Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Gara-gara Jalan Tol, Petani Kesulitan Pergi ke Sawah

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 31 Maret 2019 22:21 10:21 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 31 Maret 2019 22:04
Bagikan
[Ilustrasi] Jalan tol.
Bagikan

Hidayatullah.com– Gara-gara pembangunan jalan tol yang melintasi persawahan, para petani ini kesulitan pergi ke sawah. Proyek pembangunan jalan tol diakui memang untuk kepentingan negara, tapi, siapa peduli dengan nasib petani di sekitarnya yang terdampak?

Curhatan tersebut disampaikan para petani kepada Siti Hardijanti Rukmana (Mbak Tutut) dan Siti Hutami Endang Adiningsih (Mbak Mamiek) di Roemah Rakyat, Jl Cinde Wilis, Kertosari, Babadan, Ahad (31/03/2019).

Setelah menghadiri pengajian Ahad di Universitas Muhammadiyah Ponorogo, keduanya silaturahim dan melakukan dialog terbuka dengan UKM teladan, petani unggulan se-Dapil Jatim VII.

Dalam dialog ini, Mbak Tutut dicurhati petani. Hal yang sama sebelumnya juga berlangsung ketika Mbak Tutut menghadiri sambung rasa di Desa Candirejo, Tegowangi, Plemahan, Kabupaten Kediri.

Salah seorang petani, Muhammad Saipun, mengungkapkan, banyak lahan produktif yang saat ini telah beralih fungsi menjadi jalan tol. “Imbasnya, karena kehilangan lahan, petani tidak bisa bertani kembali,” ungkapnya.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Untuk pergi ke sawah pun, petani tidak bisa seperti dulu lagi. Sebab ada jalan tol, bagi petani yang masih memiliki lahan, harus mengambil jalan memutar. “Petani mikul pacul enggak boleh lewat jalan tol. Saya itu kalau jalan harus muter,” lanjutnya.

Mbak Tutut pun menimpali dengan sebuah pertanyaan. “Terus seharusnya gimana, Pak?” kata Mbak Tutut kepada petani dalam dialog yang berlangsung sangat gayeng tersebut.

“Mestinya,” jawab petani, “tanah-tanah produktif itu jangan dibikin jalan tol. Ini menyangkut hajat hidup orang banyak, setiap hari orang bertambah. Kalau lahan pertanian produktif dikurangi, mau makan apa kita?”

Mbak Tutut lantas bertanya lagi. “Yang pakai jalan tol siapa?”

“Ya orang yang kaya-kaya itu,” jawab Saipun.

“Di sini yang kaya kan enggak akeh banget to?” tanya Mbak Tutut kembali. “Mboten kathah (tidak banyak). 0,0 sekian persen,” jawab Saipun.

Dialog tersebut terasa penuh kekeluargaan. Mantan Menteri Sosial ini mendengarkan keluhan Saipun dengan seksama. Di antara juga mengenai kondisi petani yang semakin terjepit. Alasannya, petani di daerahnya yang rata-rata menanam janggelan (cincau), empon-empon dan cabai, hanya bisa menanam dan menjual. Mereka tak bisa memproduksi layaknya seperti yang dilakukan pabrik atau industri.

“Misalnya janggelan. Tapi kita selama ini dijual dalam bentuk baku. Dipotong, dijemur lalu dijual. Setelah itu, kita tidak bisa memproses. Kami mengharapkan bagaimana proses standar pabrikan dan distribusinya,” papar Saipun.

Menanggapi itu, Mbak Tutut mengatakan, pihaknya melalui Partai Berkarya akan melakukan pelatihan. Selain itu, melalui Partai Berkarya pula, ada program untuk memasarkan hasil produksi petani.

“Nanti adik saya, Tommy (Tommy Soeharto, Ketua Umum Partai Berkarya) akan membangun toko-toko yang nantinya akan menampung semua hasil masyarakat,” jelasnya kutip INI-Net.

Menurutnya, selain hasil pertanian, juga sayuran dan peternakan, akan dibeli dengan harga yang pantas, bukan yang murah.

Sebelum dialog, Mbak Tutut didampingi adik bungsunya Siti Hutami Endang Adiningsih (Mbak Mamiek) bersama Caleg DPR RI Partai Berkarya Dapil VII Mardiana Indraswati juga melihat hasil olahan cincau oleh petani setempat.

Mbak Tutut dan Mbak Mamiek juga merasakan cincau yang sudah diolah dan disajikan dalam bentuk es cincau itu.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:agrariainfrastrukturjalan tolMbak TututpetanisawahSiti Hardijanti Rukmana
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya MIUMI: Hubungan Negara – Agama Tak Boleh Terpisahkan
Tulisan selanjutnya Raja Thailand Cabut Gelar Bangsawan Eks PM Thaksin Shinawatra

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Israel, Russia Dimasukkan Daftar Hitam Kekerasan Seksual PBB

Berita
31 Mei 2026 19:39
Penjajah ‘Israel’ Luncurkan Serangan Skala Besar ke Lebanon Selatan
Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
Influencer Singapura Didenda S$3.500 karena Mengiklankan Vape di Telegram

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?