Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Surat Pembaca

Menjadi Ibu, Kontribusi Perempuan Dalam Pembangunan

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 8 Januari 2015 06:51 6:51 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 8 Januari 2015 06:51
Bagikan
Dalam sehari, 24 jam, ada berapa jam yang kita lowongkan dari kemarahan atas tingkah laku putra putri kita?
Bagikan

KETERLIBATAN perempuan dalam roda ekonomi baik dalam level bawah, menengah dan atas adalah suatu hal yang sangat penting. Sebagai gambaran, dari aspek ekonomi level bawah kontribusi perempuan sangat bannyak dijumpai yaitu pedagang kaki lima, pedagang asongan, pengrajin dan lain sebagainya.

Aspek ekonomi level menengah perempuan, dapat dijumpai seperti pemilik toko kelontong, dan usaha menengah lainnya. Dan level atas bisa dijumpai di perusahaan besar, baik perempuan sebagai direktur atau pemilik saham.

Semua level tersebut sangat berperan dan menguntungkan. Salah satunya adalah dari sektor pajak. Pajak yang ditarik dari mereka tentu saja tidak sedikit. Ini akan menaikkan penghasilan pajak negara dan dan semakin memperbesar jumlah pendapatan negara.
Jika pendapatan meningkat, tentu saja pembnagunan akan berjalan dan kesejahteraan makin meningkat. Perempuan bekerja dan dan  mandiri adalah perempuan yang cerdas dan maju.

Sebaliknya, perempuan yang hanya di rumah atau ibu rumah tangga adalah perempuan yang kurang berdaya guna bahkan cenderung dilecehkan. Inilah opini yang terus digencarkan kepada kaum perempuan.

Jadi wajar, apabila saat ini banyak perempuan yang telah melalaikan fitrahnya. Mereka mati-matian bekerja, berkarir, tapi meninggalkan peran utamanya sebagai ibu, pengatur rumah tangga, dan pendidik generasi yang pertama dan utama. Baik karena terpaksa karena kondisi, atau mereka yang berpikiran hal tersebut adalah wujud kecintaan terhadap bangsa. Alasannya karena perempuan adalah tiang negara, jadi harus ikut menopang negara, salah satunya adalah berkontribusi dalam pembangunan.

Baca Juga

22 Tahun Wahdah Eksis jadi Ormas
Harga Telur Melambung Tinggi, Bagaimana Islam Mengatasi?
Lemahnya Agama, Penyebab Munculnya Pergaulan Bebas
Uang Kripto sebagai ‘People Money’
Hari HAM Sedunia, Muslim Thailand Selatan Masih dalam Tekanan dan Diskriminasi

Hal ini terjadi akibat kapitalisme yang diterapkan di negeri ini. Seharusnya, perempuan dilindungi, bukan dieksploitasi.

Banyak perempuan yang memilih berkarir atau bekerja ketimbang menjalani kewajiban dan peran utamanya sebagai ibu rumah tangga. Negara malah membiarkannya, bahkan malah membuka pintu lebar lebar bagi perempuan yang ingin bekerja.

Jauh berbeda dengan sistem Islam yang mempunyai gambaran lengkap tentang kontribusi perempuan dalam pembangunan.

Syariat Islam menjaga dan melindungi perempuan agar selalu dalam koridor syariat, serta mengupayakan agar kewajiban dan peran perempuan tidak terganggu.

Kontribusi perempuan dalam pembangunan bukan berarti mengeluarkan perempuan dari peran utamanya. Perempuan bisa cerdas dan maju tanpa harus meninggalkan fitrahnya. Terbukti ketika Islam berjaya sekitar 13 abad lamanya, kaum perempuan banyak mencetak generasi unggul, melahirkan generasi terbaik, baik sebagai pemimpin, politisi, ilmuwan, negarawan yang terbukti berhasil menjalankan pembangunan negara.*

Emma Lucya Fitrianty, S.Si
Jl. Imam Bonjol 263 RT.04 RW.02 Desa Sukorejo Kec. Gurah Kab.
Kediri Prov. Jawa Timur

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:perempuanwanita
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Tiap Hari 6 Orang Tewas di Amerika akibat Keracunan Minuman Beralkohol
Tulisan selanjutnya Didatangi KMJ, ANTV Janji akan Evaluasi Tayangan ‘King Suleiman’

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya

Berita
17 Juli 2026 15:23
Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
MUI: Fatwa Hukuman Mati bagi Koruptor Sudah Ada Sejak 2005, Tinggal Menjadi Hukum Positif
Sering Menyakiti Kakek 95 Tahun yang Dirawatnya, ART Indonesia Dihukum Bui 18 Bulan di Singapura

Terbaru

  • Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
  • Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
  • Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf

Mungkin Anda Juga Suka

Surat Pembaca

Racun LGBT Makin Meluas, Jaga Ketahanan Keluarga Indonesia

28 Mei 2022 12:30
cerita
Surat Pembaca

Pentingnya Memilih Cerita Sebagai Hiburan

26 November 2021 13:37
Surat Pembaca

Tanggapan atas Pernyataan Bahwa Semua Agama itu Benar

22 September 2021 15:00
Surat Pembaca

Nasyid untuk Wahdah Islamiyah

8 September 2021 07:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?