Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Oase Iman

Berbeda Antara Ibadah dan Kebiasaan

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 4 Maret 2016 18:00 6:00 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 4 Maret 2016 18:00
Bagikan
ilustrasi
Bagikan

Oleh: Fida’ Ahmad Syuhada

 

SEBAGAI agama yang haq di sisi Allah Subhanahu Wata’ala, Islam mencakup semua aspek kehidupan seorang hamba. Tak ada satu pun agama selain Islam yang memiliki kecakupan menyeluruh sebaik Islam.

Dalam Islam, urusan kamar mandi hingga mengatur pemerintahan ada tuntunanya. Dimana lagi kita akan mendapati panduan hidup yang lebih lengkap selain dalam Al-Qur’an dan As-Sunnah. Sebagai Muslim, kita meyakini bahwa aturan Islam ini bukan untuk membelenggu. Tapi justru menuntun setiap Muslim, pada jalan hidup yang paling baik dan benar.

Tujuan diciptakanya manusia dan jin adalah untuk beribadah. Bahkan setiap agama pasti memiliki tuntunan ibadahnya masing-masing. Dan setiap dakwah para Rasul pasti membawa tema ini. Yakni agar manusia kembali pada peribadatan kepada Allah Subhanahu Wata’ala semata.

Baca Juga

Masihkah Bisa Tersenyum Saat Al-Aqsha Terjajah?
Khutbah Jum’at: Saat Masjid Al-Aqsha Ternoda, Apa Masih Ada Nyala Iman di Dada?
Khutbah Jum’at: Ramadhan Berlalu, Amal Tetap Kontinu
Khutbah Idul Fitri 1447 H : Deklarasi Kemenangan Hati di Tengah Riuhnya Kesalehan Visual
Khutbah Jumat: Mengisi Rajab dengan Muhasabah, Amal dan Puasa

Makna ibadah dalam Islam, sebagaimana disebutkan dalam kitab at-Tauhid karangan Dr Shalih bin Fauzan bin Abdillah Al-Fauzan adalah:

أِسْمٌ جَامِعْ لِكُلِّ مَا يُحِبُّهُ اللهُ وَ يَرْضَاهُ مِنَ الأَقْوَالِ وَالأَعْمَالِ الظَّاهِرَةِ والبَاطِنَةِ                 “Isim jami’ untuk setiap apa yang disukai Allah dan diridhoiNya dari perkataan-perkataan dan perbuatan-perbuatan, baik yang nampak maupun yang batin” 

Ibadah terbagi menjadi dua yakni ibadah Mahdhah dan Ghairu Mahdhah. Ibadah Mahdhah dibagi lagi menjadi dua. Pertama adalah ibadah Mahdhah Muqayyad yakni ibadah murni yang bersifat Tauqify, atau kaifiyah (tata cara)nya ditentukan oleh syari’at. Mulai dari waktu, tempat, jumlah dan detail pelaksanaanya. Yang kedua adalah ibadah Mahdhah Muthlaq, yakni ibadah murni yang bersumber dari dalil akan tetapi tidak dijelaskan kaifiyah-nya. Semisal membaca Al-Qur’an dan berdzikir. Sedangkan ibadah Ghairu Mahdhah adalah setiap perbuatan yang asal hukumnya mubah, tapi dapat bernilai ibadah.

Masyarakat awam sering menganggap bahwa ibadah dalam Islam cuma terbatas pada ibadah mahdhah saja. Padahal dalam Islam juga terdapat ibadah Ghairu Mahdhah. Setiap tindakan kita yang mendatangkan kesukaan dan ridha Allah, maka ia adalah ibadah.

Maka sejatinya berislam ini amatlah memudahkan. Allah Subhanahu Wata’ala sendiri menjaminkan kemudahan dan kesanggupan bagi hamba-hambanya. Karena dalam Islam, setiap perbuatan bisa bernilai ibadah dan mengundang pahala di sisi Allah Subhanahu Wata’ala.

Seandainya seorang muslim mau menyadari, maka sesungguhnya peluang pahala dalam hidup ini amatlah banyak.

Dalam kehidupan sehari-hari, banyak aktivitas yang kita lakukan. Mulai dari tidur, makan, sekolah, kerja, hingga ke kamar mandi. Lalu apa yang bisa membuat aktivitas-aktivitas ini bernilai ibadah. Atau dengan kata lain, bagaimana aktivitas-aktivitas ini bisa mendatangkan kesukaan dan ridha dari Allah Subhanahu Wata’ala. Jawabanya adalah ‘niat’.

Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wassallam bersabda:

أِنَّمَا الأَعْمَالُ بِاالنِّيَاتِ و أِنَّمَا لِكُلِّ امْرِئٍ مَا نَوَى

“Sesungguhnya setiap perbuatan tergantung niatnya, dan setiap orang (akan dibalas) berdasarkan apa yang dia niatkan.”

Niat menurut terminologi adalah tekad untuk melakukan suatu ibadah demi mendekatkan diri kepada Allah. Niat inilah yang menjadi penentu dari nilai sebuah perbuatan dan ganjaran yang akan diberikan. Dua orang yang sama-sama makan bisa berbeda ganjaranya. Yang satu makan karena lapar, maka ia hanya akan mendapatkan kenyang. Sedang yang satu makan untuk menjalankan perintah Allah dalam firmanNya:

وَ كُلُواْ وَاشْرَبُواْ

“Makan dan minumlah.” (QS: Al-A’raf : 31)

Maka ia bernilai ibadah dan mendapat pahala.

Aktivitas sehari-hari seringkali kita lakukan begitu saja tanpa ada niatan apapun. Sehinga yang ada hanyalah kebiasaan tanpa ada nilai lebih di dalamnya. Seandainya kita membawa niat dan kesadaran dalam setiap aktivitas kita, sebagai ibadah dan mengharap kesukaan dan ridha Allah Subhanahu Wata’ala, tentu  limpahan pahala akan membanjiri kita.

Seorang ulama pernah mengatakan,  “ Ibadah orang yang lengah adalah kebiasaan, dan kebiasaan orang yang sadar adalah Ibadah.”

Begitulah manusia yang hidup di dunia ini. Mereka yang lengah bisa jadi membuat ibadah mereka menjadi sekedar kebiasaan. Karena alpanya niat yang benar dan kesadaran. Sedang mereka yang sadar akan menjadikan kebiasaan mereka bernilai ibadah. Dengan niat mengharap kesukaan dan ridha Allah Subhanahu Wata’ala.

Maka selayaknya kita mulai mejadi muslim-muslim yang sadar, dengan mulai menata kebiasaan kita dalam niat yang baik dan kesadaran yang benar.

Kehidupan manusia dikontrol oleh kebiasaanya. Maka kita perlu melihat apakah kebiasaan kita sudah mendatangkan ridha dari Allah Subhanahu Wata’ala atau belum.

Menjadikan sebuah perbuatan menjadi kebiasaan membutuhkan proses. Apalagi bila ia berupa kebaikan, maka biasanya ia membutuhkan usaha yang seringkali tidak mudah. Dan merubah kebiasaan juga membutuhkan usaha yang kadang bahkan lebih sukar. Jadikan kebiasaan kita bernilai ibadah dan jangan sampai ibadah kita menjadi sekedar kebiasaan. Yakni dengan senantiasa membawa niat dan kesadaran mengharap ridha Allah Subhanahu Wata’ala semata. Wallahu a’lam bi shawab.*

Penulis adalah santri Pengabdian di Hidayatullah Sleman

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:amalibadahkebiasaanniatRidha Allah
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Kelantan akan Jerat Muda-Mudi Keluyuran Waktu Maghrib
Tulisan selanjutnya Filipina Selidiki Motif Dua Orang Terkait Penembakan Syeikh Aidh al Qarni

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Pengadilan Kenya Tolak Rencana Amerika Serikat untuk Mendirikan Fasilitas Karantina Ebola di Negaranya

Berita
30 Mei 2026 11:16
Hakim Memutuskan Nama Donald Trump Dihapus dari Gedung Kesenian Kennedy Center
Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza

Terbaru

  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
  • Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
  • ‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza
  • Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah
  • Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi

Mungkin Anda Juga Suka

Oase Iman

Khotbah Jumat: Islam Menentang Aksi Premanisme

8 Mei 2025 13:08
Oase Iman

Khutbah Jumat: Hormat kepada Ulama, Santun kepada Sesama

24 April 2025 18:21
Oase Iman

Khutbah Jumat: Waspadai Faktor Penggagal Fatwa Jihad PalestinaL: Diri Kita Sendiri!

11 April 2025 07:28
Oase Iman

Khutbah: Idul Fitri dan Momentum Merajut Persaudaraan Sesama Umat Islam

30 Maret 2025 22:00
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?