Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Oase Iman

Ada Malaikat di Balik Buliran Hujan

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 1 November 2019 17:35 5:35 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 1 November 2019 17:35
Bagikan
Bagikan

Halimi Zuhdy

 

SEPERTINYA tidak ada yang aneh tentang hujan. Bermula awan, rintik, kadang angin menyapa lembut, kemudian ia bertandang, membasahi pori-pori bumi. Bahkan, ada yang tidak peduli dengan kedatangannya, bila ia berdendang, payung siap menghadang.

Kehadirannya. Dari rintiknya, menyapa siapa, menghanyutkan apa, berada di mana, kapan, dan berbentuk apa, semuanya telah dicatat di Lauh Mahfud oleh Allah sejak 50.000 tahun sebelum kelahiran bumi dan langit, sebagaimana yang lainnya.

Turunnya dikawal langsung oleh Malaikat Mikail, sebagaimana dalam Ibnu Kastir. Dengan dibantu oleh Malaikat-malaikat lainnya. Ia, tidak serta merta turun, ia berproses cukup panjang dan rumit; pembentukan angin, pembentukan awan, kemudian turunlah hujan (Q.S. Ar Rum:48 dan Q.S. al Nur:43)

Baca Juga

Masihkah Bisa Tersenyum Saat Al-Aqsha Terjajah?
Khutbah Jum’at: Saat Masjid Al-Aqsha Ternoda, Apa Masih Ada Nyala Iman di Dada?
Khutbah Jum’at: Ramadhan Berlalu, Amal Tetap Kontinu
Khutbah Idul Fitri 1447 H : Deklarasi Kemenangan Hati di Tengah Riuhnya Kesalehan Visual
Khutbah Jumat: Mengisi Rajab dengan Muhasabah, Amal dan Puasa

Anehnya, ia jatuh dengan buliran-buliran lembut nan indah, seperti mutiara yang menyapa bumi. Walau kadang seperti buliran besar, namun tetap saja buliran, indah. Bagaimana kita bisa membayangkan, dari ketinggian luar biasa (langit) ia tetap jatuh serupa (berbentuk bulir dan lembut), sedangkan bila kita menuangkan air dari ketinggian, maka akhirnya menyatu padu. Maka, tidak satu bulir pun air yang jatuh di suatu tempat, tanpa pengawasan dan kerja Malaikat Mikail dan yang membantunya. Atas Izin dan Perintah Allah.

“Tiada seorang pun mengetahui kapan diturunkannya hujan, di malam hari ataukah siangnya”. Kata Imam Qataadah. Ia termasuk rahasia, dari lima yang dirahasiakan Allah; isinya rahim seorang Ibu, esok apa yang akan terjadi, esok apa yang akan diperbuat dirinya, di mana nyawa berhenti berdetak, dan kapan derai hujan menyapa bumi. Hujan, rahasia paling rahasia, ia yang disebut dengan “Mafatihul Ghaib” (Kunci Ilmu Ghaib).

Sedangkan; guntur, petir, dan kilat, yang kadang menghantar hujan, juga kadang dianggap biasa. Sebenarnya sudah dibahas oleh Imam Bukhari dalam Kitab Adab al-Mufrad Lil Bukhari (H 262), pada bab “Idza Sami’a al-ra’du”. Sesungguhnya guntur adalah suara (gelegar) Malaikat ketika Hujan, laksana pengembala yang menghalau (dengan suara) kambingnya.

Dalam al-Qur’an, ia tertera dua kata, “Mathar” dan “Ghaits”, Mufassir ada yang menggap satu arti, namun ada pula yang memaknai berbeda dalam aspek dampaknya, “Mathar” hujan yang mendatangkan kerusakan, sedangkan “Ghaits” adalah hujan rahmat.

Mudah-mudahan hujan yang selalu menyapa kita setiap hari, menjadi rahmat, dan keberkahan bagi bumi dan isinya. “Allahumma Shayyiban Nafi’a”.

Detik ini Malang disapa hujan, mudah-mudahan ia juga menyapa dan menenun bumi yang lagi gersang di belahan Indonesia.*

 

Penulis Khadim PP Darun Nun Malang

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:airdoa hujanhujanmalaikatrahmatrezeki
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Dari Kamp ke Penjara: Bencana HAM Xinjiang Berikutnya
Tulisan selanjutnya Tinggalkan Menari Demonstran Hong Kong Kursus Bela Diri

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Hukuman Mati In Absentia Bagi Pemimpin RSF Mohamed Hamdan Daglo

Berita
15 Juli 2026 09:27
INDEF: Bank Emas Berpotensi Besar Dorong Keuangan Syariah, Indonesia Masih Belum Tergarap
Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
MUI: Fatwa Hukuman Mati bagi Koruptor Sudah Ada Sejak 2005, Tinggal Menjadi Hukum Positif
Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat

Terbaru

  • SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
  • Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
  • Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
  • Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Mungkin Anda Juga Suka

Oase Iman

Khotbah Jumat: Islam Menentang Aksi Premanisme

8 Mei 2025 13:08
Oase Iman

Khutbah Jumat: Hormat kepada Ulama, Santun kepada Sesama

24 April 2025 18:21
Oase Iman

Khutbah Jumat: Waspadai Faktor Penggagal Fatwa Jihad PalestinaL: Diri Kita Sendiri!

11 April 2025 07:28
Oase Iman

Khutbah: Idul Fitri dan Momentum Merajut Persaudaraan Sesama Umat Islam

30 Maret 2025 22:00
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?