Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Palestina Terkini

PLO dan Hamas Kecam Donald Trump Hapus Baitul Maqdis dalam Pembicaraan Damai

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 24 Agustus 2018 08:58 8:58 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 23 Agustus 2018 23:48
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Organisasi Pembebasan Palestina (PLO) dan gerakan Islam Hamas mencela tindakan Presiden Amerika Serikat Donald Trump yang menyarankan agar isu Yerusalem (Baitul Maqdis) dikeluarkan dari perundingan damai Timur Tengah, lapor kantor berita China Xinhua, hari Kamis,  23 Agustus 2018.

Ahmad Tamimi, anggota Komite Eksekutif PLO, mengatakan pernyataan Trump tentang isu masalah Baitul Maqdis dari negosiasi ‘Israel’-Palestina, “sia-sia.”

“Pernyataan Trump mengungkapkan bias Amerika terhadap ‘Israel’ dan perluasan ilusi Amerika, yang termasuk menyetujui apa yang ia sebut ‘Kesepakatan AbadIni’ tanpa Baitul Maqdis sebagai Ibu Kota negara Palestina.

“Trump tidak akan bisa menghapus Baitul Maqdis dari hati orang Palestina, Arab, dan Muslim,” kata Tamimi dalam sebuah pernyataan.

Baca: Keputusan Donald Trump terhadap Baitul Maqdis karena Tekanan Kelompok Fundamentalis

Para pemimpin Palestina berulang kali mengumumkan penolakan mereka terhadap rencana perdamaian di Timur Tengah yang mengesampingkan masalah-masalah seperti Baitul Maqdis, pengungsi, dan permukiman Yahudi.

Baca Juga

Korban di Gaza Capai 73.223, Barghouthi: Penjajah Jalankan Perang Pembersihan Etnis
OKI mengutuk RUU Penjajah ‘Israel’ Melarang Seruan Azan
Al-Aqsha Ditutup untuk Muslim, Para Rabi Berdoa di Tembok Al-Buraq Picu Sorotan
Gelombang Protes Tolak UU Hukuman Mati Israel bagi Tahanan Palestina
Menteri Penjajah Tuangkan Miras Rayakan Disahkannya Hukuman Mati untuk Warga Palestina Terjajah

Hari Selasa, dalam sebuah pidato di Virginia, Donald Trump mengatakan, “Kami telah menghapus masalah Yerusalem dari meja perundingan.”

“Selama negoisasi, ‘Israel’ akan membayar harga yang lebih tinggi karena mengambil hadiah yang sangat berharga,” katanya, merujuk pada pengakuan Washington atas langkah untuk menjadikan Baitul Maqdis Ibu Kota ‘Israel’ pada Desember 2017.

Baca: Keputusan Trump Pancing Kemarahan Dunia 

Pemimpin Otoritas Palestina (PA) Mahmoud Abbas baru-baru ini mengatakan Palestina tidak akan mengadakan perundingan dengan pemerintahan Presiden Trump atau menerima negara itu sebagai mediator perdamaian sebelum ia menarik keputusannya berhubung isu Baitul Maqdis.

Di Gaza, juru bicara Hamas Sami Abu Zuhri menggambarkan keputusan Presiden Trump untuk menghapus masalah Baitul Maqdis dari pembicaraan Palestina-’Israel’ sebagai “sangat berbahaya.”

“Perlu ada respon tegas dari Palestina seperti menarik pengakuan ke ‘Israel’, membatalkan kerja sama keamanan dan memutuskan semua hubungan dengan pemerintah Amerika,” katanya.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Baitul MaqdisDonald TrumpHAMASisraeljerusalempalestinaPLOYerusalem
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Warga Somalia Luncurkan Gerakan Dukung Lira, Anti AS Merebak di Turki
Tulisan selanjutnya Masjid Ambruk Kena Gempa Belum Dapat Kejelasan Pembangunan Ulang

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Pos Indonesia Gagal Bayar Bagi Hasil Sukuk Rp24 Miliar

Berita
14 Juli 2026 17:00
Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
Sering Menyakiti Kakek 95 Tahun yang Dirawatnya, ART Indonesia Dihukum Bui 18 Bulan di Singapura

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Palestina Terkini

Zionis Sahkan Undang-Undang Hukuman Mati bagi Warga Palestina Terjajah, Picu Kritik Internasional

31 Maret 2026 09:08
Palestina Terkini

Babak Baru Pendudukan: ‘Israel’ Resmikan Pencaplokan Tepi Barat

17 Februari 2026 14:18
Palestina Terkini

Khaled  Misy’al: Senjata Bagi Hamas adalah Alat Pertahanan Diri dari Penjajahan

10 Februari 2026 06:48
Palestina Terkini

Netanyahu Tegaskan Tak Akan Ada Lagi Palestina dan Gaza

9 Februari 2026 11:14
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?