Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Turki: Benyamin Netanyahu adalah Rezim Rasis dan Apartheid

Ahmad
Terakhir diupdate: 16 September 2019 14:50 2:50 pm
Ahmad
Dipublikasikan 16 September 2019 14:50
Bagikan
kedutaan besar turki
Menteri Luar Negeri Turki Mevlut Cavusoglu
Bagikan

Hidayatullah.com-Menteri Luar Negeri Turki Mevlut Cavusoglu hari Ahad menggambarkan Benjamin Netanyahu sebagai “rezim rasis” dan “apartheid” akibat rencana jahatnya untuk merebut Lembah Jordan di Tepi Barat, dan menjadikan wilayah Palestina itu ajang kampanye pemilihannya.

“Janji pemilihan [Perdana Menteri Israel Benjamin] Netanyahu, yang menyampaikan semua jenis pesan ilegal, melanggar hukum dan agresif sebelum pemilihan, adalah negara apartheid rasis,” cuit Mevlut Cavusoglu dalam bahasa Inggris di akun twitternya.

“[Turki] Akan mempertahankan hak dan kepentingan saudara-saudari Palestina kita sampai akhir,” tegas Cavusoglu dikutip Anadolu.

Netanyahu mengatakan pada hari Selasa bahwa ia berniat mencaplok Lembah Jordan, wilayah Tepi Barat yang diduduki ‘Israel’ dalam perang tahun 1967 dan menginginkan Palestina sebagai bagian dari negara masa depan. Langkah ini mengkhawatirkan negara-negara Timur Tengah, kekuatan Eropa dan menteri luar negeri Arab.

Cavusoglu mengatakan Organisasi Kerjasama Islam (OKI) mengadakan pertemuan di Jeddah hari Ahad untuk membahas rencana Netanyahu ini.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Berbicara di Jeddah, Cavusoglu mengatakan rencana ‘memalukan’ Netanyahu dianggap sebagai upama ‘tercela’ untuk mendulang suara dalam pemilihan hari Selasa, dan telah dikritik oleh negara-negara Muslim.

“Jika seluruh komunitas Muslim menentang tindakan ini secara bersama, rencana sembrono, perilaku dan kebijakan Amerika dan Israel tidak akan mencapai level ini,” katanya.

Baca: OKI Menolak ‘Rencana Jahat’ Israel Mencaplok Tepi Barat

Netanyahu telah mengumumkan rencananya untuk mencaplok wilayah Lembah Jordan di Tepi Barat jika ia terpilih kembali dalam pemilihan minggu depan.

Pengumuman itu mengejutkan Timur Tengah, Eropa dan Kementerian Luar Negeri Arab.

Sebanyak 70.000 warga Palestina – bersama dengan sekitar 9.500 pemukim Yahudi – saat ini tinggal di Lembah Yordania, sebidang tanah luas dan subur yang menyumbang sekitar seperempat dari keseluruhan wilayah Tepi Barat.

‘Israel’ mengklaim bahwa Lembah Yordania sangat penting bagi keamanannya dan secara konsisten menolak gagasan melepaskan sebagian wilayahnya dalam resolusi apa pun dengan Palestina di masa depan.

Sekitar 650.000 orang Yahudi Israel saat ini tinggal di lebih dari 100 permukiman yang dibangun sejak 1967, saat ‘Israel’ menjajah dan menduduki Tepi Barat dan Yerusalem Timur adalah wilayah pendudukan dan semua aktivitas dan pembangunan Yahudi adalah ilegal menurut hukum internasional.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Benjamin NetanyahuisraelMevlut CavusoglupalestinaTepi BaratTurkiyahudi
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya OKI Menyampaikan Belasungkawa Indonesia OKI Menolak ‘Rencana Jahat’ Israel Mencaplok Tepi Barat
Tulisan selanjutnya Ribuan Pekerja General Motors Mogok Minta Gaji Layak

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Indonesia Prioritaskan Promosi Produk Halal Lewat HEI 2026

Berita
13 Juli 2026 06:00
Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
Hukuman Mati In Absentia Bagi Pemimpin RSF Mohamed Hamdan Daglo
China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
Pakistan Jadi Tuan Rumah Konferensi Menteri Perempuan OKI, Bahas Sosial Ekonomi dan Politik

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?