Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Pakistan Tangkap Demonstran setelah Demo Pro-Kemerdekaan Kashmir

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 10 September 2019 16:30 4:30 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 10 September 2019 16:30
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Kepolisian telah menangkap setidaknya 22 orang di demonstrasi pro-kemerdekaan di Kashmir yang dikelola Pakistan setelah bentrokan pecah antara pihak berwenang dan para pendemo, menurut kepolisian dan aktivis.

Bentrokan itu terjadi pada Sabtu di dekat desa Tatrinote, sekitar 80km selatan ibukota Kashmir yang dikelola Pakistan, Muzaffarabad, dan dekat dengan Line of Control atau Perbatasan yang memisahkan Kashmir yang dikelola India dan Pakistan.

Pada Senin, demonstrasi duduk itu dilanjutkan di tempat terjadinya bentrokan, kepolisian mengatakan. Sinyal telepon genggam di wilayah itu diacak, memperumit laporan situasi awak media.

Kepala polisi distrik Tahir Mahmood Qureshi mengatakan pada Al Jazeera bahwa polisi menembaki para demonstran dengan gas air mata pada Sabtu ketika mereka berupaya mendekat ke Line of Control karena mereka meninggalkan ruang demonstrasi yang ditentukan.

“Kami memberi mereka rute aman, namun mereka ingin pergi ke daerah terbuka di mana tentara India bisa menembaki mereka,” Qureshi mengatakan.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Baca: Kashmir ‘Diserang’ 

India dan Pakistan seringkali melanggar perjanjian genjatan senjata di Line of Control, dengan kedua pihak saling menyalahkan satu sama lain atas terbunuhnya para penduduk sipil dan pasukan keamanan di sisi yang berlawanan dari perbatasan de facto itu.

“Tembakan mortar India telah mengenai orang-orang di wilayah kami,” kata Qureshi. “Kami tidak ingin orang yang tidak bersalah terbunuh karena mereka [para demonstran

Para demonstran berasal dari sebuah faksi Front Pembebasan Jammu dan Kashmir (JKLF), sebuah partai politik Kashmir yang mengadvokasi kemerdekaan untuk kedua negara untuk wilayah itu.

“Permintaan utama kami adalah bahwa komunitas internasional harus mengambil langkah-langkah untuk menyelesaikan masalah Kashmir dan mengambil langkah untuk mengirim kembali pasukan kedua negara [dari Kashmir],” Toqeer Gilani, seorang pemimpin senior JKLF di Kashmir yang dikelola Pakistan, mengatakan kepada Al Jazeera.

Gilani, yang berada di tempat demonstrasi, mengatakan lebih dari 40 anggota JKLF telah ditahan semalam, dan bahwa mereka mendapat tekanan untuk mengakhiri demonstrasi mereka.

Baca:   400 Politisi Ditahan India, Kashmir Jadi ‘Penjara Raksasa’ 

Qureshi menyangkal para demonstran ditahan karena pandangan politik mereka, mengatakan tindakan itu (penahanan) dilakukan karena mereka telah bertindak sesuai hukum.

“Mereka tidak ditahan karena sikap politik mereka terkait kemerdekaan Kashmir atau apapun semacam itu,” katanya, “Mereka adalah penjahat.”

Qureshi mengatakan satu petugas kepolisi terluka parah dalam bentrokan itu, dan masih dirawat di rumah sakit, dan beberapa lainnya telah terluka oleh para demonstran yang melemparkan batu-batu besar ke lereng gunung di mana polisi berada.

Wilayah sengketa

India dan Pakistan yang memiliki senjata nuklir telah bertempur dalam dua dari tiga perang atas wilayah sengketa itu, yang keduanya mengklaim secara penuh tetapi mengelola bagian-bagian terpisah.

Pada 5 Agustus, India mencabut status khusus yang dikelola India, termasuk hak untuk konstitusinya sendiri dan otonomi untuk membuat undang-undang tentang semua masalah kecuali pertahanan, komunikasi dan hubungan luar negeri.*/Nashirul Haq AR

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:IndiaJammu-KashmirKashmirPakistansengketa
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Mengarifi Polemik A. Hassan dengan Hamka
Tulisan selanjutnya China akan Investasikan 280 Miliar Dolar AS di Sektor Iran yang Terdampak Sanksi AS

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak

Berita
17 Juli 2026 14:04
Hukuman Mati In Absentia Bagi Pemimpin RSF Mohamed Hamdan Daglo
Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
Pos Indonesia Gagal Bayar Bagi Hasil Sukuk Rp24 Miliar

Terbaru

  • SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
  • Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
  • Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
  • Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?