Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Palestina Terkini

Zionis Gunakan Senjata Penghancur, Pemuda Palestina Bertekad Tetap Lanjutkan Perjuangan

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 3 April 2018 22:29 10:29 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 3 April 2018 12:28
Bagikan
Bassel al-Helo (16) akan terus memberjuangkan haknya membebaskan Palestina
Bagikan

Hidayatullah.com—Seorang remaja Palestina, Bassel al-Helo, meringis kesakitan sambil berguling di tempat tidur rumah sakit hari Ahad, setelah ditembak oleh tentara Zionis selama aksi damai di perbatasan Gaza-Israel. 

Cedera kaki remaja berusia 16 tahun bernama Bassel al-Helo itu mungkin membutuhkan waktu bertahun-tahun untuk pulih, tetapi ia menegaskan dia akan melanjutkan pertarungan sebagaimana aksi hari Jumat.

“Aku tidak menyesal melakukannya,” katanya di samping ibunya di ranjang Rumah Sakit Shifa sebagaimana dikutip Asharq al Awsat.

Banyak pemuda Palestina yang terluka dikelilingi oleh kerabat yang sibuk membagikan cokelat.

Sebelum ini, muncul foto-foto dari seorang dokter dari Gaza tentang menunjukkan bukti senjata-senjata pembunuh yang digunakan penjajah Israel menghadapi kelompok demonstasi damai menyambut Hari Tanah dan aksi Long March “Kembali ke Palestina” yang terjajah hari Jumat dan Sabtu.

Baca Juga

Al-Aqsha Ditutup untuk Muslim, Para Rabi Berdoa di Tembok Al-Buraq Picu Sorotan
Gelombang Protes Tolak UU Hukuman Mati Israel bagi Tahanan Palestina
Menteri Penjajah Tuangkan Miras Rayakan Disahkannya Hukuman Mati untuk Warga Palestina Terjajah
Zionis Sahkan Undang-Undang Hukuman Mati bagi Warga Palestina Terjajah, Picu Kritik Internasional
Babak Baru Pendudukan: ‘Israel’ Resmikan Pencaplokan Tepi Barat

“Sniper2 penjajah Zionis Israel gunakan peluru berkecepatan & berdaya hancur tinggi kpd warga Gaza yg berunjuk rasa di perbatasan. Kini 750+ pemuda cacat permanen. Ini salah satu korban di RS Syifa,” Dr Abu Rayan Ziara melalui akun twitter @Medo4G dan hastag #مسيرة_العودة_الكبرى.

Baca: [FOTO] Tertangkap Kamera, Bocah Palestina Menjadi Simbol Perjuangan

Sebanyak 17 warga Palestina tewas, lebih dari 1.500 orang terluka ketika bergabung dengan demonstrasi  di perbatasan Gaza-Israel mulai Jumat, yang direncanakan akan berjalan selama enam minggu.

Menurut pernyataan Kementerian Kesehatan Gaza, jumlah korban adalah satu hari terburuk di Gaza sejak perang 2014 dengan Israel.

Kementerian itu mengatakan lebih dari 800 tentara Gaza ditembak oleh tentara Zionis sejak Jumat.

Militer Israel mengatakan bahwa mereka menembaki orang-orang yang melempar batu dan bom api atau menggulung ban.

Palestina di sisi lain mengatakan para pengunjuk rasa ditembak meskipun mereka tidak membahayakan tentara, sementara kelompok-kelompok hak asasi mempertanyakan penggunaan amunisi hidup Israel.

Beberapa orang yang terluka mengakui mereka melemparkan batu ke arah militer, sementara yang lain ditembak secara acak.

Bagi Bassel, tindakannya tidak merugikan karena situasi kemiskinan yang parah di Gaza dan akan kembali aksi demonstrasi segera setelah mereka pulih.

“Saya tidak jauh dari perbatasan. Tiba-tiba tembakan pecah dan orang-orang mulai jatuh di depan saya termasuk seorang teman. Ketika saya ingin membantu, saya tertembak, “kata Bassel yang bersikeras dia tidak melempar batu.

Baca: 15 Orang Gugur dalam Long March ‘Kembali ke Palestina’ yang Terjajah

Menurut dia, dia pergi menyaksikan aksi demonstrasi tersebut.

Di dekat tempat tidurnya, Ali Zeer (15), tidur dengan darah menetes melalui pipa tabung ke tubuhnya di dekat luka di dadanya akibat tembakan peluru.

Ibunya mengatakan sembilan anaknya ikut berpartisipasi dalam aksi demonstrasi  yang diikuti puluhan ribu warga, tetapi Ali justru memilih hampir dekat ke pagar.

“Ini adalah aksi damai. Dia sama sekali tidak melempar batu, “katanya.

Seorang pria lain berdiri di atas sepupunya Shadi, yang katanya ditembak dari jarak 70 meter oleh tentara Israel ketika dia mencoba mengibarkan bendera Palestina.

Selama satu dekade penjajah Israel memberlakukan blokade Gaza yang dikatakannya bertujuan untuk mengisolasi pejuang Hamas, tetapi para analis mengatakan ini justru hukuman kolektif bagi dua juta penduduk yang menempati wilayah itu.*

 

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Baitul MaqdisBassel al-HelogazaHari TanahisraelJalur GazaKembali ke PalestinaKembali ke Palestina yang terjajahlong marchMasjidil Al Aqshapemuda palestinasenjataZionis
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Konvoi Ke-12 dari Ghouta Timur Tiba di Aleppo dan Idlib
Tulisan selanjutnya Wasekjen MUI: Puisi Sukmawati Bisa Masuk Ranah Penghinaan Agama

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Tak Ada Donatur yang Menyumbang, Board of Peace ala Trump Terancam Gagal

Berita
31 Mei 2026 05:00
Singapura Terbitkan Panduan untuk Bantu Orang Tua Kurangi Screen Time Anak
Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
Iran Persiapkan Upacara Pemakaman Besar untuk Ayatullah Ali Khamenei

Terbaru

  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
  • Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
  • ‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza
  • Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah
  • Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi

Mungkin Anda Juga Suka

Palestina Terkini

Khaled  Misy’al: Senjata Bagi Hamas adalah Alat Pertahanan Diri dari Penjajahan

10 Februari 2026 06:48
Palestina Terkini

Netanyahu Tegaskan Tak Akan Ada Lagi Palestina dan Gaza

9 Februari 2026 11:14
Palestina Terkini

Serangan Baru ‘Israel” Menunjukkan Penjajah Tak Peduli “Dewan Perdamaian”

1 Februari 2026 18:43
Palestina Terkini

Dosen Fakultas Ushuluddin Ungkap Kesaksian Akademik tentang Abu Ubaidah 

3 Januari 2026 19:52
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?