Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Ojek Motor Listrik Beroperasi di Rwanda

Ama Farah
Terakhir diupdate: 9 Oktober 2019 19:10 7:10 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 9 Oktober 2019 19:10
Bagikan
Safi menggunakan motor listrik untuk layanan ojeknya.
Bagikan

Hidayatullah.com–Sebuah perusahaan asing meluncurkan ojek motor listrik di Rwanda.

Safi mengatakan motor-motor listriknya yang terisi penuh dapat bergerak selama 45 menit menempuh jarak 90 kilometer.

Motor merupakan alat transportasi yang umum dipakai di kota-kota di Rwanda. Di ibu kota Kigali saja beroperasi sekitar 20.000 motor.

Niyonkuru Christelle dari Safi mengatakan kepada para jurnalis hari Selasa (8/10/2019) bahwa perusahaannya akan memasang stasiun-stasiun pengisian baterai motor listrik di seluruh penjuru negeri.

Pada bulan Agustus, Presiden Paul Kagame mengatakan dalam pertemuan dengan para pemuda bahwa motor listrik akan segera datang guna menggantikan motor berbahan bakar minyak di negara itu, dan dia meminta perusahaan-perusahaan taksi untuk mengoperasikannya dalam proses tersebut, lansir BBC.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Safi berencana akan menjaring pemotor sebagai karyawannya.

Akan tetapi, tukang-tukang ojek yang saat ini bekerja mandiri mengaku khawatir akan kehilangan pekerjaannya dan akan dipaksa bekerja untuk perusahaan swasta.

Niyonkuru mengatakan bahwa bekerja untuk Safi tidak akan diwajibkan.

Collette Ruhamya, kepala otoritas pengelolaan lingkungan Rwanda mengatakan bahwa peluncuran motor-motor listrik itu merupakan suatu tonggak sejarah dalam menanggulangi emisi yang membahayakan lingkungan.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:motor listrikojekRwanda
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Nasir Minta Pemerintah Segera Bersikap Soal RKUHP dan Perppu KPK
Tulisan selanjutnya Utusan Melayu Resmi Berhenti Staf Diminta Kosongkan Kantor

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Ketua Umum DPP Hidayatullah, KH Naspi Arsyad saat membuka Rapat Kerja Nasional Hidayatullah 2026/Bilal Tadzkir
Berita

Hidayatullah: Umat Islam Harus Berpolitik dengan Tauhid

Berita
15 September 2026 13:55
Silver Economy, Cara Turki Hadapi Naiknya Populasi Lansia
Ulama Sunni Iran Dibunuh, Pihak Berwenang Sebut Pelaku “Tentara Bayaran Zionis”
Maladewa Peringati 900 Tahun Memeluk Islam
Suriah Tangkap 9 Bekas Pilot Tempur Era Rezim Bashar al-Assad

Terbaru

  • ‘Israel’ Dikabarkan Bagikan Intelijen Terkait Houthi ke Arab Saudi
  • Kemenag Tunjuk Basnang Said sebagai Dirjen Pesantren
  • Al-Azhar Kecam Serangan ke Arab Saudi, Minta Semua Pihak Tahan Diri
  • Berkedok ‘Melindungi Alam’, Organisasi Lingkungan ‘Israel’ Desak Zionis Kuasai Cadangan Air Palestina
  • Tembak Jatuh Drone Houthi di Dekat Mekkah, Saudi Tegaskan Tanah Suci sebagai “Garis Merah”
  • Ulama Sunni Iran Dibunuh, Pihak Berwenang Sebut Pelaku “Tentara Bayaran Zionis”
  • Arab Saudi Keluarkan Peringatan Serangan Udara, Mekkah dan Jeddah Siaga
  • Kemenhaj Luncurkan Layanan Pengaduan Bongkar Mafia Haji dan Umrah
  • Ketahanan Keluarga Harus Dibangun dengan Akidah, Syariat, dan Akhlak
  • MUI Sebut Danantara Syariah Harus Jadi Kekuatan Ekonomi Riil Umat

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?