Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Palestina Terkini

Hamas Jatuhkan Hukuman Mati 6 Informan yang Bekerja Sama dengan ‘Israel’

Ahmad
Terakhir diupdate: 29 Oktober 2021 07:19 7:19 am
Ahmad
Dipublikasikan 29 Oktober 2021 09:30
Bagikan
File foto menunjukkan petugas keamanan Hamas sedang berjaga-jaga
Bagikan

Hidayatullah.com— Gerakan Perlawanan Islam (Harakat al-Muqawwamatul Islamiyyah atau Hamas) yang menguasai Jalur Gaza telah menjatuhkan hukuman mati kepada enam warga Palestina karena menjadi ‘informan dan’ bekerja sama ‘dengan penjajah ‘Israel’. Pengadilan militer kelompok Hamas mengatakan telah mengeluarkan hukuman “terhadap sejumlah informan, termasuk enam hukuman mati, hukuman lain bervariasi antara hukuman seumur hidup dan kerja paksa sementara, dan satu dibebaskan, ”  kutip AFP.

Hamas telah mengambil pendekatan tegas kepada mereka yang telah berkolaborasi dengan ‘Israel’ sejak gerakan itu mengambil alih kekuasaan pada 2007. Pada tahun 2018, pengadilan militer Hamas menghukum enam orang termasuk seorang wanita karena melakukan aktivitas mata-mata atau spionase.

Tahun sebelumnya, tiga tertuduh dalam pembunuhan komandan Hamas digantung dan ditembak mati di depan umum.

Hamas mengatakan pada hari Kamis bahwa kolaborator yang menyerahkan diri akan menghadapi persyaratan yang lebih lunak. Milisi paling ditakutip ‘Israel’ ini juga mengatakan bahwa “keputusan yang dikeluarkan telah memenuhi semua prosedur hukum.”

Hukum Palestina yang memberlakukan hukuman mati memerlukan izin dari presiden Otoritas Palestina (OP), kelompok sekuler yang dekat dengan penjajah dan AS, tetapi Hamas di Jalur  Gaza sebagian besar melakukan hukuman tanpa persetujuan dari Presiden Mahmoud Abbas. Sebuah kelompok HAM di Gaza meminta Hamas untuk mengurangi hukuman mati.

Baca Juga

Hamas Tolak Lucuti Senjata Sebelum Penjajah Tinggalkan Gaza
Korban di Gaza Capai 73.223, Barghouthi: Penjajah Jalankan Perang Pembersihan Etnis
OKI mengutuk RUU Penjajah ‘Israel’ Melarang Seruan Azan
Al-Aqsha Ditutup untuk Muslim, Para Rabi Berdoa di Tembok Al-Buraq Picu Sorotan
Gelombang Protes Tolak UU Hukuman Mati Israel bagi Tahanan Palestina

Awal pekan ini, organisasi yang berbasis di Gaza, Pusat Hak Asasi Manusia al Mezan menyerukan moratorium hukuman mati dengan menyuarakan keprihatinan atas hukuman mati yang terus berlanjut oleh pengadilan militer. Mei lalu, Hamas dan ‘Israel’ bertempur selama 11 hari, menjadikannya krisis terburuk dalam beberapa tahun.

Penjajah ‘Israel’ menyerang Gaza dan mengakibatkan 260 kematian sementara roket yang ditembakkan dari Palestina hanya menewaskan 13 orang di ‘Israel’.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:HAMAShukuman matiinformasisraelJalur Gazamata-mata
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Anies menjual Saham Bir Bersih Kotor Politik Tergantung Integritas Personal
Tulisan selanjutnya koperasi syariah Ada Potensi Pemberdayaan, MUI Ajak Umat Dirikan Koperasi Syariah Berbasis Masjid

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Mayat Hanyut Hingga ke India, Korban Jiwa Banjir Nepal-China 750 dan >3.000 Orang Hilang

Berita
30 Agustus 2026 17:04
Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang
Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
Nyamuk Datang Naik Pesawat Dua Pekerja Bandara Jerman Meninggal Karena Malaria
Sembunyikan Pisau di Kaos Kaki Pria Indonesia Terancam Hukuman Cambuk di Singapura

Terbaru

  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
  • Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
  • Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
  • Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang
  • Aktivis Pro-Demokrawi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing
  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
  • Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
  • Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
  • Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK

Mungkin Anda Juga Suka

Palestina Terkini

Menteri Penjajah Tuangkan Miras Rayakan Disahkannya Hukuman Mati untuk Warga Palestina Terjajah

31 Maret 2026 09:13
Palestina Terkini

Zionis Sahkan Undang-Undang Hukuman Mati bagi Warga Palestina Terjajah, Picu Kritik Internasional

31 Maret 2026 09:08
Palestina Terkini

Babak Baru Pendudukan: ‘Israel’ Resmikan Pencaplokan Tepi Barat

17 Februari 2026 14:18
Palestina Terkini

Khaled  Misy’al: Senjata Bagi Hamas adalah Alat Pertahanan Diri dari Penjajahan

10 Februari 2026 06:48
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?