Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Seorang Pria yang Mengaku Dirinya Nabi Ditembak Mati di Ruang Pengadilan Pakistan

Nashirul Haq
Terakhir diupdate: 30 Juli 2020 10:34 10:34 am
Nashirul Haq
Dipublikasikan 30 Juli 2020 08:30
Bagikan
Petugas polisi berkumpul di gerbang masuk pengadilan distrik Peshawar setelah pembunuhan Tahir Ahmad Naseem, pria yang dituduh melakukan penistaan karena mengaku dirinya adalah nabi.
Bagikan

Hidayatullah.com— Seorang pria yang dituduh melakukan penistaan karena mengaku dirinya adalah nabi ditembak mati di ruang sidang di kota Peshawar, Pakistan, petugas kepolisian mengatakan pada Rabu (29/07/2020).

Tahir Ahmad Naseem ditembak sebanyak enam kali dalam persidangan kasusnya di sebuah pengadilan distrik pada Rabu, pejabat kepolisian Ijaz Ahmed mengatakan kepada Al Jazeera.

“Pelaku menerima tanggung jawab setelah membunuhnya, dan mengatakan bahwa dia menembaknya karena melakukan penistaan,” lanjut pejabat itu. “Pelaku telah ditangkap di tempat kejadian perkara.”

Naseem telah berada dalam tahanan polisi sejak 2018 ketika dia dituduh melakukan penistaan dengan mengaku sebagai seorang nabi – sebuah pelanggaran terhadap hukum penistaan ketat Pakistan yang menghasilkan hukuman mati terhadap pelanggaran tertentu.

Naseem dituduh melanggar pasal 295-A, 295-B dan 295-C hukum pidana Pakistan.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Pelanggaran pasal terakhir yang disebutkan, wajib dijatuhi hukuman mati.

Pembunuhan terkait penistaan

Hingga saat ini, belum ada satupun tersangka yang melanggar hukum penistaan ketat Pakistan namun pembunuhan di luar hukum dan kekerasan massa telah menjadi lazim dalam beberapa tahun terakhir. Sejak 1990, setidaknya 77 orang telah terbunuh terkait dengan tuduhan penistaan, menurut catatan Al Jazeera.

Mereka termasuk orang-orang yang dituduh menista, anggota keluarga mereka, para pengacara dan hakim yang telah membebaskan tertuduh.

Pada 2018, Mahkamah Agung Pakistan menjatuhkan vonis penting dalam kasus penistaan agama paling terkenal negara itu, membebaskan seorang perempuan Kristen Aasia Bibi setelah dia menghabiskan sembilan tahun di penjara.

Langkah itu membuat marah partai-partai kanan jauh, yang menyebabkan protes luas yang dipimpin oleh Khadim Hussain Rizvi dari partai Tehreek-e-Labbaik Pakistan (TLP).*

Redaktur: Nashirul Haq
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:hukuman matiNabi PalsuPakistanpenghinaan agamaPeshawar
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya HNW Dukung Ponpes Jadi Sentra Pengembangan Ekosistem Ekonomi dan Keuangan Syariah
Tulisan selanjutnya Turki Dituduh ‘Mendeportasi’ Muslim Uighur Melalui Negara Ketiga

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

vape covid
Berita

Influencer Singapura Didenda S$3.500 karena Mengiklankan Vape di Telegram

Berita
31 Mei 2026 02:22
Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
Pengadilan Kenya Tolak Rencana Amerika Serikat untuk Mendirikan Fasilitas Karantina Ebola di Negaranya
‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?