Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Palestina Terkini

‘Israel’ Tak Hentikan Kejahatan di Bulan Ramadhan  

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 16 Mei 2019 12:57 12:57 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 16 Mei 2019 13:00
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Badan Pemantau pemukiman haram ‘Israel’, Peace Now dalam laporan tahunannya 2018 mengungkapkan bahwa 2.100 rumah baru ‘Israel’ dibangun di Tepi Barat yang diduduki oleh rezim Zionis tahun lalu.

Hal ini mengalami peningkatan sembilan persen dari rata-rata tahunan sejak 2009 atau 1.935 unit dibangun dalam setahun.

Maan News melaporkan, hampir 73 persen dari konstruksi baru atau 1.539 unit perumahan dibangun di pemukiman timur seperti yang diusulkan dalam batas-batas Konvensi Jenewa.

Selain itu, laporan tersebut menginformasikan bahwa setidaknya 10 perkembangan baru dikembangkan di lahan pribadi seluas satu hektare di Palestina, sementara 3,7 hektare lainnya disita oleh rezim Zionis.

“Konstruksi tender 3.808 unit rumah dirilis tahun lalu yang merupakan yang tertinggi yang tercatat dalam hampir dua dekade.

Baca Juga

Al-Aqsha Ditutup untuk Muslim, Para Rabi Berdoa di Tembok Al-Buraq Picu Sorotan
Gelombang Protes Tolak UU Hukuman Mati Israel bagi Tahanan Palestina
Menteri Penjajah Tuangkan Miras Rayakan Disahkannya Hukuman Mati untuk Warga Palestina Terjajah
Zionis Sahkan Undang-Undang Hukuman Mati bagi Warga Palestina Terjajah, Picu Kritik Internasional
Babak Baru Pendudukan: ‘Israel’ Resmikan Pencaplokan Tepi Barat

“Total 603 proyek perumahan di divisi Baitul Maqdis (Jerusalem Timur) juga dikeluarkan pada 2018,” kata laporan itu.

Berdasarkan statistik yang dibuat oleh Peace Now, selama era Perdana Menteri ‘Israel’, Benjamin Netanyahu dari 2009 hingga 2018, 19.346 unit perumahan mulai dibangun di daerah pemukiman ilegal.

Diperkirakan sekitar 70 persen konstruksi baru dikembangkan di wilayah timur yang diusulkan oleh perbatasan Konvensi Jenewa, dengan demikian menyaksikan lebih dari 60.000 penduduk di permukiman ilegal ‘Israel’.

Data yang diterbitkan di Biro Statistik ‘Israel’ juga menunjukkan bahwa 18.502 unit rumah dibangun selama periode 10 tahun pemerintahan Netanyahu dan dari akhir 2008 hingga 2017, 120.518 penghuni menempati pemukiman Yahudi.

Loloskan 700 Bangunan di Baitul Maqdis

Sementara itu, Administrasi Sipil ‘Israel’ menyetujui pembangunan 706 unit perumahan baru di dua pemukiman di Jerusalem (Baitul Maqdis), tahun ini.

Proyek baru ini juga melibatkan pembangunan beberapa bangunan komersial di daerah Giafat Mishfat.

Selain itu, pembangunan 235 unit perumahan juga disetujui di daerah permukiman al-Nabi Yacoub di utara Yerusalem.

Peace Now mencatat bahwa pembangunan 14.454 unit tempat tinggal ilegal di Tepi Barat telah disetujui dalam waktu dua tahun dari Presiden AS, Donald Trump memegang jabatan, tiga kali lipat.

Kampanye AIRBNB

Sementara itu, kampanye global melawan perusahaan penyewaan internasional berbasis rumahan, Airbnb diadakan menyusul keputusan untuk tidak mencantumkan sejumlah unit properti di permukiman ‘Israel’ di Tepi Barat dan Jerusalem.

Kampanye global mendesak banyak pihak di seluruh dunia untuk menonaktifkan akun Airbnb mereka hari ini, setara dengan Hari Nakba (Hari Bencana).

Sementara itu, ribuan warga Palestina diperkirakan akan berpartisipasi dalam demonstrasi memperingati peristiwa bencana 15 Mei yang dikenal sebagai Hari Nakba 1948.

Panitia Kampanye Great March of Return di Gaza mendesak warga Palestina untuk bergabung dalam rapat umum untuk menjaga diri mereka dalam demonstrasi damai.

Al-Aqsha yang Diberkati

Sementara itu, penindasan dan penjajahan rezim ‘Israel’ yang kejam terhadap Palestina terus berlanjut meskipun Ramadhan saat ratusan peziarah diusir dari kompleks Masjid al-Aqsha untuk melakukan shalat Tarawih beberapa hari lalu.

Aksi Zionis mendapat perlawanan dari manajemen Masjid al-Aqsha, Waqf, yang menggambarkannya sebagai pelanggaran kebebasan beragama, sebab lembaga itu membolehkan masjid yang agar warga Palestina bisa melakukan ibadah selama Ramadhan.

Selain diusir, ‘Israel’ juga mengeluarkan larangan terhadap semua pria Palestina berusia di bawah 16 dan lebih dari 40 tahun mengunjungi Masjid al-Aqsha.

Bahkan, mereka yang berusia 30 hingga 40 tahun harus mendapatkan izin dari pihak berwenang ‘Israel’, sementara mereka yang berusia 16 dan 29 tidak diizinkan memasuki kompleks.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Baitul MaqdisHari NakbaisraelpalestinaRamadhanTepi BaratYerusalem
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Bawaslu Putuskan KPU Melanggar, Perintahkan Perbaiki Input Situng
Tulisan selanjutnya KH Mu’tashim Billah: Aplikasi KESAN Bermanfaat Bagi Santri

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

vape covid
Berita

Influencer Singapura Didenda S$3.500 karena Mengiklankan Vape di Telegram

Berita
31 Mei 2026 02:22
Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
Putin Tawarkan Pembebasan Utang Bagi yang Mau Gabung Tentara
‘Israel’ Perketat Aturan Masjid, Pasang Pengeras Suara Harus Izin Zionis
Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital

Terbaru

  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm

Mungkin Anda Juga Suka

Palestina Terkini

Khaled  Misy’al: Senjata Bagi Hamas adalah Alat Pertahanan Diri dari Penjajahan

10 Februari 2026 06:48
Palestina Terkini

Netanyahu Tegaskan Tak Akan Ada Lagi Palestina dan Gaza

9 Februari 2026 11:14
Palestina Terkini

Serangan Baru ‘Israel” Menunjukkan Penjajah Tak Peduli “Dewan Perdamaian”

1 Februari 2026 18:43
Palestina Terkini

Dosen Fakultas Ushuluddin Ungkap Kesaksian Akademik tentang Abu Ubaidah 

3 Januari 2026 19:52
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?