Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Oase Iman

Tafsir Al-Quran: Selamat dari Siksa Api Neraka

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 1 April 2022 01:57 1:57 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 31 Maret 2022 16:00
Bagikan
Ilustrasi-Siksa-Neraka
Bagikan

Al-Quran mengatakan orang yang selamat dari siksa api neraka adalah yang meninggalkan dosa-dosa selama hidup di dunia

Daftar isi
  • Sebab turunnya ayat
  • Selamat dari siksa api neraka
          • Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Hidayatullah.com | JANJI Allah tentang siksa api neraka bagi pelaku dosa dan janji Allah kepada orang-orang beriman yang akan selamat dari api neraka karena amal kebaikan diulas jelas dalam Al-Quran. Ulasan tafsir ini diambil dari Al-Quran Surat Al-Baqarah [2) ayat 80-82, sebagaimana di bawah ini;

وَقَالُوْا لَنْ تَمَسَّنَا النَّارُ اِلَّآ اَيَّامًا مَّعْدُوْدَةً ۗ قُلْ اَتَّخَذْتُمْ عِنْدَ اللّٰهِ عَهْدًا فَلَنْ يُّخْلِفَ اللّٰهُ عَهْدَهٗٓ اَمْ تَقُوْلُوْنَ عَلَى اللّٰهِ مَا لَا تَعْلَمُوْنَ ۞ بَلٰى مَنْ كَسَبَ سَيِّئَةً وَّاَحَاطَتْ بِهٖ خَطِيْۤـَٔتُهٗ فَاُولٰۤىِٕكَ اَصْحٰبُ النَّارِ  هُمْ فِيْهَا خٰلِدُوْن ۞ وَالَّذِيْنَ اٰمَنُوْا وَعَمِلُوا الصّٰلِحٰتِ اُولٰۤىِٕكَ اَصْحٰبُ الْجَنَّةِ ۚ هُمْ فِيْهَا خٰلِدُوْنَ۞

“Dan mereka berkata, “Neraka tidak akan menyentuh kami, kecuali beberapa hari saja.” Katakanlah, “Sudahkah kamu menerima janji dari Allah, sehingga Allah tidak akan mengingkari janji-Nya, ataukah kamu mengatakan tentang Allah, sesuatu yang tidak kamu ketahui? Bukan demikian! Barangsiapa berbuat keburukan, dan dosanya telah menenggelamkannya, maka mereka itu penghuni neraka. Mereka kekal di dalamnya.Dan orang-orang yang beriman dan mengerjakan kebajikan, mereka itu penghuni surga. Mereka kekal di dalamnya.” (QS: al-Baqarah [2]: 80-82)

Sebab turunnya ayat

Pada ayat sebelumnya sudah dijelaskan bahwa para pendeta (pemuka agama) dari ahlul kitab sering mengubah isi Taurat untuk kepentingan dunia. Pada ayat ini Allah menerangkan salah satu ajaran yang diselewengkan mereka yaitu masalah siksa api neraka.

Baca Juga

Masihkah Bisa Tersenyum Saat Al-Aqsha Terjajah?
Khutbah Jum’at: Saat Masjid Al-Aqsha Ternoda, Apa Masih Ada Nyala Iman di Dada?
Khutbah Jum’at: Ramadhan Berlalu, Amal Tetap Kontinu
Khutbah Idul Fitri 1447 H : Deklarasi Kemenangan Hati di Tengah Riuhnya Kesalehan Visual
Khutbah Jumat: Mengisi Rajab dengan Muhasabah, Amal dan Puasa

Mereka mengatakan bahwa siksa api neraka tidak akan menimpa mereka kecuali hanya beberapa hari saja, kemudian setelah itu, mereka akan masuk surga. Para ulama berbeda pendapat tentang sebab turunnya ayat di atas :

Pertama, ketika Nabi Muhammad ﷺ datang ke Kota Madinah orang orang Yahudi berkata, “Umur dunia ini 7000 tahun, Allah menyiksa manusia sesuai dengan umur dunia, setiap 1000 tahun umur dunia, Allah hanya menyiksa manusia satu hari di akhirat. Jadi, Allah hanya menyiksa manusia di neraka hanya selama tujuh hari. Maka turunlah ayat ini.

