Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita dari Anda

Sarasehan Dosen Pendidikan Agama Islam se-Indonesia di Aceh

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 3 Agustus 2019 20:09 8:09 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 3 Agustus 2019 20:09
Bagikan
Peserta sarasehan dosen pendidikan agama Islam se-Indonesia di Aceh
Bagikan

Hidayatullah.com– Universitas Syiah Kuala (Unsyiah) menjadi tuan rumah pelaksanaan sarasehan dosen Pendidikan Agama Islam (PAI) di perguruan tinggi umum (PTU) se-Indonesia.

Kegiatan dengan tema “Quo Vadis Dosen PAI di PTU” itu diikuti oleh 150 orang peserta yang terdiri dari dosen-dosen PAI di berbagai kampus di Aceh dan juga kampus-kampus lainnya di Indonesia. Acara berlangsung di Ruang Multimedia RKU 1 Unsyiah, Jumat (02/08/2019) dan dibuka secara resmi oleh Wakil Rektor I Unsyiah, Prof Dr Marwan.

Sekretaris Panitia, Dr Rahmat Fadhil, Sabtu (03/08/2019), mengatakan sarasehan tersebut terselenggara berkat kerja sama UPT Mata Kuliah Umum Unsyiah di bawah pimpinan Dr Teuku Muttaqin Mansur dengan Asosiasi Dosen Pendidikan Agama Islam Indonesia (ADPISI) Pusat. Juga dirangkai dengan pelatihan sertifikasi dan standardisasi bagi dosen-dosen PAI di Unsyiah dan beberapa kampus lain di Aceh.

Rahmat Fadhil menambahkan, sertifikasi dan standardisasi sangatlah penting dimiliki oleh para dosen-dosen PAI. Hal ini dikarenakan sebahagian besar pengajar mata kuliah PAI di perguruan tinggi umum adalah mereka-mereka yang tidak memiliki latar belakang pendidikan atau kesarjanaan agama.

“Walaupun sebenarnya dosen-dosen PAI tersebut telah memiliki kompetensi dai maupun ustadz melalui jalur non-formal. Oleh karenanya, melalui sertifikasi dan standardisasi ini diharapkan para dosen yang bukan lulusan perguruan tinggi agama akan mendapatkan pengesahan dan standarisasi setelah mengikuti proses sertifikasi ini,” kata Rahmat Fadhil.

Baca Juga

Puluhan Murid SPI Jakarta Angkatan ke-13 Dinyatakan Lulus  
Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga
Hidayatullah Samarinda Dirikan Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah
Outbound Seru di TSOT  Prigen Pasuruan
Tutup Dauroh, Pesantren Hidayatullah Kupang Berbagi Bingkisan Ramadhan Kepada Warga non-Muslim Sekitar

Koordinator mata kuliah PAI Unsyiah, Enzus Tinianus sangat bergembira bersamaan momentum Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke XVI tahun ini, dimana Unsyiah menjadi tuan rumah, secara bersamaan pula dapat menggelar pertemuan dosen-dosen PAI se Indonesia yang sebahagian besar mereka adalah official dari berbagai perguruan tinggi yang menjadi peserta MTQ kali ini.

Menurut Enzus, sarasehan ini juga merupakan salah satu sarana untuk saling bertukar informasi dan pengalaman dalam membimbing dan mendidik mahasiswa agar semakin cinta agama, bangsa dan negaranya.

Apalagi akhir-akhir ini ada tuduhan bahwa kampus-kampus negeri di Indonesia menjadi sarangnya gerakan radikalisme dan intoleran. Juga mensinyalir adanya upaya menggiring opini seakan-akan kampus-kampus negeri sebagai kampus yang radikal.

“Bagi kita, radikalisme dan intoleran adalah pemikiran dan sikap yang sangat merusak kehidupan agama, bangsa dan negara kita sendiri. Dan tuduhan tersebut sangatlah tendensius dan tidak menghargai pembinaan-pembinaan dengan pendekatan agama yang begitu sungguh-sungguhnya sedang dilakukan oleh dosen-dosen PAI di berbagai kampus PTU di Indonesia,” kata Enzus.

Sementara itu, Wakil Rektor I Unsyiah, Prof Dr Marwan dalam sambutan pembukaannya menguraikan kembali betapa penting dan strategisnya dosen PAI ini untuk pengembangan akhlak dan karakter mahasiswa. Terutama sekali dalam menghadapi tantangan dan kemajuan zaman yang semakin kompetitif.

“Oleh karenanya, bekal keimanan dan ketaqwaan merupakan pilar-pilar yang sangat diharapkan dapat dimiliki oleh para mahasiswa di perguruan tinggi khususnya perguruan tinggi umum baik di Aceh maupun Indonesia secara keseluruhan. Hal itu tentunya untuk membentengi diri dari pengaruh dan budaya yang tidak sesuai dengan Islam,” kata Prof Marwan.

Sarasehan tersebut menghadirkan pembicara utama guru besar UIN Syarif Hidayatullah Jakarta dan juga Menteri Agama RI Kabinet Gotong Royong periode 2001-2004 Prof Dr Said Agiel Husein Al Munawar.

Selain itu juga narasumber lainnya, di antaranya Sekjend Asosiasi Dosen Pendidikan Agama Islam Indonesia (ADPISI) Pusat, Dr Andy Hadiyanto, Ketua pengembangan Organisasi ADPISI Pusat, Dr Waway Qodratullah, Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT), Prof Dr Mustanir dan Ketua BKM Jamik Darussalam Unsyiah, Prof Mustanir.* Enzus Tinianus

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:AcehdosenPAIpendidikan agama IslamPerguruan TinggiUnsyiah
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Jerman Sita Kokain Bernilai 1 Miliar Euro Dalam Tas Olahraga
Tulisan selanjutnya 5 Orang Meninggal & 223 Rumah Rusak Pascagempa Banten M6,9

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis

Berita
4 Juni 2026 09:00
Tak Ada Donatur yang Menyumbang, Board of Peace ala Trump Terancam Gagal
Pengadilan Kenya Tolak Rencana Amerika Serikat untuk Mendirikan Fasilitas Karantina Ebola di Negaranya
Kementerian Kesehatan Gaza: 33 Orang Syahid Ditembak Israel saat Libur Idul Adha
Warga Yunani Didakwa Membantu Iran untuk Menarget Jurnalis di Inggris

Terbaru

  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Mungkin Anda Juga Suka

Berita dari Anda

Diskusi Kepemimpinan LIDMI, Pendiri INSISTS Sampaikan Konsep Adab dalam Melahirkan Pemimpin Beradab

24 Desember 2022 21:00
Berita dari Anda

Muhammadiyah Yaman Gelar Audiensi dan Sosialisasi Strategi Dakwah

22 Desember 2022 10:32
Berita dari Anda

Wakil Ketua I DPRD PPU Hadiri LTC Pemuda Hidayatullah di IKN

4 Desember 2022 21:21
Berita dari Anda

Hinaan “Anjinghu Akbar” Muncul Kembali, SPI Mengecam Keras

1 Desember 2022 19:28
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?