Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Mereka Memilih Berani

Ketika Ustadz Hasyim HS Kaget Ditugaskan KH Abdullah Said

Muhammad Abdus Syakur
Terakhir diupdate: 21 Mei 2022 15:00 3:00 pm
Muhammad Abdus Syakur
Dipublikasikan 21 Mei 2022 15:00
Bagikan
Rangkaian acara Sarasehan Pendiri Perintis dan Silaturahim Dai Hidayatullah ke-8 di Kampus Madya Hidayatullah Berau, Tanjung Redeb (20/05/2022) dengan tema “Menggali Pemikiran dan Kiprah Abdullah Said”.
Bagikan

Hidayatullah.com– Sosoknya kini tak lagi muda. Namun jangan tanya semangat dan masa lalunya yang penuh kiprah dan perjuangan. Tak heran jika pria asal Jawa itu punya banyak kisah pengalaman dalam dakwah.

Ustadz Hasyim HS kala muda memiliki keterampilan yang bagus. Sebagai alumnus Pondok Modern Darussalam Gontor, tentu ia menguasai beberapa bidang ilmu. Namun itu semua tak menghalanginya untuk memilih dakwah bersama KH Abdullah Said, Pendiri Hidayatullah.

Jumat malam (20/05/2022) ia kembali mendapat kesempatan menyampaikan kisah dan pengalaman dakwahnya. Dalam rangkaian acara Sarasehan Pendiri Perintis dan Silaturahim Dai Hidayatullah ke-8 di Kampus Madya Hidayatullah Berau, Tanjung Redeb bertema “Menggali Pemikiran dan Kiprah Abdullah Said”.

Seperti gayanya selama ini, Ustadz Hasyim sangat santai dan runtut. Selalu ada hentakan quote-quote penting yang masih diingatnya dari sang sahabat tercinta Ustadz Abdullah Said.

Di awal-awal penuturannya, Ustadz Hasyim menceritakan kisah dari pertanyaan seorang peserta sarasehan itu. “Apa perasaannya mendapatkan tugas dari Ustadz Abdullah Said kala itu?”

Baca Juga

Kisah Dai Pedalaman Membina Iman di Kota Tepian
Membina Iman di Kota Tepian
Jalan Panjang Dai Tempaan Alam
Berpacu melawan Misionaris
Kisah Lulusan Al-Azhar Membina Kader Da’i di Kaki Gunung Penanggungan
Jangan Takut Berdakwah di Wamena

Ustadz Hasyim menjawab. “Ya, kaget. Kaget karena tidak pernah saya bayangkan.”

“Kaget sekaligus mikir-mikir. Apa ya? Tidak punya pengalaman, tidak punya referensi. Tidak pernah ada cerita,” imbuhnya.

Hal itu wajar ada dalam diri Ustadz Hasyim HS. Karena selain muda, ia adalah sosok pegiat dakwah yang terbiasa dengan dunia kepesantrenan modern.

Namun pada akhirnya, Ustadz Hasyim HS mendapati satu hikmah penting dari tugas yang mengagetkan itu. Bahwa dalam hidup ini adalah satu kesempatan emas jika mendapatkan tugas dakwah. Mungkin diri tidak mampu, banyak kelemahan, tetapi kalau mau taat kepada pemimpinan, insya Allah akan selalu ada pertolongan Allah.

“Ya, sami’na wa atho’na (kami dengar dan kami taat) saja,” ujarnya.

Satu Kalimat Singkat Bekal Dakwah

Nah, sebelum pergi dakwah ke Berau, Ustadz Hasyim meminta nasihat kepada Ustadz Abdullah Said.

Ia pun diberi satu nasihat yang sebenarnya ia tidak terlalu puas saat itu. Karena sangat pendek, hanya satu kalimat. Sementara ia butuh sekali banyak nasihat panjang untuk bekal dakwah.

Nasihat Ustadz Abdullah Said itu singkat, “Pahamilah orang dan jangan minta dipahami.”

Belakang hari, Ustadz Hasyim sadar bahwa kalimat pendek itu adalah upaya Ustadz Abdullah Said agar Ustadz Hasyim dapat mengembangkannya di medan dakwah.

Hingga Ustadz Hasyim mendapati satu ilmu sosial yang amat penting dalam tugas dakwah, yaitu jangan merasa diri hebat. Rajinlah silaturahim, dan mintalah doa dan dukungan para alim ulama dimanapun berada.

Subhanallah, sebuah kisah penting yang beliau tuturkan dalam waktu 17 menit. Sebuah spirit dakwah bahwa yang sangat utama untuk sukses dakwah ialah yakin kepada Allah dan berbuat baik kepada sesama manusia.

Untuk diketahui, Sarasehan itu digelar pada 20-24 Syawal 1443H (21-25/05/2022). Acara sarasehan ini pada tahun-tahun sebelumnya digelar di Pesantren Hidayatullah Kota Batam, Kepulauan Riau. Ustadz Hasyim merupakan salah satu dari 5 orang Pendiri Hidayatullah.* (Imam Nawawi)

Redaktur: Muhammad Abdus Syakur
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Dai HidayatullahdakwahHidayatullahKH Abdullah Saidpendiri HidayatullahSarasehan Hidayatullah
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Mengenang Sosok Muallim Haji Ahmad Amin
Tulisan selanjutnya Sarasehan Pendiri-Dai, Ketua DPRD Kaltim dan Bupati Berau Apresiasi Hidayatullah

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Usai Serangan Drone Terminal Pelabuhan Mina al-Fahl Oman Beroperasi Kembali

Berita
5 Juni 2026 14:35
Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
Irlandia Bakal Larang Impor dari Permukiman ‘Israel’ Mulai Pertengahan Juli

Terbaru

  • Laporan: Eurovision Kehilangan 35 Juta Penonton Setelah Israel Tetap Diizinkan Tampil
  • 123 Santri Ar-Rohmah Putri Diterima PTN Jalur SNBP dan SNBT, Terbanyak di Malang
  • Amerika Jatuhkan Sanksi Atas Presiden Kuba, Anggota Keluarga Castro
  • Usai Serangan Drone Terminal Pelabuhan Mina al-Fahl Oman Beroperasi Kembali
  • Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas

Mungkin Anda Juga Suka

Mereka Memilih Berani

Kemewahan di Kampung Mualaf Selat Kongki setelah Kehadiran Laznas Ini

13 Juli 2022 08:33
Mereka Memilih Berani

Kisah Dai Diadang Pedang Terhunus Saat Mau Khutbah Jumat

28 Juni 2022 08:00
Mereka Memilih Berani

Dakwah Tak Kenal Lelah “Dai Non-Subsidi”

3 Mei 2022 16:49
Mereka Memilih Berani

Kisah Pemimpin Umum Hidayatullah: Ditugaskan Berdakwah ke Irian Jaya

7 Januari 2022 05:00
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?