Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Surat Pembaca

Mungkinkah SMS Kasus Demokrat operasi Intelejen BIO?

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 3 Juni 2011 09:51 9:51 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 3 Juni 2011 09:51
Bagikan
Bagikan

GARA-GARA SMS dengan nomor seluler Singapore yang mengatasnamakan M . Nazarudin, mantan bendahara Partai Demokrat (PD), yang berisikan ancaman akan membuka semua kasus kasus dugaan korupsi yang melibatkan banyak kader Demokrat, serta berisi tentang serangan terhadap pribadi SBY perlu di kritisi secara mendalam sebab SMS tersebut rupanya sampai membuat sikap yang over reaktif dari SBY.

Banyak kader Partai Demokrat bahwa SMS ini adalah bagian serangan terhadap partai Demokrat yang dilakukan oleh pihak luar yang ingin menghancurkan Partai Demokrat.

Seperti pernyataan Ramadahan Pohan kader Partai Demokrat bahwa yang mengirim SMS dengan nomor Singapore tersebut berinitial A dari partai lain yang katanya pengirim SMS ini sengaja ingin membunuh karakter Partai Demokrat dan Ketua Dewan Pembinanya.

Terkait pernyataan Ramdahan Pohan seharusnya POLRI segera memanggil Ramdahan Pohan untuk dimintai keterangan, karena sudah dipastikan Ramdahan Pohan pasti mengetahui siapa sebenarnya pengirim SMS yang berinitial A tersebut. Biasanya seperti dalam proses peyelidikan POLRI dalam menentukan seorang yang diduga terlibat dalam kasus pidana penyidik POLRI biasanya menyebutkan initial dari pelaku yang diduga terlibat dalam kasus pidana, jadi pernyatan Ramdahan Pohan bisa dijadaikan langkah awal polisi untuk meyelidiki siapa pengirim SMS gelap tersebut. Apalagi seorang kader partai GOLKAR, Indra J piliang sudah dimintai keterangan oleh POLRI.

Jika Ramadahn Pohan tidak mau meyebutkan nama dari inisial A tersebut , bisa jadi justru Partai Demokratlah yang ingin menghancurkan partai parati di luar PD, dengan melakukan pembunuhan karakter terhadap partai lain seakan akan hanya Partati Demokrat selau dizalimi dan ketua dewan pembinan difitnah.
Menyangkut kasus SMS Nazarudin jika dilihat dari segi komunikasi politik patut kita

Baca Juga

22 Tahun Wahdah Eksis jadi Ormas
Harga Telur Melambung Tinggi, Bagaimana Islam Mengatasi?
Lemahnya Agama, Penyebab Munculnya Pergaulan Bebas
Uang Kripto sebagai ‘People Money’
Hari HAM Sedunia, Muslim Thailand Selatan Masih dalam Tekanan dan Diskriminasi

kaji. Apakah SMS itu adalah bentuk dari kekecewaan kader Demokrat sendiri, sebab kalau SMS tersebut dikatakan membunuh karakter Partai Demokrat dan SBY hanya rakyatlah yang menilai tentang sepak terjang Partai Demokrat dan SBY terutama dalam bidang pemberantasan korupsi. Tentu rakyat sudah sangat cerdas dalam menilai tentang partai Demokrat, sebab kasus Nazarudin bermula dari tertangkap tangannya pejabat di Kemenpora oleh KPK dalam proyek pembangunan wisma atli di Palembang yang notabene kementerian tersebut dipimpin oleh Kader Demokrat sendiri.

Mungkinkah ada permainan intelejen dari BIO (Badan Intelejen Outsourching), dalam pengertian ini operasi kontra intelijen, yaitu menciptakan isu sendiri untuk menyadarkan orang bahwa partai Demokrat ini bersih dan tidak terlibat kasus korupsi dan SBY selalu difitnah?

Seolah-olah SBY difitnah seperti sengaja didesain SMS itu diledakkan setelah ada Nazarudin di Singapore dan kemudian di teruskan dengan adanya pertemuan petinggi partai Demokrat di puri Cikeas, dan akan dipanggilnya Nazarudin ke KPK.

Dan akhirnya isu yang berkembang adalah seputar tentang SMS yang mengunakan nomor Singapore yang mengaku sebagai Nazarudin tersebut, dibandingkan subtansi persolan dugaan korupsi proyek Wisma Atlit yang diduga melibatkan Nazarudin.

Dengan harapan SMS tersebut akan mengaburkan persolan utama dan malah akan meyudutkan parati politik di luar partai Demokrat seakan akan partai diluar Demokrat selalu mendiskreditkan Partai Demokrat dan SBY.

Dan akhirnya rakyat simpati pada SBY. Cara seperti itu bukan aneh, dalam kontra intelijen itu hal biasa. Tetapi biarlah aparat membuktikan apakah ini ada kontra intelijen yang dilakukan BIO atau murni bentuk kekecewaan kader Demokrat, atau memang ada pihak lain yang mengkaburkan persolan utamanya.

Jakarta 2 Juni 2011

Direktur Eksekutif
Munatsir Mustaman, S.H

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Amerika Peringatkan Mesir Agar Membuka Pasokan Gas untuk Israel
Tulisan selanjutnya Kasus Amnesty International dan Syariat Islam di Aceh

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

MPR Singgung LGBT di Muswil BKPRMI DKI Jakarta, Ajak Pemuda Masjid Selamatkan Generasi Muda

Berita
14 Juli 2026 21:00
Croissant Viral Bergaya Vulgar Tak Penuhi Syarat Sertifikasi Halal, Ini Penjelasan MUI
Pos Indonesia Gagal Bayar Bagi Hasil Sukuk Rp24 Miliar
MUI: Fatwa Hukuman Mati bagi Koruptor Sudah Ada Sejak 2005, Tinggal Menjadi Hukum Positif
Pakistan Jadi Tuan Rumah Konferensi Menteri Perempuan OKI, Bahas Sosial Ekonomi dan Politik

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Surat Pembaca

Racun LGBT Makin Meluas, Jaga Ketahanan Keluarga Indonesia

28 Mei 2022 12:30
cerita
Surat Pembaca

Pentingnya Memilih Cerita Sebagai Hiburan

26 November 2021 13:37
Surat Pembaca

Tanggapan atas Pernyataan Bahwa Semua Agama itu Benar

22 September 2021 15:00
Surat Pembaca

Nasyid untuk Wahdah Islamiyah

8 September 2021 07:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?