Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Palestina Terkini

Serangan Pemukim Ilegal ‘Israel’ Melonjak terhadap Penduduk Palestina

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 19 Maret 2021 09:29 9:29 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 19 Maret 2021 09:29
Bagikan
Pemukim Yahudi bersenjata otomatis di Nablus : Solusi dua negara sama halnya menyetujui penjajajahan
Bagikan

Hidayatullah.com—Warga Palestina Saeed Alyan Awad sedang dalam perjalanan ke tanahnya bersama istrinya ketika 10 pemukim Yahudi ‘Israel’ menyerang mereka di dekat pemukiman ilegal Mitzpe Yair, Al Jazeera melansir.

Tanah Awads terletak di timur kota Yatta, selatan Hebron, dan keluarga pergi ke sana setiap Sabtu dalam upaya untuk mencegah ‘Israel’ memperluas pos terdepan mereka ke properti mereka.

Salah satu penyerang, memegang pipa besi, memecahkan tengkorak Saeed dan mematahkan rahangnya pada 10 Maret, sementara istrinya menderita luka memar yang parah di kakinya. Dengan anak-anak dan keponakan laki-laki Awad berteriak ngeri di dalam kendaraan mereka, para pemukim kemudian bergerak ke arah mereka dan menghancurkan kaca depan mobil dan melemparnya dengan batu.

“Serangan terhadap keluarga saya dan saya berlangsung sekitar tujuh menit,” ungkap Awad, 49 tahun, kepada Al Jazeera. “Wajah saya berdarah dan saya kehilangan kesadaran selama beberapa menit. Saya menjalani operasi untuk memasang kembali rahang kiri saya dan menyembuhkan luka di wajah saya.”

Pemuda Palestina di daerah itu mendengar jeritan dan melihat para pemukim menyerang dan datang untuk menyelamatkan. Para pemukim Yahudi mundur dari tempat kejadian dan tentara dari militer ‘Israel’ tiba, memberikan pertolongan pertama untuk Awad. Namun, tentara hanya mengawasi saat para pemukim pergi tanpa menahan mereka.

Baca Juga

Al-Aqsha Ditutup untuk Muslim, Para Rabi Berdoa di Tembok Al-Buraq Picu Sorotan
Gelombang Protes Tolak UU Hukuman Mati Israel bagi Tahanan Palestina
Menteri Penjajah Tuangkan Miras Rayakan Disahkannya Hukuman Mati untuk Warga Palestina Terjajah
Zionis Sahkan Undang-Undang Hukuman Mati bagi Warga Palestina Terjajah, Picu Kritik Internasional
Babak Baru Pendudukan: ‘Israel’ Resmikan Pencaplokan Tepi Barat

Jewish radicals attack native Palestinian farmers pic.twitter.com/wXvmiq6CCB

— Palestine Info Center (@palinfoen) March 13, 2021

“Tentara seharusnya menangkap para pemukim tapi ternyata tidak, meskipun sudah pasti mereka menyerang dan mencoba membunuh saya,” ujar Awad.

Meskipun dia mengajukan pengaduan ke kantor polisi Israel di pemukiman Kiryat Arba’a pada hari Rabu (17/03/2021), dia mengatakan dia tidak mengharapkan keadilan.

Itu adalah yang terbaru dari serangkaian serangan yang meningkat terhadap orang-orang Palestina oleh geng-geng pemukim ilegal Yahudi yang berkeliaran di Tepi Barat yang diduduki.

Menurut kelompok hak asasi manusia ‘Israel’ B’Tselem, 94 serangan kekerasan terjadi terhadap warga sipil Palestina antara 21 Desember 2020 hingga 13 Maret 2021 – angka yang belum pernah terjadi sebelumnya.

Kelompok itu menuduh pasukan keamanan ‘Israel’ gagal menghentikan serangan dan mengatakan polisi Israel secara rutin menutup pengaduan kriminal yang diajukan oleh para korban tanpa ada yang dituntut.

Eskalasi kekerasan terhadap warga Palestina tampaknya dipicu setelah kematian Ahuvia Sandak, 16 tahun, dari pemukiman Bayt Hayen di Tepi Barat selatan. Dia meninggal ketika mobil yang dia tumpangi bersama empat orang ‘Israel’ lainnya terbalik saat melarikan diri dari polisi ‘Israel’ di timur Ramallah. Para pemukim itu dikejar setelah petugas yang menyamar melihat mereka melemparkan batu ke kendaraan Palestina pada 21 Desember.

Menurut media ‘Israel’, Sandak termasuk dalam kelompok yang dikenal sebagai “Pemuda Puncak Bukit”, yang dituduh menyerang warga Palestina dan harta benda mereka.

“Sejak kematian Sandak, serangan kekerasan pemukim terhadap warga Palestina terus berlanjut setiap hari – rata-rata dua atau tiga serangan per hari,” pungkas Ghassan Daghlas, seorang pejabat Palestina yang mengawasi permukiman di Provinsi Nablus.

Dia mengatakan para pemukim ilegal ‘Israel’ juga telah memaksa penutupan jalan utama di kota Nablus, Tulkarem, dan Jenin, Tepi Barat, Palestina.

Kekerasan termasuk “serangan fisik terhadap para gembala dan petani Palestina saat bekerja di tanah mereka, menyerang rumah-rumah Palestina pada malam hari dan penyerangan terhadap mereka, dan paku besi yang berserakan di jalan-jalan untuk merusak kendaraan Palestina,” kata Daghlas.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:ekstremis yahudiisraelPemukim Ilegal Yahudipenjajahan PalestinaZionis
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Terpeleset dalam Kesombongan
Tulisan selanjutnya Wapres Allah Bangkit dari Musibah dan Krisis Global, Wapres Ma’ruf, Pupuk Optimisme dengan Ikhtiar Batiniah

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah

Berita
3 Juni 2026 06:00
Hakim Memutuskan Nama Donald Trump Dihapus dari Gedung Kesenian Kennedy Center
Pengadilan Kenya Tolak Rencana Amerika Serikat untuk Mendirikan Fasilitas Karantina Ebola di Negaranya
Influencer Singapura Didenda S$3.500 karena Mengiklankan Vape di Telegram
‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam

Terbaru

  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm

Mungkin Anda Juga Suka

Palestina Terkini

Khaled  Misy’al: Senjata Bagi Hamas adalah Alat Pertahanan Diri dari Penjajahan

10 Februari 2026 06:48
Palestina Terkini

Netanyahu Tegaskan Tak Akan Ada Lagi Palestina dan Gaza

9 Februari 2026 11:14
Palestina Terkini

Serangan Baru ‘Israel” Menunjukkan Penjajah Tak Peduli “Dewan Perdamaian”

1 Februari 2026 18:43
Palestina Terkini

Dosen Fakultas Ushuluddin Ungkap Kesaksian Akademik tentang Abu Ubaidah 

3 Januari 2026 19:52
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?