Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Dikecam Liburan ke Yunani Semasa Lockdown, Raja dan Ratu Belanda Batal Senang-senang

Ama Farah
Terakhir diupdate: 18 Oktober 2020 07:01 7:01 am
Ama Farah
Dipublikasikan 18 Oktober 2020 07:01
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Keluarga Kerajaan Belanda kembali ke negerinya setelah liburan yang hanya berlangsung selama satu hari saja, menyusul kecaman dari publik terkait pandemi coronavirus.

Raja Willem-Alexander and Ratu Maxima pergi menuju Yunani pada Jumat malam (16/10/2020) dengan menggunakan pesawat milik pemerintah, sementara rakyat diminta sebisa mungkin untuk tinggal di rumah guna meredam penyebaran coronavirus.

Mereka kemudian pulang dengan menggunakan penerbangan terjadwal KLM dan rombongan keluarga kerajaan itu didaratkan di istana di kota Den Haag pada Sabtu malam.

Mereka meninggalkan negaranya yang sedang memberlakukan aturan karantina wilayah parsial. Kasus harian infeksi coronavirus di Belanda menunjukkan kurva naik, hari Sabtu saja tercatat pertambahan lebih dari 8.000 kasus baru, tertinggi sejak awal pandemi.

Untuk mengatasinya bar, restoran dan kafe-kafe ganja diperintahkan untuk menutup usahanya selama 4 pekan.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Perjalanan Raja Belanda dan keluarganya tidak melanggar aturan, meskipun demikian mereka merasa ketika disorot oleh publik.

“Kami tidak ingin menimbulkan keraguan, bahwa demi mengendalikan virus Covid-19 perlu agar semua panduan yang ada dipatuhi. Perdebatan tentang liburan kami tidak memberikan kontribusi pada upaya itu,” kata pihak istana dalam sebuah pernyataan seperti dilansir BBC.

Tampaknya ada semacam kebingungan tentang siapa dalam pemerintahan yang mengetahui tentang perjalanan liburan itu dan apa kiranya masukan yang yang diberikan kepada keluarga kerajaan.

Keluarga Kerajaan Belanda tidak memiliki peran formal dalam pengelolaan negara. Namun, Kementerian Urusan Umum yang dipimpin oleh perdana menteri bertanggung jawab atas apa yang dikatakan dan dilakukan oleh mereka.

Akibatnya, PM Mark Rutte mendapat tekanan datinkubu oposisi untuk menjelaskan apa saran yang mungkin telah diberikannya kepada Raja Belanda dan mengapa dia tidak menyarankan agar keluarga kerajaan membatalkan liburan mereka.

Peter Rehwinkel, ketua partai PvdA, menyebut perjalanan itu sebagai “pertimbangan yang salah” dan membatalkan liburan merupakan satu-satunya keputusan yang benar.

Ini bukan pertama kalinya keluarga inti istana Kerajaan Belanda mendapatkan kecaman atas perilaku mereka. Pada bulan Agustus keluarga bangsawan itu tertangkap kamera melanggar aturan jaga jarak dengan seorang pemilik restoran di Yunani.

Anggaran tahunan keluarga kerajaan saat ini sedang dikaji ulang menyusul semakin besarnya tekanan dari oposisi.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Belandacoronaviruscovid-19Ratu MaximaWillem-Alexander
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Galakkan Ziswaf dan Ketahanan Pangan untuk Atasi Ancaman Krisis
Tulisan selanjutnya Otoritas China: Coronavirus Pada Kemasan Makanan Beku Dapat Menular

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Dialog Manhaj Aqidah Muhammadiyah: Asy’ari Bagian dari Ahlus Sunnah

Berita
10 Juli 2026 17:23
Dua Anggota Basij Tewas Dalam Serangan di Mashhad Iran
BMIWI Gelar Milad ke-59, Canangkan Hari Majelis Taklim Nasional di Masjid Istiqlal
Rusia Kirim Kembali Pekerjanya ke Pembangkit Nuklir Bushehr Iran
PM Pakistan Desak Presiden Iran untuk Memelihara Kesepakatan Damai yang Sudah Payah Diupayakan

Terbaru

  • Hukuman Mati In Absentia Bagi Pemimpin RSF Mohamed Hamdan Daglo
  • MPR Singgung LGBT di Muswil BKPRMI DKI Jakarta, Ajak Pemuda Masjid Selamatkan Generasi Muda
  • INDEF: Bank Emas Berpotensi Besar Dorong Keuangan Syariah, Indonesia Masih Belum Tergarap
  • Pos Indonesia Gagal Bayar Bagi Hasil Sukuk Rp24 Miliar
  • MUI: Fatwa Hukuman Mati bagi Koruptor Sudah Ada Sejak 2005, Tinggal Menjadi Hukum Positif
  • Croissant Viral Bergaya Vulgar Tak Penuhi Syarat Sertifikasi Halal, Ini Penjelasan MUI
  • Matinya Lindsey Graham, Senator AS Paling Vokal Bela ‘Israel’
  • Pakistan Jadi Tuan Rumah Konferensi Menteri Perempuan OKI, Bahas Sosial Ekonomi dan Politik
  • Iran Lancarkan Serangan Balasan ke Pangkalan Militer AS di Timur Tengah, Ketegangan Regional Memanas
  • Relawan Bantuan di Gaza Syahid Dibom ‘Israel’ usai Gelar Nobar Piala Dunia

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?