Hidayatullah.com—Eropa sekarang menjadi “episentrum” pandemi global coronavirus, kata pimpinan World Health Organization (WHO).
Dr. Tedros Adhanom Ghebreyesus mendesak agar semua negara mengambil kebijakan agresif, mobilisasi masyarakat, serta menjauhi sementara interaksi sosial demi menyelamatkan nyawa.
“Jangan biarkan api ini membakar,” ujarnya.
Lebih dari 132.500 orang telah didiagnosis Covid-19 di 123 negara seluruh dunia, menurut WHO.
Total kematian sudah menyentuh angka 5.000, yang disebut Dr. Tedros sebagai “tonggak sejarah tragis.”
“Eropa sekarang menjadi episentrum pandemi ini, dengan jumlah kasus dan kematian yang tercatat melebihi dari jumlah gabungan di seluruh dunia kecuali China,” ujarnya.
“Lebih banyak kasus saat ini dilaporkan setiap hari melebihi apa yang dilaporkan saat puncak wabah di China,” imbuhnya.
Dilansir BBC Jumat (13/3/2020), terdapat 250 kematian tercatat kurun 24 jam terakhir, sehingga total korban nyawa menjadi 1.266 dan keseluruhan infeksi 17.660.
Spanyol merupakan negara yang paling parah terdampak setelah Italia. Di sana dilaporkan terjadi lonjakan korban nyawa 50% pada hari Jumat menjadi 120. Infeksi naik menjadi 4.231 kasus.
Prancis mengkonfirmasi 2.876 kasus infeksi dan 79 kematian, naik dari total 61 kematian pada hari Kamis.
Di Jerman terkonfirmasi 3.062 kasus infeksi dengan 5 kematian. Sementara di Inggris, kasus infeksi coronavirus yang terkonfirmasi 798 dan 11 kematian.*