Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Surat Pembaca

Pendidikan Bagi Masyarakat Tak Mampu

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 16 Juni 2014 08:49 8:49 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 16 Juni 2014 08:49
Bagikan
Bagikan

PENDIDIKAN adalah pengembangan seluruh aspek dalam kehidupan manusia, baik aspek kognitif, aspek afektif, maupun aspek psikomotorik. Menurut Undang-undang Sistem Pendidikan Nasional Bab I pasal 1, pendidikan adalah usaha sadar untuk menyiapkan peserta didik melalaui kegiatan bimbingan, pengajaran, dan atau latihan bagi peranannya di masa yang akan datang.

Sementara pada bab III pasal 5 dijelaskan bahwa setiap warga Negara mempunyai hak yang sama untuk memperoleh pendidikan. Dan pada pasal 6 juga dikatakan bahwa setiap warga Negara berhak atas kesempatan yang seluas-luasnya untuk mengikuti pendidikan agar memperoleh pengetahuan, kemampuan, dan keterampilan yang sekurang-kurangnya setara dengan pengetahuan, kemampuan, dan keterampilan tamatan pendidikan dasar

Dari definnisi dan undang-undang di atas dapat disimpulkan bahwa pendidikan sangat penting dalam kehidupan manusia dimanapun ia berada, dan setiap manusia mempunyai hak yang seluas-luasnya untuk mendapatkan pendidikan demi kehidupan masa depannya yang lebih baik.

Namun terkadang ironis, mahalnya biaya pendidikan membuat sebagian manusia kehilangan mimpi dan harapan. Biaya pendidikan yang mahal tidak berbanding imbang dengan penghasilan masyarakat tidak mampu yang pas-pasan.

Persaingan antar lembaga pendidikan yang kian ketat secara nyata memunculkan minat pemilik modal untuk berinvestasi pada sektor ini. Lembaga pendidikan perlu melihat pangsa pasarnya, sehingga mereka perlu tahu konsumen lembaganya dan juga sumber dana yang diperlukan. Komersialisasi pendidikan memang tidak tepat, namun pengelolaan secara professional juga membutuhkan biaya yang tinggi.

Baca Juga

22 Tahun Wahdah Eksis jadi Ormas
Harga Telur Melambung Tinggi, Bagaimana Islam Mengatasi?
Lemahnya Agama, Penyebab Munculnya Pergaulan Bebas
Uang Kripto sebagai ‘People Money’
Hari HAM Sedunia, Muslim Thailand Selatan Masih dalam Tekanan dan Diskriminasi

Kelompok masyarakat tidak mampu, sangat peka terhadap biaya pendidikan, sehingga golongan ini memilih lembaga pendidikan berdasarkan pada kemampuan ekonomi keluarga. Mereka cenderung berpikir rasional berdasarkan pada kemampuan ekonomi mereka, sehingga faktor kualitas menjadi alasan berikutnya.

Akses untuk masyarakat tidak mampu cenderung tertutup pada sekolah yang berkualitas, karena paradigma yang terbangun di masyarakat adalah untuk mendapatkan pendidikan yang berkualitas membutuhkan biaya yang sangat tinggi, sehingga masyarakat tidak mampu semakin sulit memperoleh pendidikan yang berkualitas.

Kalau kita renungkan secara mendalam, diakui atau tidak Negara ini sedang di jajah oleh mereka-mereka yang mempunyai kepentingan di Negeri ini. Kita sedang terlena dengan penjajahan yang sistemik dalam seluruh aspek kehidupan manusia.

Lantas di mana implementasi dari undang-undang di atas?

Oleh: Subliyanto

Pendidik, tinggal di Sleman Yogyakarta

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Pernyataan Mendag Pasar Modern Tak pengaruhi Pasar Tradisional lindungi Pasar Tradisional
Tulisan selanjutnya Lihat Rekam Jejak Calon Pemimpin, Masyarakat harus Cerdas

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Tak Ada Donatur yang Menyumbang, Board of Peace ala Trump Terancam Gagal

Berita
31 Mei 2026 05:00
Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah
Kementerian Kesehatan Gaza: 33 Orang Syahid Ditembak Israel saat Libur Idul Adha
Penjajah ‘Israel’ Luncurkan Serangan Skala Besar ke Lebanon Selatan

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Surat Pembaca

Racun LGBT Makin Meluas, Jaga Ketahanan Keluarga Indonesia

28 Mei 2022 12:30
cerita
Surat Pembaca

Pentingnya Memilih Cerita Sebagai Hiburan

26 November 2021 13:37
Surat Pembaca

Tanggapan atas Pernyataan Bahwa Semua Agama itu Benar

22 September 2021 15:00
Surat Pembaca

Nasyid untuk Wahdah Islamiyah

8 September 2021 07:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?