Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Palestina Terkini

Lebih dari 5.000 Tentara ‘Israel’ Cedera akibat Serangan Hizbullah

Nashirul Haq
Terakhir diupdate: 28 Agustus 2024 02:23 2:23 am
Nashirul Haq
Dipublikasikan 28 Agustus 2024 07:00
Bagikan
Tentara Israel Cacat
Bagikan

Hidayatullah.com – Lebih dari 5.000 tentara ‘Israel’ telah terluka dalam pertempuran melawan Hizbullah di dekat perbatasan Lebanon sejak 8 Oktober lalu menurut laporan Yediot Ahronoth.

Angka tersebut berdasarkan catatan umah sakit dari Pusat Medis Galilea di Nahariya dan Rumah Sakit Zif di Safed.

Surat kabar ‘Israel’ melaporkan pada Selasa (27/08/2024) bahwa direktur kedua rumah sakit tersebut khawatir pertempuran di garis depan utara tidak akan berakhir dalam waktu dekat. “Sebelas bulan di bawah tanah, dan kami tidak bisa melihat akhirnya,” kata para direktur.

Direktur Rumah Sakit Zif, Salman Zarqa, mengatakan bahwa rumah sakitnya telah merawat sekitar 450 tentara Israel yang terluka akibat operasi Lebanon yang didukung Iran tersebut, meskipun “Hari-hari pertempuran yang sebenarnya belum tiba.”

“Saya tidak berbicara tentang insiden operasional. Saya berbicara tentang penembakan, tentang pecahan peluru, tentang luka-luka langsung. Ini adalah jumlah yang sangat besar,” kata Zarqa.

Baca Juga

Hamas Tolak Lucuti Senjata Sebelum Penjajah Tinggalkan Gaza
Korban di Gaza Capai 73.223, Barghouthi: Penjajah Jalankan Perang Pembersihan Etnis
OKI mengutuk RUU Penjajah ‘Israel’ Melarang Seruan Azan
Al-Aqsha Ditutup untuk Muslim, Para Rabi Berdoa di Tembok Al-Buraq Picu Sorotan
Gelombang Protes Tolak UU Hukuman Mati Israel bagi Tahanan Palestina

Ia menambahkan bahwa Zionis ‘Israel’ hanya pernah berperang dalam jangka waktu pendek, sementara pertempuran hari ini telah berlangsung selama 11 bulan.

Dia menyerukan keseimbangan antara “perawatan yang menyelamatkan nyawa” dan kesiapan untuk merawat banyak orang yang terluka. Zif mengatakan bahwa menyeimbangkan keduanya “melelahkan dan sulit, terutama ketika Anda tidak melihat adanya akhir.”

Massad Barhoum, direktur Pusat Medis Galilea di Nahariya, juga menyatakan bahwa “tidak ada akhir yang terlihat” dari pertempuran ini. “Tidak ada yang mempersiapkan kami untuk tinggal di bawah tanah selama 11 bulan. Ini adalah tantangan yang sangat, sangat besar,” tambahnya.

Barhoud menyatakan bahwa pusat tersebut telah menerima sekitar 1.700 tentara yang terluka dalam pertempuran, selain 3.500 tentara dari front utara yang menderita “penyakit lain”.

Dia memperingatkan bahwa sistem medis di utara ‘Israel’ sedang kewalahan menangani pasien yang terluka, meskipun ada upaya untuk melengkapi rumah sakit di wilayah tersebut. Dia menambahkan bahwa banyak tentara yang terluka menuntut untuk mendapatkan perawatan di wilayah lain di ‘Israel’, jauh dari perbatasan dengan Lebanon.

Redaktur: Nashirul Haq
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:HizbullahisraelLebanontentara Israel
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Saudi Kecam Rencana Pembangunan Sinagoge di Masjidil Aqsa oleh Menteri ‘Israel’
Tulisan selanjutnya Pinjol Makin Meresahkan, Pakar Minta OJK Lebih Ketat Mengawasi

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Genosida Rwanda: Pengadilan Belanda Penjarakan Seorang Tersangka Seumur Hidup

Berita
29 Agustus 2026 09:56
DPP Hidayatullah Dorong APHIDA Perkuat Kolaborasi dan Jaringan Bisnis untuk Hidayatullah
Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’
Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang

Terbaru

  • Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’
  • Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza
  • Temui Kemenhaj, Baznas Upayakan Dam Haji 2027 Jamaah Indonesia Dilaksanakan di Tanah Air
  • Trump Akui Perangi Iran demi Lindungi ‘Israel’ dan Barat
  • 70 Guru Palestina Tak Diberi Izin, Seluruh Sekolah Kristen di Yerusalem Hentikan Pembelajaran
  • Geng Kriminal Dukungan ‘Israel’ Culik Petinggi Hamas
  • Sertifikasi Halal Restoran Bisa Dimulai dari Outlet yang Siap
  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
  • Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal

Mungkin Anda Juga Suka

Palestina Terkini

Menteri Penjajah Tuangkan Miras Rayakan Disahkannya Hukuman Mati untuk Warga Palestina Terjajah

31 Maret 2026 09:13
Palestina Terkini

Zionis Sahkan Undang-Undang Hukuman Mati bagi Warga Palestina Terjajah, Picu Kritik Internasional

31 Maret 2026 09:08
Palestina Terkini

Babak Baru Pendudukan: ‘Israel’ Resmikan Pencaplokan Tepi Barat

17 Februari 2026 14:18
Palestina Terkini

Khaled  Misy’al: Senjata Bagi Hamas adalah Alat Pertahanan Diri dari Penjajahan

10 Februari 2026 06:48
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?