Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Kesehatan

Awas, Jangan Bertelepon 15 Jam Sebulan

Insan Kamil
Terakhir diupdate: 14 Mei 2014 21:36 9:36 pm
Insan Kamil
Dipublikasikan 14 Mei 2014 21:36
Bagikan
Bagikan

ORANG-orang yang melakukan percakapan lebih dari 15 jam sebulan dengan menggunakan telepon seluler, memiliki tiga kali kemungkinan munculnya kanker otak, kata satu penelitian terbaru.

Ilmuwan Prancis mengatakan, kalangan profesional bisnis dan penjualan adalah orang-orang yang sangat beresiko. Mereka banyak melakukan perjalanan dan pertemuan, serta berkomunikasi dengan klien dan pimpinan secara terus-menerus.

Sementara umumnya orang lain rata-rata sekitar dua setengah jam setiap bulan berbicara di ponsel mereka. Eksekutif yang sibuk dapat dengan cepat mencapai angka yang jauh lebih tinggi dalam menelepon.

Mereka kemungkinan memiliki sekitar 900 jam penggunaan ponsel selama karier mereka sehingga sangat rentan berkembanganya tumor otak.

Dilaporkan Daily Mail, Selasa (13/5/2014), para peneliti menarik kesimpulan dari studi terhadap 253 kasus tumor otak dan 194 kasus tumor jinak yang dilaporkan di Prancis antara tahun 2004 dan 2006.

Baca Juga

Jangan Anggap Sepele Hernia
Riset: Remaja Pengguna Vape Lebih Berisiko Jadi Perokok
Vape Ancaman Baru Remaja, Perlu Ada UU yang Tegas
Makanan Cepat Saji Tingkatkan Risiko Kanker Paru-Paru
Tekanan Akademis dan Dampaknya terhadap Kesehatan Mental

Hasil studi itu kemudian dicocokkan terhadap 892 orang yang sehat dalam upaya untuk menemukan perbedaan antara dua kelompok.

Dari penelitian itu didapati risiko tiga kali lebih tinggi terhadap mereka yang menggunakan ponsel secara intensif dibandingkan mereka yang menggunakannya jauh lebih sedikit.

Munculnya risiko tersebut dengan durasi penggunaan telepon berkisar selama dua dan 10 tahun, atau rata-rata lima tahun.

Penelitian dari Universitas Bordeaux tersebut,  yang kemudian diterbitkan dalam jurnal British Occupational and Environmental Medicine, adalah bukti terbaru terhadap bahayanya terlalu banyak menggunakan ponsel.

Ini yang menjadi alasan Priartem, kelompok LSM Prancis, menyerukan aturan ketat dalam penggunaan gelombang elektromagnetik.

Janine Le Calvez, presiden kelompok itu, mengatakan kepada surat kabar Le Parisien, “Berapa banyak lagi bukti diperlukan sebelum kita memulai langkah-langkah perlindungan yang nyata bagi penduduk, terutama untuk anak-anak yang mulai menggunakan ponsel sejak usia 13?”

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) untuk Penelitian Kanker telah menggolongkan gelombang elektromagnetik, termasuk jenis yang dipancarkan oleh ponsel, sebagai ‘kemungkinan penyebab kanker’.

Tapi Roger Salamon dari lembaga ISPED yang melakukan penelitian tersebut mengatakan, “Tidak ada alasan untuk panik. Ini tidak berarti setiap orang yang menggunakan ponsel akan mendapatkan tumor otak.”

Penelitian itu sendiri menyatakan, “Sulit untuk menentukan tingkat risiko, terutama karena teknologi ponsel terus berkembang.”

Disebutkan, evolusi yang cepat dari teknologi telah menyebabkan peningkatan yang cukup besar dalam penggunaan ponsel dan secara paralel terdapat penurunan (gelombang radio intensitas) yang dipancarkan oleh ponsel.

“Studi mempertimbangkan perkembangan terakhir ini, tetapi tetap diperlukan dilakukan pengamatan jangka panjang untuk efek potensialnya,” kata peneliti.*

Redaktur: Insan Kamil
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:ponsel
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Ada Konten Halal di Blackberry Z3 Jakarta
Tulisan selanjutnya Media Corong Politikus Dikritik Sebagai Pers yang Tak Ideal

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital

Berita
3 Juni 2026 16:00
Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
Israel, Russia Dimasukkan Daftar Hitam Kekerasan Seksual PBB
Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
Influencer Singapura Didenda S$3.500 karena Mengiklankan Vape di Telegram

Terbaru

  • Usai Serangan Drone Terminal Pelabuhan Mina al-Fahl Oman Beroperasi Kembali
  • Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis

Mungkin Anda Juga Suka

Kesehatan

Studi: Manfaat Utama Kopi Bagi Kesehatan Tergantung Waktu Meminumnya

15 Januari 2025 07:30
Kesehatan

Hindari Tertular HMPV, Pakar UGM Anjurkan Masyarakat Ikuti Pola Hidup Sehat

10 Januari 2025 13:20
Kesehatan

Terbukti, Konsumsi Alkohol Penyebab hampir 1 Juta Kasus Kanker di Amerika Serikat

7 Januari 2025 11:10
Kesehatan

Studi: Setiap Batang Rokok Merampas 20 Menit Kehidupan Perokok

5 Januari 2025 14:10
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?