57 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 27 Juli 2017 13:54
Bagikan
Anak Palestina terluka oleh pecahan peluru pasukan penjajah Israel yang menyerang jamaah shalat di Masjidil Aqsha
Bagikan

Hidayatullah.com—Puluhan warga Palestina terluka dalam serangan terbaru hari Selasa saat tentara penjajah Israel melakukan pembubaran paksa terhadap orang-orang yang melakukan demonstrasi guna menentang tindakan pembatasan penjajah Tel Aviv di Kompleks Masjid al Aqsha.

Menurut laporan lokal, beberapa wartawan dan seorang anak termasuk di antara mereka yang terluka.

Selasa pagi, pihak penjajah  melepas detektor logam yang terpasang di pintu masuk Pintu Asbat dan al-Nather di kompleks Masjid Al-Aqsha, namun penjajah tetap mempertahankan kamera pengawas (CCTV) yang dipasang untuk memantau jamaah Muslim yang sedang shalat.

Otoritas Palestina telah menolak langkah Israel di Yerusalem Timur tersebut dengan mengatakan bahwa Tel Aviv harus mencabut semua pembatasan akses kompleks tersebut.

Baca: Hanya dengan Pertumpahan Darah Israel Akan Melunak?

Penjajah Israel memasang detektor logam, pintu putar, dan kamera keamanan tambahan di kompleks tersebut setelah aksi heroik pemuda-pemuda Palestina yang terjadi lebih dari sepekan yang lalu.

Baca Juga

Korban di Gaza Capai 73.223, Barghouthi: Penjajah Jalankan Perang Pembersihan Etnis
OKI mengutuk RUU Penjajah ‘Israel’ Melarang Seruan Azan
Al-Aqsha Ditutup untuk Muslim, Para Rabi Berdoa di Tembok Al-Buraq Picu Sorotan
Gelombang Protes Tolak UU Hukuman Mati Israel bagi Tahanan Palestina
Menteri Penjajah Tuangkan Miras Rayakan Disahkannya Hukuman Mati untuk Warga Palestina Terjajah

Sementara itu, Presiden Otoritas Palestina dukungan Amerika, Mahmoud Abbas menekankan bahwa koordinasi keamanan dengan rezim Tel Aviv akan terus ditunda meski detektor logam telah dilepas oleh Israel.

“Semua tindakan keamanan yang baru diberlakukan pihak Israel sejak 14 Juli harus dilepaskan. Sehingga keadaan di Yerussalam dapat kembali normal dan hubungan bilateral kedua negara dapat dilanjutkan” katanya.

Hari Ahad, pertemuan antara Pejabat Israel dan Palestina dihentikan sebagai kelanjutan dari tindakan pembatasan akses oleh Israel.

Sementara itu, Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan mengajak umat Islam dari seluruh dunia harus membantu melindungi Masjid al-Aqsha, tempat dimana tentara penjajah Israel secara sembarangan “mencemari” serta dengan mudahnya menumpahkan darah disana.

Presiden Recep Tayyip Erdogan dalam pertemuan Partai AK di Majelis Nasional Turki (TBMM), (25/7/2017)

“Dari sini saya memanggil semua umat Muslim. Mereka yang bisa berkunjung ke al-Aqsha maupun mereka yang tidak bisa mengunjungi Al-Aqsha harus mengirim bantuan untuk saudara-saudara kita di sana, “katanya dikutip the independent.

Baca: OKI Gelar Rapat Darurat Terkait Krisis Masjidil Al-Aqsha 

Dia menambahkan bahwa tindakan pembatasan harus segera dihapus dan status quo sebelumnya dipulihkan.

“Dengan menggunakan isu sederhana sebagai dalih, tentara Israel secara sembarangan mencemari lantai-lantai Al-Aqsha dengan sepatu mereka dan dengan mudahnya menumpahkan darah di sana, hal ini disebabkan karena kita [Muslim] belum berbuat banyak dalam mempertahankan hak kita atas Palestina, “tambahnya.

Warga Palestina yang wilayahnya telah diduduki sudah mulai menyaksikan ketegangan-ketegangan baru sejak pasukan Israel memperkenalkan pembatasan akses jamaah Palestina ke kompleks Masjid al-Aqsha di Palestina pada Agustus 2015.

Lebih dari 300 warga Palestina telah kehilangan nyawa mereka di tangan pasukan penjajah Israel dalam ketegangan sejak awal Oktober 2015.

Rezim Tel Aviv telah mencoba mengubah susunan demografis Palestina selama beberapa dekade terakhir dengan membangun permukiman, menghancurkan situs-situs bersejarah dan mengusir penduduk Palestina setempat. Orang-orang Palestina mengatakan bahwa tindakan Israel ditujukan untuk membuka jalan bagi Yahudinisasi.*/Khawlah bint al-Azwar

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Al Haram Al-SharifDunia ArabErdoganisraelMasjidil AqshaMetal DetectorOmar al-Abedpalestinapenjajah Israelperlawananpertumpahan darahRecep Tayyip ErdoganShinbetZionis
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Raih “Anugerah Syiar Ramadhan 2017”, Stasiun TV Diingatkan akan Amanat UU Penyiaran
Tulisan selanjutnya Puluhan Ribu Jamaah Hadiri Shalat Isya’ di Sekitar Masjid al-Aqsha

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Croissant Viral Bergaya Vulgar Tak Penuhi Syarat Sertifikasi Halal, Ini Penjelasan MUI

Berita
14 Juli 2026 14:52
Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
Pengangguran di China Lahirkan Industri Baru: Kantor untuk “Pura-pura Bekerja”
Matinya Lindsey Graham, Senator AS Paling Vokal Bela ‘Israel’

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Palestina Terkini

Zionis Sahkan Undang-Undang Hukuman Mati bagi Warga Palestina Terjajah, Picu Kritik Internasional

31 Maret 2026 09:08
Palestina Terkini

Babak Baru Pendudukan: ‘Israel’ Resmikan Pencaplokan Tepi Barat

17 Februari 2026 14:18
Palestina Terkini

Khaled  Misy’al: Senjata Bagi Hamas adalah Alat Pertahanan Diri dari Penjajahan

10 Februari 2026 06:48
Palestina Terkini

Netanyahu Tegaskan Tak Akan Ada Lagi Palestina dan Gaza

9 Februari 2026 11:14
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?