Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Palestina Terkini

Kosovo Buka Kedutaan Besar untuk ‘Israel’ di Baitul Maqdis atau Yerusalem

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 15 Maret 2021 10:21 10:21 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 15 Maret 2021 10:21
Bagikan
Kosovo Membuka Kedutaan Besar ‘Israel’ di Baitul Maqdis
Bagikan

Hidayatullah.com—Kosovo mengatakan telah secara resmi membuka kedutaan besarnya untuk ‘Israel’ di Baitul Maqdis. Ia menjadi negara Eropa pertama yang mendirikan kedutaan di kota yang disengketakan yang diharapkan menjadi ibukota Palestina di masa depan.

Pernyataan kementerian luar negeri pada Ahad (14/03/2021) menyebutkan langkah itu dilakukan setelah pembentukan hubungan diplomatik dengan ‘Israel’ pada 1 Februari dan KTT Kosovo-Serbia diadakan di Gedung Putih pada September, lapor Al Jazeera.

“Kementerian Luar Negeri dan Diaspora mengumumkan bahwa Kedutaan Besar Kosovo di Negara ‘Israel’, dengan kantor pusat di Yerusalem, secara resmi telah dibuka,” kata pernyataan itu.

Kosovo mengikuti jejak Amerika Serikat dan Guatemala dalam mendirikan kedutaan besarnya di Yerusalem.

Keputusan Kosovo diambil ketika Perdana Menteri Avdullah Hoti bertemu dengan Presiden Serbia Aleksandar Vucic di Gedung Putih pada September dengan Presiden Donald Trump.

Baca Juga

Al-Aqsha Ditutup untuk Muslim, Para Rabi Berdoa di Tembok Al-Buraq Picu Sorotan
Gelombang Protes Tolak UU Hukuman Mati Israel bagi Tahanan Palestina
Menteri Penjajah Tuangkan Miras Rayakan Disahkannya Hukuman Mati untuk Warga Palestina Terjajah
Zionis Sahkan Undang-Undang Hukuman Mati bagi Warga Palestina Terjajah, Picu Kritik Internasional
Babak Baru Pendudukan: ‘Israel’ Resmikan Pencaplokan Tepi Barat

“Penetapan plakat dan bendera negara di Kedutaan Kosovo di ‘Israel’ mencerminkan komitmen Pemerintah Kosovo untuk memenuhi janji untuk mendirikan misi diplomatik ke Yerusalem,” katanya.

Ines Demiri, Kuasa Usaha Kosovo untuk ‘Israel’, menyebutnya sebagai “momen yang benar-benar membanggakan dan bersejarah”.

“Kehormatan terbesar dalam hidup saya adalah memiliki kesempatan ini untuk membuka kedutaan dan dengan bangga melayani negara saya di ‘Israel’,” tulis Demiri di Twitter.

Palestina mengharapkan Yerusalem Timur yang dijajah, direbut oleh ‘Israel’ dalam perang 1967, sebagai ibu kota negara masa depan.

Sebagian besar komunitas internasional tidak mengakui aneksasi Zionis ‘Israel’ atas Yerusalem Timur dan mengatakan klaim yang bersaing atas kota itu harus diselesaikan melalui negosiasi. Kebanyakan kedutaan internasional berada di Tel Aviv.

Pengakuan Kemerdekaan

Pembukaan kedutaan besar Kosovo di wilayah Palestina yang dijajah ‘Israel’ itu sebagai imbalan atas pengakuan pemerintah Zionis atas Kosovo, kemenangan besar atas upaya Pristina untuk mendapatkan pengakuan global penuh atas kemerdekaan yang dideklarasikannya pada 2008 setelah perang dengan Serbia pada 1990-an.

Serbia telah menolak untuk mengakui kemerdekaan bekas provinsinya, jadi meskipun Kosovo sekarang telah diakui oleh sebagian besar dunia Barat, penolakannya oleh sekutu utama Beograd, Rusia dan China, telah membuatnya tidak dapat masuk ke Perserikatan Bangsa-Bangsa.

‘Israel’ telah menjadi pertahanan penting lainnya sampai bulan lalu ketika negara itu menjalin hubungan diplomatik dengan Kosovo.

Sebagai gantinya, Kosovo mengikuti dengan mengakui Yerusalem sebagai ibu kota negara Yahudi.

Albin Kurti, calon perdana menteri, telah menemukan dirinya dalam posisi diplomatik yang sulit sebelum mengambil jabatannya setelah tekanan dari Turki, sekutu dekat negara Balkan Barat yang baru, untuk mengubah pikirannya tentang lokasi Yerusalem.

Kurti mengatakan: “Tempat di mana kedutaan akan berlokasi akan dipertimbangkan setelah memeriksa dokumentasi dari pemerintah yang keluar.”

Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan telah memperingatkan Kosovo bahwa langkah tersebut dapat merusak hubungan masa depan dengan negaranya.

Dalam salah satu sengketa paling sulit di Eropa, Serbia telah menolak kemerdekaan Kosovo sejak pecah dalam perang 1998-1999 yang hanya diakhiri oleh kampanye pemboman NATO terhadap pasukan Serbia.

Kosovo dan Serbia menghadapi tekanan yang memuncak dari Barat untuk menyelesaikan kebuntuan, yang dipandang penting bagi kedua belah pihak untuk bergabung dengan Uni Eropa.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Eropahubungan diplomatikisraelKosovopalestinapembukaan kedutaan besarZionis-Israel
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Resep Nabi Kala Berduka
Tulisan selanjutnya Buya Anwar Abbas: MUI Minta Indonesia Upayakan Sri Lanka Tak Menutup Sekolah Islam MUI Minta Indonesia Upayakan Sri Lanka Tak Menutup Sekolah Islam

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Tak Ada Donatur yang Menyumbang, Board of Peace ala Trump Terancam Gagal

Berita
31 Mei 2026 05:00
Influencer Singapura Didenda S$3.500 karena Mengiklankan Vape di Telegram
Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah
Kerbau Donald Trump Batal Disembelih karena Alasan Keamanan
Kementerian Kesehatan Gaza: 33 Orang Syahid Ditembak Israel saat Libur Idul Adha

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Palestina Terkini

Khaled  Misy’al: Senjata Bagi Hamas adalah Alat Pertahanan Diri dari Penjajahan

10 Februari 2026 06:48
Palestina Terkini

Netanyahu Tegaskan Tak Akan Ada Lagi Palestina dan Gaza

9 Februari 2026 11:14
Palestina Terkini

Serangan Baru ‘Israel” Menunjukkan Penjajah Tak Peduli “Dewan Perdamaian”

1 Februari 2026 18:43
Palestina Terkini

Dosen Fakultas Ushuluddin Ungkap Kesaksian Akademik tentang Abu Ubaidah 

3 Januari 2026 19:52
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?