Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Ankara: Yunani Kirim Paksa Ribuan Migran Kembali ke Turki

Ama Farah
Terakhir diupdate: 3 Februari 2017 22:37 10:37 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 3 Februari 2017 22:37
Bagikan
Sejumlah migran/pengungsi yang menyeberang ke Yunani dikembalikan ke Turki berdasarkan kesepakatan Turki-Uni Eropa Maret 2016.
Bagikan

Hidayatullah.com—Pemerintah Ankara hari Jumat (3/2/2017) mengatakan bahwa Yunani mengirim paksa ribuan migran/pengungsi kembali ke Turki lewat Sungai Maritza beberapa bulan terakhir.

Aparat dari Direktorat Jenderal Manajemen Migrasi, yang bekerja di bawah Kementerian Dalam Negeri, mengatakan bahwa Yunani mengirim balik lebih dari 3.000 migran ke Turki dalam 4 bulan terakhir, lapor kantor berita Dogan seperti dilansir Hurriyet.

Sejumlah aparat yang menyampaikan informasi itu meminta identitasnya tidak diungkap, karena tidak berwenang berbicara ke media.

Mereka mengatakan Yunani tidak mematuhi kesepakatan yang dibuat antara Turki dan Yunani, serta melanggar hukum HAM internasional.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Menurut perjanjian, Yunani harus mengembalikan para migran yang berusaha mencapai Eropa Barat lewat Yunani, menangkap mereka melalui pintu perbatasan Ipsala di Provinsi Edirne, barat laut Turki.

“Namun mereka mengirim paksa [migran/pengungsi] kembali ke Turki lewat Sungai Maritza dengan “manuver mendorong balik,” kata sumber-sumber itu.

Kesepakatan readmisi antara Turki dan Uni Eropa Maret 2016 perihal imigrasi ilegal, kebanyakan berkaitan dengan orang Suriah yang melarikan diri dari perang sipil di negaranya, dimungkinkan melakui protokol dan kerja sama antara Turki dan Yunani, sebab Laut Aegea menjadi salah satu tute transit utama bagi migran/pengungsi sepanjang tahun 2015.

Yunani dan Turki saat ini berada dalam perselisihan baru, setelah Menteri Luar Negeri Turki Mevlut Cavusoglu pada 27 Januari mengatakan Ankara akan mengambil “langkah yang diperlukan” terhadap Athena, setelah pengadilan di Yunani memutuskan untuk tidak mengekstradisi tentara Turki yang dituduh terlibat dalam percobaan kudeta 15 Juli 2016.

“Ada kesepakatan migrasi yang kami tanda tangani, termasuk kesepakatan readmisi dengan Yunani. Kami sedang mengevalusi apa yang bisa kami lakukan, termasuk membatalkan kesepakatan readmisi itu,” kata Cavusoglu dalam awancara dengan penyiaran milik pemerintah TRT Haber.

  • Deal! Turki Tampung Migran yang Dikembalikan Eropa, Uni Eropa Percepat Proses Keanggotaan Turki

Belum lama ini, 40 migran asal Suriah dan Pakistan, yang dikirim balik secara paksa ke Turki melalu Maritza, terlihat oleh tentara Turki yang berjaga di perbatasan di Edirne.

Mereka kemudian diserahkan ke cabang Direktorat Jenderal Manajemen Migrasi di Provinsi Edirne.

Ibrahim Adnan Onal, seorang warga Suriah yang secara ilegal masuk Yunani beberapa hari lalu setelah 4 tahun di Turki, mengatakan bahwa petugas kepolisian Yunani memukulinya dan beberapa migran lain, guna memaksa mereka balik ke Turki.

Osman Alehbir, warga Pakistan yang termasuk 40 orang yang ditangkap di Sungai Maritza, juga mengaku dipukuli dan dipaksa naik perahu kembali ke Turki.

“Mereka bahkan tidak membawa kami ke kamp pengungsian di Yunani. Mereka menahan kami, bersama anak-anak kami, menunggu selama dua hari dalam kondisi udara dingin,” kata Alehbir.

Kebanyakan dari migran/pengungsi yang dipaksa kembali ke Turki itu sudah membuat pernyataan bahwa mereka disiksa dan disita barang-barang milik pribadinya oleh polisi Yunani.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Gara-gara Ahok, Jaja Miharja: Gue Sakit Hati Kalau Kiai Gue Diginiin
Tulisan selanjutnya Prancis Larang Merk Rokok Bernuansa Glamor

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz

Berita
4 Juni 2026 10:00
Israel, Russia Dimasukkan Daftar Hitam Kekerasan Seksual PBB
‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
Penjajah ‘Israel’ Luncurkan Serangan Skala Besar ke Lebanon Selatan
Warga Yunani Didakwa Membantu Iran untuk Menarget Jurnalis di Inggris

Terbaru

  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?