Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Iptekes

Banyak Usia Muda Terserang Kanker Hati, Akibat Gaya Hidup dan Pola Makan  

Ahmad
Terakhir diupdate: 24 April 2025 16:21 4:21 pm
Ahmad
Dipublikasikan 24 April 2025 17:20
Bagikan
Bagikan

Maraknya kanker hati di kalangan usia muda dipicu gaya hidup seperti diabetes, obesitas,  perlemakan hati dan pola makan

Hidayatullah.com—Kanker hati meningkat di India Selatan dan kini, bahkan anak-anak pun berisiko. Mungkinkah nasi membuat Anda sakit?

Para ahli mengungkapkan fakta-fakta tentang pola makan yang perlu Anda ketahui.

Kanker hati dengan cepat muncul sebagai masalah kesehatan utama, khususnya di India Selatan, di mana penyakit gaya hidup seperti diabetes, obesitas, dan perlemakan hati mendorong peningkatan tajam jumlah kasus.

Konsumsi alkohol yang tinggi dan perubahan kebiasaan makan semakin memicu peningkatan ini, menjadikan kanker hati sebagai ancaman yang terus meningkat.

Baca Juga

Perang Abadi Sistem Imun di Balik Keindahan Tato
UNICEF: Anak-Anak Gunakan AI 3 Kali Lipat Lebih Banyak Dibanding Orang Dewasa
Pakar Bilang Suplemen Harian Lebih Banyak Bahaya Dibandingkan Manfaat
Ketika Gelar Sarjana Tak Lagi Menjamin Masa Depan: Gen Z Mulai Ragu Nilai Kuliah
Jumlah Kasus Penyakit Menular Seksual di Eropa Pada 2024 Mencatat Rekor

Dalam wawancara dengan HT Lifestyle, Dr. Praveen Kesav, Konsultan Senior dan Kepala Divisi – Radiologi Intervensional di Rumah Sakit Gokulam di Trivandrum, berbagi.

“Yang paling mengkhawatirkan adalah penyakit perlemakan hati, yang dulunya terlihat pada orang dewasa yang lebih tua, kini didiagnosis pada anak-anak berusia lima atau enam tahun. Jika kita tidak bertindak sekarang, kita akan segera melihat kanker hati menyerang orang-orang berusia dua puluhan atau tiga puluhan, menjadikan transplantasi dini sebagai kenyataan yang pahit,” ujar dia.

Minuman ringan yang mengandung gula dan soda dalam jumlah tinggi menimbulkan risiko serius bagi kesehatan seseorang secara keseluruhan dan membuat seseorang berisiko mengalami obesitas, diabetes, kanker, kerusakan hati, masalah pencernaan, dan masalah kesehatan tulang.  

“Meskipun menjadi salah satu kanker paling mematikan karena deteksi yang terlambat, kanker hati sering kali dapat dicegah. Skrining rutin, pilihan gaya hidup sehat, dan kemajuan dalam perawatan minimal invasif seperti ablasi dan Balloon TACE menawarkan harapan dalam mengatasi epidemi yang berkembang ini,” kata dia lagi.

Pola Makan  

Dr. Jignesh Reddy, Konsultan Radiologi Intervensional di Rumah Sakit AIG di Gachibowli, Hyderabad, memperingatkan, “Kita melihat peningkatan kanker hati yang mengkhawatirkan, terutama di kalangan orang muda, dan sebagian besar disebabkan oleh gaya hidup.”

Makanan olahan kini, kata dia, menjadi bagian dari pola makan kita sejak bayi, yang secara bertahap mengubah fungsi hati dengan cara yang tidak selalu kita sadari.

“Di India Selatan, faktor-faktor seperti konsumsi beras olahan yang tinggi, iklim yang lembap, dan pola makan yang mengandung banyak fruktosa dapat memicu penyakit hati metabolik lebih banyak daripada di India Utara, tempat gandum dan millet lebih umum ditemukan,” tambahnya.

“Dengan kondisi seperti diabetes dan hipertensi yang berperan lebih besar, penyakit hati berlemak kini dikenal sebagai Penyakit Hati Terkait Metabolik (MASH), “ ujarnya menyimpulkan.

Fokusnya benar-benar harus pada pencegahan, peningkatan kesadaran, membuat pilihan yang lebih sehat, dan mendeteksi masalah sejak dini.

“Meskipun operasi atau transplantasi menawarkan peluang terbaik untuk sembuh, hanya sebagian kecil pasien yang memenuhi syarat, itulah sebabnya intervensi dini sangat penting,” ujarnya.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG: perlemakan hatianak mudadiabetesgaya hidupkanker hatiobesitaspola makanusia muda
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Dua Anggota Marinir Amerika Serikat Tersangka Pemerkosaan di Okinawa
Tulisan selanjutnya Khutbah Jumat: Hormat kepada Ulama, Santun kepada Sesama

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Relawan Bantuan di Gaza Syahid Dibom ‘Israel’ usai Gelar Nobar Piala Dunia

Berita
13 Juli 2026 15:40
Indonesia Prioritaskan Promosi Produk Halal Lewat HEI 2026
Sering Menyakiti Kakek 95 Tahun yang Dirawatnya, ART Indonesia Dihukum Bui 18 Bulan di Singapura
Hukuman Mati In Absentia Bagi Pemimpin RSF Mohamed Hamdan Daglo
Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Iptekes

Belajar di Waktu Subuh Terbukti Tingkatkan Kinerja Otak dan Daya Ingat

31 Maret 2026 09:28
Iptekes

Pembuat Jutaan iPhone Malah Malah Melarang Main HP Berlebihan karena Bahaya

26 Maret 2026 08:30
Iptekes

Kecenderungan Beragama Generasi Z Meningkat, Ini Temuan Peneliti

2 Maret 2026 16:00
vape covid
Iptekes

Otoritas Kesehatan Prancis Peringatkan Risiko Vape Bagi Kesehatan

13 Februari 2026 20:11
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?