Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Palestina Terkini

Penjajah ‘Israel’ Menjarah Emas dan Harta Warga Gaza selama Genosida

Ahmad
Terakhir diupdate: 4 Maret 2025 14:40 2:40 pm
Ahmad
Dipublikasikan 4 Maret 2025 14:38
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Sebuah laporan baru-baru ini mengungkap bahwa “Unit Penjarahan” militer penjajah ‘Israel’ telah menjarah sejumlah besar persenjataan, uang tunai, dan emas sejak dimulainya perang dan agresi di Gaza, Lebanon, dan Suriah, lapor harian ‘Israel’, Ynet.

“Kami tidak suka hanya mengambil barang rampasan, menyimpannya, dan memeliharanya tanpa mendapat untung darinya,” aku Letnan Kolonel Sharon-Kotler. “Saya selalu bertanya berapa nilai barang rampasan ini?”

Kill All, Burn All, Loot All: Israel’s army following the same ‘Three Alls’ as the savage army of Imperial Japan?

An Israeli soldier gleefully ransacks a gift shop in Gaza after all the residents in the area were either forcibly displaced or killed. https://t.co/VqVda4juXx pic.twitter.com/bHOwaTaJwz

— Going Underground (@GUnderground_TV) December 9, 2023

Prajurit dari unit penjarahan mencuri “segunung uang tunai” di wilayah jarahan. Dalam satu kasus, unit penjarahan menyita NIS 4 juta (sekitar $1 juta) dari rumah pribadi seorang komandan Hamas.

Uang curian dihitung di mesin ATM yang dibeli militer untuk unit penjarahan, di samping timbangan untuk memeriksa nilai emas batangan dan perhiasan yang disita di Lebanon dan Gaza.

Uang tunai dan emas ditransfer dalam kendaraan yang diamankan ke bagian meja kas utama Kementerian Pertawanan di The Kirya di Tel Aviv. Di sana, penghitungan ulang dilakukan dan disimpan di Bank ‘Israel’ untuk disita.

Baca Juga

Hamas Tolak Lucuti Senjata Sebelum Penjajah Tinggalkan Gaza
Korban di Gaza Capai 73.223, Barghouthi: Penjajah Jalankan Perang Pembersihan Etnis
OKI mengutuk RUU Penjajah ‘Israel’ Melarang Seruan Azan
Al-Aqsha Ditutup untuk Muslim, Para Rabi Berdoa di Tembok Al-Buraq Picu Sorotan
Gelombang Protes Tolak UU Hukuman Mati Israel bagi Tahanan Palestina

Sejauh ini, lebih dari NIS 100 juta (sekitar $28 juta atau setara Rp 424 Miliar) dalam bentuk uang tunai dari Gaza dan Lebanon telah disita dengan cara ini, termasuk berbagai mata uang seperti shekel (NIS), dolar, euro, dan mata uang negara-negara Arab.

Tentara penjajah ‘Israel’ mencuri perhiasan warga Gaza Palestina

Selain uang tunai, unit khusus tersebut telah menyita 180.000 persenjataan, termasuk rudal antipesawat, drone, rudal antitank, senapan, radio militer, dan perangkat penglihatan malam. Laporan tersebut mencatat bahwa unit tersebut juga telah menjarah harta karun langka seperti senapan Prancis dari tahun 1930-an dan pistol berharga.

Ini termasuk berbagai rudal, pesawat nirawak, rudal anti-tank canggih, ribuan bahan peledak, ribuan senapan standar (termasuk yang baru masih dalam kemasan), senapan runduk, perangkat komunikasi militer, kompas, teropong, peralatan penglihatan malam, seragam, sepatu bot, puluhan kendaraan, dan bahkan harta karun kolektor seperti senapan Prancis tahun 1930-an dan pistol langka dan berharga yang digunakan oleh Hizbullah.

Seorang perwira ‘Israel’ yang disebut sebagai A, yang ikut serta dalam penjarahan di Lebanon selatan, mengatakan tentara tidak dapat menggunakan kendaraan di beberapa desa sehingga mereka memindahkan barang-barang curian dengan berjalan kaki.

“Awalnya, kami membawa rudal, senjata, dan peti amunisi kembali ke ‘Israel’ di punggung kami pada malam hari, tetapi dengan cepat menjadi terlalu banyak. Itu benar-benar membuat punggung kami lelah. Dan orang-orang kami tangguh,” katanya.

Sejumlah besar peralatan sekarang disimpan di lusinan gudang dan ruang bawah tanah yang aman di seluruh ‘Israel’, beberapa di antaranya dirahasiakan.

Masih belum jelas apa yang akan dilakukan penjajah ‘Israel’ dengan peralatan tersebut, menurut laporan tersebut.

Ada diskusi politik tentang pengiriman sebagian peralatan tersebut ke Ukraina untuk perangnya melawan Rusia. Namun, ide ini telah dikesampingkan, terutama karena keinginan ‘Israel’ untuk menjaga netralitas, khususnya terkait kepentingan Rusia di Suriah.

Lebih jauh, jumlah barang rampasan itu kecil dibandingkan dengan skala konflik Ukraina, yang saat ini sudah didukung oleh AS dan beberapa negara Eropa.

Letnan Kolonel Sharon-Katzler, yang merupakan bagian dari unit yang bertanggung jawab atas penjarahan, mengatakan ada urgensi untuk mengoptimalkan barang-barang curian tersebut untuk digunakan oleh pasukan ‘Israel’.

“Misalnya, setelah invasi Hamas ke Negev barat pada 7 Oktober, kami mempelajari alat peledak yang mereka gunakan dan memperkuat tank dan APC kami sesuai dengan itu,” katanya.*/ynt, aa

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:dolaremasEurogenosida GazaHeadlineIDFisraelLebanonpalestinaShekelsuriahtentara Israeluang tunai
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Yusril Menko: Indonesia akan Terbitkan Visa Baru bagi Mahasiswa Palestina
Tulisan selanjutnya Mixue Halal es krim Cetak Rekor IPO di Hong Kong Kedai Mixue Melebihi McDonald’s dan Starbucks

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Sembunyikan Pisau di Kaos Kaki Pria Indonesia Terancam Hukuman Cambuk di Singapura

Berita
30 Agustus 2026 10:37
Genosida Rwanda: Pengadilan Belanda Penjarakan Seorang Tersangka Seumur Hidup
Board of Peace Sebut Hamas dan Kelompok Perlawanan Palestina Lain Setuju Serahkan Senjata
Sering Rugikan Pabrik Senjata ‘Israel’, Palestine Action Ditetapkan AS sebagai “Kelompok Teroris”
Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK

Terbaru

  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
  • Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
  • Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
  • Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang
  • Aktivis Pro-Demokrawi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing
  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
  • Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
  • Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
  • Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK

Mungkin Anda Juga Suka

Palestina Terkini

Menteri Penjajah Tuangkan Miras Rayakan Disahkannya Hukuman Mati untuk Warga Palestina Terjajah

31 Maret 2026 09:13
Palestina Terkini

Zionis Sahkan Undang-Undang Hukuman Mati bagi Warga Palestina Terjajah, Picu Kritik Internasional

31 Maret 2026 09:08
Palestina Terkini

Babak Baru Pendudukan: ‘Israel’ Resmikan Pencaplokan Tepi Barat

17 Februari 2026 14:18
Palestina Terkini

Khaled  Misy’al: Senjata Bagi Hamas adalah Alat Pertahanan Diri dari Penjajahan

10 Februari 2026 06:48
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?