Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Sejarah

Sandal Rasulullah ﷺ

Rofi' Munawwar
Terakhir diupdate: 26 Mei 2020 08:53 8:53 am
Rofi' Munawwar
Dipublikasikan 22 Mei 2020 16:05
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com | IMAM Tirmidzi membuat satu bab khusus tentang sandal Rasulullah ﷺ. Membahas rupa dan bentuknya. Tentu agar umat Islam dapat mengambil hikmah dan petunjuk yang ada pada beliau. Mungkin, bagi sebagia orang ini sepele. Tapi di balik itu justru menunjukkan kesempurnah Islam. Petunjuk hidup yang lengkap.

Model dan bahan sandal tentu beragam sesuai dengan kebiasaan masyarakat dan daerah tertentu. Semunya dikembalikan kepada hukum asalnya, yakni mubah. Kecuali, ditemukan dalil atau alasan yang bisa  mengubah statusnya menjadi haram, wajib atau sunnah.

Sandal Rasulullah SAW sendiri, menurut riwayat Imam Bukhari, berdasarkan cerita Anas bin Malik, modelnya memiliki dua tali qibal. Qibal adalah  tali yang didesain sedemikin rupa pada sandal sehingga jemari kaki dapat menghimpitnya dan menimbulkan rasa nyaman saat berjalan. Tidak khawatir sandal lepas dari kaki.  Imam Tirmidzi meriwayatkan hadits yang kurang lebih sama. “Sandal Rasulullah SAW memiliki dua tali qibal yang bercabang dua.”

Imam Nasa’i menambahi, sandal  Rasulullah SAW itu dijahit. Berdasarkan dari hadis yang bersumber dari Aisyah. Ada orang bertanya kepada Ummul Mukminin ini, “Apa kegiatan Rasulullah SAW di rumah?” Aisyah menjawab, “Yang beliau lakukan tidak berbeda dengan apa yang biasa kalian lakukan di rumah. Beliau menjahit sandal dan bajunya sendiri.”

Selain bertali, Imam Bukhari menambahkan, sandal Rasulullah terbuat dari kulit dan tak berbulu (polos). Abdullah bin Umar suka memakai sandal seperti ini, karena ia beliau suka meneladani apa yang di lihat pada Rasulullah SAW.

Baca Juga

Jejak Langkah Wanita Pejuang: Nyonya Hafni Zahra Abu Hanifah
H.O.S. Tjokroaminoto dan Pembelaan terhadap Palestina
Kongres Al-Islam di Indonesia Era Kolonial dan Kepedulian terhadap Palestina
Membungkam Suara Kritis: Kriminalisasi Ulama Masyumi di Orde Lama
KH. Ahmad Dahlan dan Peran sebagai Jembatan Ukhuwah Islamiyah

Cara Pakai

“Janganlah seseorang di antara kalian berjlan dengan satu sandal. Pkailah keduanya  atau lepaskan keduanya.” (HR Bukhari, Muslim dan Tirmidzi).

Terkait ini, Syaikh bin Baz pernah ditanya oleh  seseorang dalam satu majelis, “Jika satu di antara kedua sandal tergeser ke tempat yang jauh, mungkin satu atau dua langkah, apakah boleh aku berjalan dengan satu sandal  terlebih dahulu?”  Beliau menjawab, “Jika engkau bisa menghindarkan diri dari perbuatan yang menyelisihi tuntunan Nabi Muhammad walau dengan satu langkah, maka lakukanlah.”

Bagaimana memakainya, kiri atau kanan dulu?

“Jika seseorang di antara kalian hendak memakai sandal mulailah dengan kaki kanan. Jika hendak melepas mulailah dengan kaki kiri terlebih dulu. Jadikanlah kaki kanan bagian pertama yang dipakaikan sandal dan bagian terakhir yang dilepaskan dari sandal.”*

*Sumber: kitab Syarah Syamail Imam Tirmidzi. Pensyarah: Syaikh Abdurazaq bin Abdil Muhsin Al-Badr

Redaktur: Rofi' Munawwar
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Cryptocurrency mui Komisi Dakwah MUI Ajak Takbiran Live di Media Sosial
Tulisan selanjutnya Di Malaysia Sekarang Perusahaan Bisa Dijerat Kasus Korupsi

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza

Berita
20 Juli 2026 05:00
Pena Muballigh Menentukan Masa Depan Peradaban Islam
Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah

Terbaru

  • Pembelian Minyak Iran oleh China Sudah Berkurang, Kata Menteri Keuangan Amerika Serikat
  • Spanyol Lumpuhkan Argentina di Piala Dunia 2026, Warga Gaza Bergembira
  • ConocoPhillips Kuasai 42 Persen Saham Proyek Ladang Minyak Iraq yang Digarap BP
  • Akmal Sjafril: Lembaga Dakwah Perlu Banyak Diskusi
  • Raja Charles Kunjungi Masjid Cambridge, Erdogan: Langkah Penting Lawan Islamofobia
  • Starmer Mundur Burnham Menjadi Perdana Menteri Inggris Ke-7 Kurun Satu Dekade
  • Buya Amirsyah Ajak Seniman Muslim Bangun Peradaban Bangsa Melalui Kebudayaan Islam
  • AS Lancarkan Gelombang Serangan ke Iran, Ledakan Terdengar di Sejumlah Kota
  • Empat Negara Islam Sepakat Hidupkan Kembali Jalur Kereta Hijaz Warisan Utsmaniyyah
  • Pena Muballigh Menentukan Masa Depan Peradaban Islam

Mungkin Anda Juga Suka

Sejarah

R.A Kartini: Latarbelakang Kehidupan dan Alam Pikirannya

25 April 2026 08:37
Sejarah

Salam al-Turjuman dan Ekspedisi Pencarian Tembok Ya’juj dan Ma’juj

14 April 2026 07:01
Sejarah

Akibat Mengabaikan Ukhuwah Islamiyah dan Bekerjasama dengan Musuh

9 April 2026 14:00
Sejarah

Cermin Sejarah: Respon Indonesia Saat Masjidil Aqsha Dinista Kesuciannya oleh Zionis Israel

6 April 2026 13:22
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?