Hidayatullah.com–Aksi “Great Return March (Masirah Al-Audah Al-Kubra” rakyat Palestina di Gaza yg menuntut dihentikannya blokade terhadap dan penjajahan oleh Zionis pada Jumat (28/9/2018) kembali memakan korban.
Aksi yang sudah berlangsung selama 27 kali setiap hari Jumat sejak 30 Maret 2018 itu, hari ini menggugurkan enam orang syuhada.
Para sniper penjajah mengarahkan senjatanya ke arah kerumunan massa yang melakukan aksi damai di timur Kota Gaza pada Jumat (28/9/2018), pukul 19.30 malam waktu setempat.
Baca: Aksi Stop Blokade Gaza dan “Great Return March Terus Memakan Korban
Kementerian Kesehatan Palestina merilis enam orang gugur dan 397 lainnya terluka. Mereka yang syahid adalah; Mohammed Al-Hoom (14), Mohammed Haniya (24), Iyad Al-Shaer (20), Mohammed Shakh (24), Naser Mosabel (15), dan Mohammed Inshahy (15).
Selain itu diantara korban yang terluka adalah 30 anak-anak, 4 patamedis, dan 3 orang pekerja media.
Baca: Jurnalis Palestina Gugur pada Aksi ‘Kembali ke Palestina Terjajah Jumat Ini
Sampai berita ini diturunkan, kemungkinan jumlah korban akan terus bertambah.
“Sekarang masih terus berlangsung bentrokan dan akan kami kabarkan terus perkembangannya,”ujar Wafa Al-Audani, aktivis media yang mengabarkan langsung dari Gaza kepada INA News Agency, sindikasi berita yang diinisiasi Jurnalis Islam Bersatu (JITU).
Selain aksi damai, perlawanan lewat media sosial juga terus dilakukan, diantaranya dengan mengampanyekan tagar #GreatReturnMarch dan #GazaSiegeCrime. Rakyat Palestina berharap perjuangan mereka terus mendapatkan perhatian dunia internasional.* (AW/INA)