Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Surat Pembaca

Islam dan Ironi “Negeri Tempe”

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 3 Agustus 2012 08:49 8:49 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 3 Agustus 2012 08:49
Bagikan
Bagikan

BEBERAPA waktu lalu kelangkaan pasokan kedelai kembali terjadi. Hal ini memicu mahalnya harga kedelai hingga menembus harga Rp.8000/kg yang semula hanya berkisar Rp.5000/kg. Kondisi ini akhirnya membuat para produsen tempe dan tahu melakukan aksi mogok selama 3 hari. Imbasnya tempe dan tahu yang berbahan baku kedelai inipun menjadi langka di pasaran.

Kelangkaan tempe dan tahu terjadi karena ketidakberdayaan negeri ini melepas ketergantungan impor kedelai. Sungguh ironi, Indonesia yang katanya negeri agraris malah bergantung sepenuhnya pada kedelai negara asing, dengan alasan produksi kedelai dalam negeri tidak bisa di andalkan.

Ketergantungan terhadap asing jelas hanya akan menguntungkan para kapital, kartel-kartel impor kedelai, dll. Sedangkan solusi Pemerintah hanya bersifat instan, seperti penghapusan bea masuk impor kedelai.

Ini bukti pemerintah tidak memiliki visi sebagai negara mandiri yang memiliki kedaulatan dalam bidang pangan. Kemandirian dan kedaulatan pangan mutlak di perlukan untuk menjadi negara maju, juga dengan mengedepankan visi dalam membangun industri pertanian.

Inilah persoalan pokok yang harus di selesaikan pemerintah. Islam memiliki sistem politik ekonomi pangan. Islam memberikan jaminan terpenuhinya kebutuhan pangan rakyatnya sebagai wujud dari ri’ayati su’unil ummah yaitu memelihara dan mengatur urusan ummat. Kenapa pemerintah tak mau meleriknya?

Baca Juga

22 Tahun Wahdah Eksis jadi Ormas
Harga Telur Melambung Tinggi, Bagaimana Islam Mengatasi?
Lemahnya Agama, Penyebab Munculnya Pergaulan Bebas
Uang Kripto sebagai ‘People Money’
Hari HAM Sedunia, Muslim Thailand Selatan Masih dalam Tekanan dan Diskriminasi

Yenna Pasmah

Jl. Pemuda no 21 RT 010/02 Rawamangun Tegalan Jaktim

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Kofi Annan Mundur Sebagai Utusan Perdamaian PBB Untuk Suriah
Tulisan selanjutnya Dar Al Ifta: Jangan Terang-Terangan ‘Mamin’ di Siang Ramadhan

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Warga Yunani Didakwa Membantu Iran untuk Menarget Jurnalis di Inggris

Berita
31 Mei 2026 04:41
‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
Kerbau Donald Trump Batal Disembelih karena Alasan Keamanan

Terbaru

  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Mungkin Anda Juga Suka

Surat Pembaca

Racun LGBT Makin Meluas, Jaga Ketahanan Keluarga Indonesia

28 Mei 2022 12:30
cerita
Surat Pembaca

Pentingnya Memilih Cerita Sebagai Hiburan

26 November 2021 13:37
Surat Pembaca

Tanggapan atas Pernyataan Bahwa Semua Agama itu Benar

22 September 2021 15:00
Surat Pembaca

Nasyid untuk Wahdah Islamiyah

8 September 2021 07:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?