Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Palestina Terkini

Bak Film Horor, Penduduk Ilegal Israel Hidup dalam Ketakutan akibat Serbuan Ular

Ahmad
Terakhir diupdate: 11 November 2025 14:27 2:27 pm
Ahmad
Dipublikasikan 11 November 2025 14:26
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com— Pemukim ilegal ‘Israel’ di Jalan Moran, Tiberias, wilayah Palestina yang dirampok penjajah telah dilanda kepanikan akibat serangan ular yang muncul hampir setiap hari di rumah-rumah mereka, dengan beberapa ular dilaporkan memasuki rumah dan ruang bersama hampir setiap hari, menurut surat kabar ‘Israel’ Maariv.

Media itu menyebut para penghuni haram itu kini hidup dalam ketakutan dan mendesak pemerintah kota segera bertindak.

Selama sebulan terakhir, ular-ular berukuran kecil hingga sedang dilaporkan bermunculan di dapur, kamar mandi, bahkan di kandang hewan peliharaan. Beberapa warga meyakini telah ada sarang ular di bawah kompleks apartemen mereka.

“Anak saya bangun untuk minum air dan menemukan ular di kandang anjing. Saya masuk ke dapur dan menemukan ular lain. Sekarang sudah biasa, tidak ada hari tanpa ular,” ujar salah satu warga kepada Maariv. “Kami hidup di film horor,” tambahnya.

Warga lain menuturkan pengalaman serupa, menyebut bahwa ular juga terlihat di tangga dan halaman setiap hari.

Baca Juga

Korban di Gaza Capai 73.223, Barghouthi: Penjajah Jalankan Perang Pembersihan Etnis
OKI mengutuk RUU Penjajah ‘Israel’ Melarang Seruan Azan
Al-Aqsha Ditutup untuk Muslim, Para Rabi Berdoa di Tembok Al-Buraq Picu Sorotan
Gelombang Protes Tolak UU Hukuman Mati Israel bagi Tahanan Palestina
Menteri Penjajah Tuangkan Miras Rayakan Disahkannya Hukuman Mati untuk Warga Palestina Terjajah

“Kemarin anak saya menemukan ular kecil di ruang tamu, mungkin baru menetas. Kami ketakutan, bahkan untuk masuk ke rumah sendiri pun ragu,” katanya.

Ketakutan Meluas

Fenomena ini disebut-sebut sudah berlangsung lebih dari empat minggu. Sejumlah penghuni melaporkan bahwa ular tidak hanya muncul di area luar, tetapi juga di dalam ruangan. Mereka menduga ada koloni besar di bawah bangunan.

Pihak pemerintah penjajah di kota Tiberias dikabarkan telah mengirim petugas pengendali hama untuk memeriksa lokasi. Namun, menurut warga, penanganan sejauh ini belum menyentuh bagian dalam bangunan tempat ular sering ditemukan.

“Mereka hanya memeriksa halaman dan taman. Sementara ular-ular itu muncul dari dinding dan lantai bawah,” ujar seorang penghuni lain yang diwawancarai Maariv.

Kekhawatiran meningkat karena beberapa warga juga melaporkan kemunculan kalajengking di kawasan yang sama, memperkuat dugaan bahwa lingkungan tersebut kurang terurus dan menjadi tempat berkembang biak binatang berbahaya.

Ahli lingkungan yang dikutip Maariv menyebut, peningkatan populasi ular di wilayah utara ‘Israel’ dapat disebabkan oleh perubahan cuaca ekstrem yang mendorong hewan melata keluar dari sarangnya untuk mencari tempat lebih hangat.

Selain itu, proyek konstruksi baru di sekitar kawasan Tiberias diduga mengganggu habitat alami ular, membuat mereka berpindah ke area pemukiman.

“Fenomena ini kemungkinan besar dipicu oleh gangguan ekosistem lokal dan minimnya pengendalian tikus, yang merupakan mangsa utama ular,” ujar seorang pakar ekologi dari Universitas Haifa kepada media setempat.

Rasa takut warga kian meningkat seiring semakin seringnya laporan penemuan ular di setiap blok bangunan. Beberapa keluarga bahkan dikabarkan sementara pindah ke rumah kerabat untuk menghindari bahaya.

“Kami tidak bisa tidur nyenyak. Anak-anak menangis setiap malam karena takut ular muncul di kamar,” kata seorang ibu rumah tangga yang tinggal di lantai dua.

Salah satu penangkap ular profesional yang dihubungi media lokal mengatakan telah menerima lebih dari sepuluh laporan dari kawasan Tiberias dalam dua minggu terakhir — jumlah yang jauh di atas rata-rata normal.

Ia memperingatkan agar warga tidak mencoba membunuh ular sendiri karena beberapa spesies di wilayah itu termasuk berbisa.

Otoritas Kota Siapkan Langkah Darurat

Kepala Dinas Lingkungan Kota Tiberias, dalam pernyataan resmi yang dikutip Maariv, mengatakan pihaknya telah menugaskan tim tambahan untuk melakukan inspeksi menyeluruh di kawasan Moran Street.

“Tim akan memeriksa setiap titik potensial tempat ular bersembunyi dan mengambil tindakan segera,” ujarnya.

Namun, hingga berita ini diterbitkan, warga masih menunggu langkah nyata. Banyak di antara mereka mengaku frustrasi karena situasi dianggap belum berubah. “Kami sudah melapor berkali-kali. Setiap hari ada ular baru. Kami butuh tindakan nyata, bukan janji,” kata seorang warga yang telah tinggal di kawasan itu selama lima tahun.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:palestinapemukim IsraelTiberiasular. headline
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Nashirul Haq di World Peace Forum World Peace Forum ke-9, Nashirul Haq: Wasathiyah Jadikan Islam Khaira Ummah
Tulisan selanjutnya Armada Global Sumud ‘Israel’ Berupaya Rampas 50 Kapal Armada Global Sumud

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air

Berita
18 Juli 2026 10:48
INDEF: Bank Emas Berpotensi Besar Dorong Keuangan Syariah, Indonesia Masih Belum Tergarap
Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital
Iran Lancarkan Serangan Balasan ke Pangkalan Militer AS di Timur Tengah, Ketegangan Regional Memanas

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Palestina Terkini

Zionis Sahkan Undang-Undang Hukuman Mati bagi Warga Palestina Terjajah, Picu Kritik Internasional

31 Maret 2026 09:08
Palestina Terkini

Babak Baru Pendudukan: ‘Israel’ Resmikan Pencaplokan Tepi Barat

17 Februari 2026 14:18
Palestina Terkini

Khaled  Misy’al: Senjata Bagi Hamas adalah Alat Pertahanan Diri dari Penjajahan

10 Februari 2026 06:48
Palestina Terkini

Netanyahu Tegaskan Tak Akan Ada Lagi Palestina dan Gaza

9 Februari 2026 11:14
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?