Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Palestina Terkini

Geraklan Fatah: Partisipasi Yahya Staquf di AJC Kejahatan terhadap Baitul Maqdis

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 13 Juni 2018 16:24 4:24 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 13 Juni 2018 16:24
Bagikan
Juru bicara Fatah, Osama al-Qawasmi
Bagikan

Hidayatullah.com– Gerakan Nasional Pembebasan Palestina (Fatah) menganggap partisipasi Katib Aam Suriyyah  (Sekjen) PBNU Yahya C Staquf  dalam Konferensi tahunan Forum Global AJC (Komite Yahudi Amerika) yang dihadiri digelar di Yerusalem (Baitul Maqdis) sebagai bentuk kejahatan terhadap Palestina.

“Partisipasi cendekiawan Muslim Indonesia Yahya Cholil Staquf (Gus Yahya) pada konferensi hubungan Yahudi-Amerika di Yerusalem sebagai kejahatan terhadap Yerusalem (Baitul Maqdis), Palestina, dan Muslim di dunia,” demikian pernyataan yang disampaikan Juru bicara Fatah, Osama al-Qawasmi dalam sebuah pernyataan  sebagaimana dikutip laman palestinow.

Lebih jauh, gerakan yang didirikan tahun 1958  dan melahirkan faksi perlawanan pembebasan Palestina bernama PLO ini menilai, meminta pemerintah Indonesia dan pejabat pro-Palestina dan warga Indonesia untuk meminta pertanggungjawaban ‘mereka yang menjual diri mereka kepada setan dan ingin menjadi instrumen di tangan Zionis dan Israel’ ujarnya dikutip palestinow.

Baca: Yahya Staquf Kunjungi Israel, KH Ma’ruf Amin: Itu Tanggung Jawabnya

Sebelum ini, Harakah al Muqawammah Islamiyah (Gerakan Perlawanan Islam/HAMAS) juga telah mengecam keras kehadiran  kehadiran Yahya C Staquf selama hari Ahad –  Rabu (10-13 Juni 2018) di Baitul Maqdis yang saat ini sedang diduduki.

Baca: FPI Desak Pemerintah Copot Yahya Staquf dari Penasihat Presiden

“Gerakan Perlawanan Islam Hamas, serta rakyat Palestina, menerima dengan kecaman keras berita bahwa ulama Islam Yahya Chalil Staquf sedang mengunjungi entitas Zionis meskipun tidak ada hubungan resmi antara Indonesia dan entitas Zionis dan dukungan penuh rakyat Indonesia terhadap kunjungan ini.”

Baca Juga

Hamas Tolak Lucuti Senjata Sebelum Penjajah Tinggalkan Gaza
Korban di Gaza Capai 73.223, Barghouthi: Penjajah Jalankan Perang Pembersihan Etnis
OKI mengutuk RUU Penjajah ‘Israel’ Melarang Seruan Azan
Al-Aqsha Ditutup untuk Muslim, Para Rabi Berdoa di Tembok Al-Buraq Picu Sorotan
Gelombang Protes Tolak UU Hukuman Mati Israel bagi Tahanan Palestina

“Sementara kami menghargai sikap bersejarah Indonesia dalam mendukung hak dan perjuangan rakyat Palestina untuk kebebasan dan independen, kami menyatakan kecaman kami pada tindakan memalukan ini, yang tidak hanya merupakan sebuah hinaan terhadap rakyat Palestina dan pengorbanan mereka namun juga hinaan terhadap rakyat Indonesia dan sejarah panjang mereka dalam mendukung perkara Palestina,” ujar Hamas dalam pernyataannya yang dikutip di laman resmi Hamas.ps, Senin (11/06/2018).*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:AJCBaitul MaqdisBDSBenyamin NetanyahuboikotFatahForum Global AJCisraelKomite Yahudi AmerikaKonferensi tahunanNahdhatul UlamaNegara ArabNUorganisasi YahudipalestinaPBNUPLORahmahyahudiYahya C TsaqufYerusalem
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Standar Ganda ‘Israel’ terhadap Delegasi Indonesia
Tulisan selanjutnya Yahudi-Yahudi ‘Nyeleneh’

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Komandan Tentara Suriah Era Assad Tewas Saat akan Ditangkap

Berita
31 Agustus 2026 17:47
10 Ribu Porsi Bakso untuk Ukhuwah di Muktamar NU
Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
Genosida Rwanda: Pengadilan Belanda Penjarakan Seorang Tersangka Seumur Hidup
Presiden Iran: Jangan Biarkan Wilayah Negara Muslim Dipakai Menyerang Sesama

Terbaru

  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
  • Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
  • Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
  • Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang
  • Aktivis Pro-Demokrawi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing
  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
  • Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
  • Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
  • Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK

Mungkin Anda Juga Suka

Palestina Terkini

Menteri Penjajah Tuangkan Miras Rayakan Disahkannya Hukuman Mati untuk Warga Palestina Terjajah

31 Maret 2026 09:13
Palestina Terkini

Zionis Sahkan Undang-Undang Hukuman Mati bagi Warga Palestina Terjajah, Picu Kritik Internasional

31 Maret 2026 09:08
Palestina Terkini

Babak Baru Pendudukan: ‘Israel’ Resmikan Pencaplokan Tepi Barat

17 Februari 2026 14:18
Palestina Terkini

Khaled  Misy’al: Senjata Bagi Hamas adalah Alat Pertahanan Diri dari Penjajahan

10 Februari 2026 06:48
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?