Kedua, orang-orang Yahudi mengatakan bahwa Neraka Jahannam mempunyai dua sisi untuk melewatinya membutuhkan waktu 40 tahun sampai ujung Neraka Jahannam yang terdapat pohon Zaqqum (Syajarah az-Zaqqum). Setelah itu Neraka Jahannam akan hancur dan hilang.

Mereka akan melewati setiap harinya setara dengan jarak tempuh satu tahun sehingga mereka berada di Neraka Jahannam hanya 40 hari.

Ketiga, orang-orang Yahudi mengatakan bahwa Allah bersumpah akan memasukkan mereka ke dalam api Neraka selama 40 hari sebanyak hari di mana mereka menyembah patung anak sapi. Perkataan orang-orang Yahudi di atas dibantah oleh Allah dalam firman-Nya :

قُلْ اَتَّخَذْتُمْ عِنْدَ اللّٰهِ عَهْدًا فَلَنْ يُّخْلِفَ اللّٰهُ عَهْدَهٗٓ

“Katakanlah, “Sudahkah kamu menerima janji dari Allah, sehingga Allah tidak akan mengingkari janji-Nya.”  (QS: al-Baqarah {2} : 80).

Maksudnya wahai orang-orang Yahudi apakah kalian sudah mendapatkan jaminan dari Allah bahwa kalian tidak akan disiksa kecuali hanya beberapa hari saja? Artinya bahwa yang dikatakan orang-orang Yahudi ini tidak benar.

Maka Allah bertanya lagi kepada mereka :

اَمْ تَقُوْلُوْنَ عَلَى اللّٰهِ ما لا تعلمون

“Ataukah kalian mengatakan tenyang Allah, sesuatu yabg tidak kalian ketahui?” (QS: al-Baqarah { 2 } : 80).

Ayat ini menjelaskan bahwa mereka hanya mengira-ngira saja sesuatu yang ghaib, sesuatu yang tidak mereka ketahui.

Selamat dari siksa api neraka

Terus bagaimana cara agar diselamatkan dari api neraka dan masuk surga? Allah menjelaskan pada ayat berikutnya :

بَلٰى مَنْ كَسَبَ سَيِّئَةً وَّاَحَاطَتْ بِهٖ خَطِيْۤـَٔتُهٗ فَاُولٰۤىِٕكَ اَصْحٰبُ النَّارِ  هُمْ فِيْهَا خٰلِدُوْن ¤ وَالَّذِيْنَ اٰمَنُوْا وَعَمِلُوا الصّٰلِحٰتِ اُولٰۤىِٕكَ اَصْحٰبُ الْجَنَّةِ ۚ هُمْ فِيْهَا خٰلِدُوْنَ

“Bukan demikian! Barangsiapa berbuat keburukan, dan dosanya telah menenggelamkannya, maka mereka itu penghuni neraka. Mereka kekal di dalamnya. Dan orang-orang yang beriman dan mengerjakan kebajikan, mereka itu penghuni surga. Mereka kekal di dalamnya.”  (QS: al-Baqarah { 2 } : 81-82).

Dua ayat di atas menunjukkan beberapa hal diantaranya :

Pertama: Orang yang akan masuk neraka telah terpenuhi dua hal :

-Dia mengerjakan dosa-dosa selama hidup di dunia. Dosa paling besar adalah syirik. Oleh karenanya para ulama menafsirkan.  سَيِّئَة pada ayat di atas adalah syirik, jadi perbuatan syirik penyebab utama seseorang masuk neraka dan mengalami siksa neraka.

