Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Palestina Terkini

Setiap Dua Hari, Satu Anak Palestina Dibunuh Israel di Tepi Barat

Nashirul Haq
Terakhir diupdate: 10 September 2024 22:33 10:33 pm
Nashirul Haq
Dipublikasikan 11 September 2024 05:00
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com – Sebuah laporan menjelaskan secara rinci bagaimana pasukan ‘Israel’ dan pemukim ilegal membunuh 140 anak-anak Palestina di Tepi Barat sejak 7 Oktober 2023.

Daftar isi
  • Bukan ancaman
          • Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Sebuah LSM bernama Perlindungan Anak Internasional, merilis laporan berjudul “Mengincar anak-anak: Anak-anak Palestina yang dibunuh oleh pasukan dan pemukim Israel di Tepi Barat yang diduduki, didasarkan pada kesaksian saksi mata, laporan medis, dan rekaman CCTV.”

Laporan ini mencatat pembunuhan 141 anak Palestina antara 7 Oktober 2023 dan 31 Juli 2024. Para peneliti menemukan bahwa rata-rata, pasukan ‘Israel’ membunuh seorang anak setiap dua hari selama periode itu.

Sebagian besar korban, jelas laporan tersebut, ditembak di kepala atau badan dengan peluru tajam. Sekitar 18 anak ditembak di bagian belakang, yang mengindikasikan bahwa mereka tidak berhadapan dengan penyerang.

Dalam banyak kasus, anak-anak tersebut menjadi sasaran penembak jitu, yang seringkali dikerahkan selama serangan militer ke komunitas-komunitas Palestina di Tepi Barat.

Baca Juga

Hamas Tolak Lucuti Senjata Sebelum Penjajah Tinggalkan Gaza
Korban di Gaza Capai 73.223, Barghouthi: Penjajah Jalankan Perang Pembersihan Etnis
OKI mengutuk RUU Penjajah ‘Israel’ Melarang Seruan Azan
Al-Aqsha Ditutup untuk Muslim, Para Rabi Berdoa di Tembok Al-Buraq Picu Sorotan
Gelombang Protes Tolak UU Hukuman Mati Israel bagi Tahanan Palestina

Para peneliti mengatakan bahwa meskipun beberapa anak terbunuh dalam bentrokan antara pasukan ‘Israel’ dan masyarakat Palestina, para penembak jitu “secara rutin” mengincar anak-anak Palestina ketika mereka “menjalani kehidupan sehari-hari”.

Dalam satu kasus, seorang anak berusia empat tahun bernama Ruqaya Jahalin ditembak di bagian tubuh ketika ia berada di dalam mobil bersama ibunya di sebuah pos pemeriksaan dekat Beit Iksa, Tepi Barat bagian tengah.

Dalam kasus lainnya, Mahmoud Amjad Ismail Hamadneh, 15 tahun, ditembak di kepala, tubuh dan anggota badannya oleh penembak jitu ‘Israel’ ketika sedang mengendarai sepedanya pulang dari sekolah di Jenin.

Bukan ancaman

DCIP menegaskan, semua anak-anak yang dibunuh ‘Israel’ “tidak menimbulkan ancaman yang segera” dan tidak ada bukti bahwa pasukan ‘Israel’ mengeluarkan peringatan sebelum menembak.

Laporan tersebut menambahkan bahwa, di bawah Prinsip-prinsip Dasar PBB tentang Penggunaan Kekuatan, Senjata Api oleh Penegak Hukum, peluru tajam hanya boleh digunakan sebagai upaya terakhir.

“Pasukan Israel telah memperjelas penghinaan mereka terhadap nyawa anak-anak Palestina dalam pengabaian yang disengaja dan sistematis terhadap hukum internasional dan bahkan kebijakan mereka sendiri yang mengizinkan penggunaan peluru tajam dalam situasi yang tidak dibenarkan oleh hukum internasional,” kata laporan itu.

Menurut DCIP, selain secara sengaja menargetkan anak-anak, dalam 60 persen kasus, pasukan Israel “secara sistematis” menghalangi paramedis dan ambulans untuk menjangkau anak-anak yang terluka.

LSM ini telah mendokumentasikan lebih dari 700 kematian anak-anak Palestina di Tepi Barat, termasuk Yerusalem Timur, sejak tahun 2000. Dikatakan bahwa, dari jumlah tersebut, 20 persen di antaranya terbunuh sejak 7 Oktober lalu.

“Peningkatan yang mencolok ini, sebagian dapat dikaitkan dengan keengganan pihak berwenang Israel untuk meminta pertanggungjawaban tentara atas tindakan yang melanggar hukum dan kejahatan perang,” bunyi laporan tersebut.

Laporan tersebut menambahkan bahwa meskipun tidak ada tentara ‘Israel’ diadili atas kematian-kematian ini, namun penargetan anak-anak secara sengaja merupakan pelanggaran terhadap hukum internasional dan berarti mereka dapat dituntut di Mahkamah Pidana Internasional (ICC) atas kejahatan perang berupa pembunuhan yang disengaja.*

Redaktur: Nashirul Haq
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:anak-anakisraelKonflik Palestina-IsraelpalestinaTepi Barat
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Pengadilan Banding Swiss Vonis Bersalah Tariq Ramadan dalam Dakwaan Pemerkosaan
Tulisan selanjutnya 7 dari 10 Warga Malaysia Ingin Medsos Dilarang untuk Anak di Bawah 14 Tahun

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

UEA Bantah Laporan Serangan di Pangkalan Udara Al Minhad

Berita
31 Agustus 2026 18:22
Ahwa Mufakat Pilih Gus Kikin, Cicit Pendiri NU dari Tebuireng Jadi Ketum PBNU
Suriah Musnahkan Senjata Kimia Era Rezim Bashar Al-Assad
Aktivis Pro-Demokrasi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing
DPP Hidayatullah Dorong APHIDA Perkuat Kolaborasi dan Jaringan Bisnis untuk Hidayatullah

Terbaru

  • Tidak Bermanfaat Bagi Negara, Kenya Depak Raksasa Kimia India Tata Chemicals
  • Amerika Serikat Klaim Tembak Jatuh 300 Drone Kartel Narkoba di Perbatasan Meksiko
  • Seoul Pikir-pikir untuk Ikut Amerika Serikat Mengamankan Selat Hormuz
  • Suriah Musnahkan Senjata Kimia Era Rezim Bashar Al-Assad
  • Banjir Nepal: Malaysia Kirim Tim SAR Cari Warganya
  • Khawatir Antibiotik Uni Eropa Hentikan Impor Daging Brazil
  • Amerika Setujui Kemungkinan Penjualan Senjata ke Arab Saudi Bernilai $5 Miliar Lebih
  • Tak Sekedar Larang Azan, ‘Israel’ Sedang Menjalankan Proyek Yudaisasi Masjid Ibrahimi
  • Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’
  • Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza

Mungkin Anda Juga Suka

Palestina Terkini

Menteri Penjajah Tuangkan Miras Rayakan Disahkannya Hukuman Mati untuk Warga Palestina Terjajah

31 Maret 2026 09:13
Palestina Terkini

Zionis Sahkan Undang-Undang Hukuman Mati bagi Warga Palestina Terjajah, Picu Kritik Internasional

31 Maret 2026 09:08
Palestina Terkini

Babak Baru Pendudukan: ‘Israel’ Resmikan Pencaplokan Tepi Barat

17 Februari 2026 14:18
Palestina Terkini

Khaled  Misy’al: Senjata Bagi Hamas adalah Alat Pertahanan Diri dari Penjajahan

10 Februari 2026 06:48
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?