Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Ribuan Pekerja General Motors Mogok Minta Gaji Layak

Ama Farah
Terakhir diupdate: 16 September 2019 15:51 3:51 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 16 September 2019 15:51
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Hampir 50.000 pekerja General Motors diseru untuk melakukan mogok setelah perusahaan otomotif terbesar di Amerika Serikat itu gagal mencapai kesepakatan upah dan kondisi kerja dengan serikat United Auto Workers (UAW).

“Kami tidak menganggap enteng masalah ini. Ini merupakan upaya terakhir kami,” kata wakil presiden UAW Terry Dittes kepada para reporter di Detroit seperti dilansir BBC Ahad (15/9/2019).

Para pihak menetapkan Sabtu malam sebagai tenggat kesepakatan.

Mogok itu–yang digelar mulai tengah malam (04:00 GMT) hari Senin– merupakan aksi meninggalkan pekerjaan paling besar yang digelar di GM sejak 2007.

Dalam mogok itu, dua hari berhenti kerja merugikan perusahaan $300 juta.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Kontrak kerja serikat UAW dengan Genetal Motors habis akhir pekan kemarin, dan kedua belah pihak melakukan negosiasi terkait banyak masalah, seperti gaji, perawatan kesehatan, pembagian laba dan keamanan kerja.

Serikat kerja juga berjuang menghentikan rencana GM menutup pabrik-pabriknya di Michigan dan Ohio, yang menurut perusahaan perlu ditutup akibat perubahan pasar.

Hari Ahad dini hari 850 pekerja bagian perawatan di lima pabrik GM melakukan mogok.

“Kami menuntut gaji layak, pemeliharaan kesehatan berkualitas yang terjangkau, serta pembagian laba,” kata Dittes.

GM berargumen bahwa gaji dan beragam tunjangan serta fasilitas yang diberikannya kepada pekerja termasuk yang terbaik di kalangan industri otomotif. Pabrikan mobil itu mengatakan bahwa pihaknya menawarkan kepada UAW investasi baru sebesar $7 miliar, lebih banyak pekerjaan, serta kenaikan gaji dan tunjangan.

Tidak jelas apakah kedua pihak akan melakukan negosiasi lebih lanjut.

Aksi mogok itu dilakukan saat industri mobil AS mengalami perlambatan penjualan, serta meningkatnya biaya investasi guna mengembangkan kendaraan listrik dan mengurangi emisi.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:gajiGeneral motorsUAWUnited Auto Workers
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya kedutaan besar turki Turki: Benyamin Netanyahu adalah Rezim Rasis dan Apartheid
Tulisan selanjutnya Konsep Mohamad Syahrur soal Milkul Yamin Terpengaruh Unsur Pemikiran Marxisme

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Serangan rudal Iran di Tel Aviv Israel
Berita

Timur Tengah Kian Memanas, Iran Tutup Wilayah Udara usai Serangan ke ‘Israel’

Berita
8 Juni 2026 19:30
Kemendikdasmen Siapkan Kurikulum PAUD untuk Dukung Program Wajib Belajar 13 Tahun
BPJPH Dorong Pelaku Usaha Urus Sertifikat Halal Jelang Wajib Halal 2026
China Tangkap Akademisi WN Amerika dengan Tuduhan Spionase
Emil Salim Dorong MUI Perluas Dakwah Ekologis ke Kalangan Menteri Kabinet

Terbaru

  • Persidangan Kasus Rodrigo Duterte di ICC Bisa Melibatkan 1.000 Korban
  • Malaysia akan Putus Aliran Listrik dan Air Bangunan Ilegal Termasuk di Penampungan Rohingya
  • Kapalnya Ditembak Dekat Oman India Panggil Diplomat Amerika Serikat
  • Seorang Ibu Gugat OpenAI Terkait Kematian Putrinya Usai Curhat ke ChatGPT
  • Kelompok Hacker Terkait Iran Klaim Retas Drone FBI
  • Jelang Musim Panas UEA Sediakan 12 Ribu Tempat Istirahat Ber-AC untuk Pekerja Luar Ruangan
  • Sikap Prof. H. M. Rasjidi terhadap Jabatan
  • Mengukir Senyum, Merajut Persaudaraan: Hangatnya Kebersamaan Qurban di Dukuh Kwarasan
  • Haflah Parade Tasmi’ Al-Qur’an, Momentum Mencetak Generasi Penghafal Al-Qur’an
  • China Tangkap Akademisi WN Amerika dengan Tuduhan Spionase

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?