Ini dikuatkan dengan firman Allah Subhanahu wa ta’ala :

وَمَنْ جَاۤءَ بِالسَّيِّئَةِ فَكُبَّتْ وُجُوْهُهُمْ فِى النَّارِۗ هَلْ تُجْزَوْنَ اِلَّا مَا كُنْتُمْ تَعْمَلُوْنَ

“Dan barangsiapa membawa kejahatan, maka disungkurkanlah wajah mereka ke dalam neraka. Kamu tidak diberi balasan, melainkan (setimpal) dengan apa yang telah kamu kerjakan.” (QS: an-Naml { 27 } : 90).

-Dosa-dosanya lebih banyak daripada kebaikannya, bahkan sampai-sampai dosa-dosanya tersebut meliputi dirinya. Sedangkan dia mati dalam keadaan belum bertaubat kepada Allah Subhanahu wa ta’ala

Kedua: Orang-orang kafir yang masuk neraka akan kekal di dalamnya untuk selamanya.

Ketiga: Orang-orang yang masuk surga juga harus memenuhi dua syarat :

-Harus beriman kepada Allah dan Hari Akhir, termasuk beriman dengan rukun iman yang enam, iman tersebut harus mencakup: hati, lisan, dan anggota badan.

-Dia harus beramal shalih yaitu amal yang diikhlaskan karena Allah sesuai dengan tuntunan Rasulullah ﷺ.

Keempat: Orang-orang beriman dan beramal shalih akan masuk ke dalam surga, kekal di dalamnya selamanya. Wallahu A’lam.*/ Tafsir An-Najah, diasuh Dr. Ahmad Zain An Najah, MA, Pusat Kajian Fiqih Indonesia (PUSKAFI)

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:ahli nerakaapi neraka
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Kebijakan Baru, Jenderal Andika Bolehkan Keturunan PKI Daftar TNI
Tulisan selanjutnya Singapura Gantung Pria 68 Tahun Terpidana Mati Kasus Narkoba

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Indonesia Prioritaskan Promosi Produk Halal Lewat HEI 2026

Berita
13 Juli 2026 06:00
Pengangguran di China Lahirkan Industri Baru: Kantor untuk “Pura-pura Bekerja”
MPR Singgung LGBT di Muswil BKPRMI DKI Jakarta, Ajak Pemuda Masjid Selamatkan Generasi Muda
Pos Indonesia Gagal Bayar Bagi Hasil Sukuk Rp24 Miliar
Jepang Berhasil Meluncurkan dan Mendaratkan Roket Guna Ulang

Terbaru

  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital
  • Sering Menyakiti Kakek 95 Tahun yang Dirawatnya, ART Indonesia Dihukum Bui 18 Bulan di Singapura
  • Hukuman Mati In Absentia Bagi Pemimpin RSF Mohamed Hamdan Daglo
  • MPR Singgung LGBT di Muswil BKPRMI DKI Jakarta, Ajak Pemuda Masjid Selamatkan Generasi Muda
  • INDEF: Bank Emas Berpotensi Besar Dorong Keuangan Syariah, Indonesia Masih Belum Tergarap
  • Pos Indonesia Gagal Bayar Bagi Hasil Sukuk Rp24 Miliar
  • MUI: Fatwa Hukuman Mati bagi Koruptor Sudah Ada Sejak 2005, Tinggal Menjadi Hukum Positif

Mungkin Anda Juga Suka

Oase Iman

Khotbah Jumat: Islam Menentang Aksi Premanisme

8 Mei 2025 13:08
Oase Iman

Khutbah Jumat: Hormat kepada Ulama, Santun kepada Sesama

24 April 2025 18:21
Oase Iman

Khutbah Jumat: Waspadai Faktor Penggagal Fatwa Jihad PalestinaL: Diri Kita Sendiri!

11 April 2025 07:28
Oase Iman

Khutbah: Idul Fitri dan Momentum Merajut Persaudaraan Sesama Umat Islam

30 Maret 2025 22:00
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?