Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Palestina Terkini

Netanyahu: Mereka Agungkan Kematian, Kita Agungkan Hidup

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 2 Juli 2014 07:16 7:16 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 2 Juli 2014 06:55
Bagikan
"Mereka (pejuang, red) mengagungkan kematian, kita mengagungkan hidup," ucap Netanyahu
Bagikan

Hidayayatullah.com—Tiga prajurit remaja Israel hari Selasa (01/07/2014) akhirnya dimakamkan di pemakaman
Modein, terletak antara Tel Aviv dan Yerusalem, di dekat kediaman keluarga 3 tentara remaja itu.

Sebelumnya, Zionis-Israel menemukan ketiganya di tumpukan batu di dekat kota Palestina, Halhul. Jenazah ditemukan Senin malam 30 Juni 2014, dalam operasi besar-besaran lebih dari 2 pekan. Buntut penemuan 3 jenazah ini, sejak hari Selasa, (01/07/2014) penjajah Zionis-Israel mengempur Gaza dengan menjatuhkan lusinan bom.

Dalam pidatonya di depan ribuan pelayat, Perdana Menteri Benjamin Netanyahu  menyalahkan kelompok pejuang Hamas dan menyatakan akan membalas.

Dalam pidatonya, Netanyahu menyatakan, perbedaan antara pejuang Hamas dan dan Zionis-Israel terletak pada soal prinsip mati dan hidup

“Perbedaan besar kita dari musuh kita. Mereka mengagungkan kematian, kita mengagungkan hidup,” ucap Netanyahu saat upacara pemakaman Naftali Frenkel, Gilad Shaar dan Eyal Yifrach di Israel bagian tengah, Selasa (01/07/2014), seperti dilansir BBC.

Baca Juga

Korban di Gaza Capai 73.223, Barghouthi: Penjajah Jalankan Perang Pembersihan Etnis
OKI mengutuk RUU Penjajah ‘Israel’ Melarang Seruan Azan
Al-Aqsha Ditutup untuk Muslim, Para Rabi Berdoa di Tembok Al-Buraq Picu Sorotan
Gelombang Protes Tolak UU Hukuman Mati Israel bagi Tahanan Palestina
Menteri Penjajah Tuangkan Miras Rayakan Disahkannya Hukuman Mati untuk Warga Palestina Terjajah

Sebelumnya, hari Selasa, Israel juga mengadakan sidang kabinet terbatas bidang keamanan dan politik membahas kelanjutan rencana serangan ke Gaza sebagai bentuk balas dendam.

Dikutip Israel National News, Menlu Zionis Lieberman mengatakan, “Kita harus putuskan apakah akan gali kemungkinan penjajahan total Gaza atau tidak.”

Sidang terbatas militers Zionis bahas serangan ke Gaza
Sidang terbatas militers Zionis bahas serangan ke Gaza

Namun Hamas, yang menguasai Jalur Gaza, membantah telah terlibat dalam penculikan dan pembunuhan ketiga remaja tersebut.

Menyusul tuduhan Netanyahu, Wakil Ketua Biro Politik Hamas, Ismail Haniya mengatakan, ancaman Zionis adalah tindakan bodoh yang tak akan membuatnya takut.

“Ancaman Zionis untuk menggempur Gaza dan Hamas tak membuat kami takut. Kami akan hadapi semua agresi bodoh Zionis kepada warga kami,” ujarnya dalam sebuah  pernyataan pers, pada koresponden Anadhol.

Dalam pernyataannya Haniyah mengatakan, Israel melakukan penculikan, pembantaian dan penyiksaan terhadap warga Palestina di Tepi Barat. Mereka membunuh para pemuda, merusak rumah dan membakar ladang milik warga, disamping menangkap dan menyiksa para tokoh Palestina di dalam penjara. Mereka mengira dengan aksinya ini dapat membungkam perjuangan rakyat Palestina. Namun kenyataannya sebaliknya. Rakyat tambah berani dan tangguh dalam memperjuangkan hak-haknya. Mereka akan terus berjuang hingga mendapat kebebasan.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:bomgazaHAMASisraelpalestinaZionisZionis-Israel
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Buntut Tewasnya 3 Serdadu Israel, Zionis Gempur Gaza
Tulisan selanjutnya Mantan Presiden Nicolas Sarkozy Resmi Ditahan Terkait Kasus Dana Kampanye

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Akmal Sjafril: Lembaga Dakwah Perlu Banyak Diskusi

Berita
21 Juli 2026 19:08
Pena Muballigh Menentukan Masa Depan Peradaban Islam
Hukuman Mati In Absentia Bagi Pemimpin RSF Mohamed Hamdan Daglo
China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina

Terbaru

  • Pembelian Minyak Iran oleh China Sudah Berkurang, Kata Menteri Keuangan Amerika Serikat
  • Spanyol Lumpuhkan Argentina di Piala Dunia 2026, Warga Gaza Bergembira
  • ConocoPhillips Kuasai 42 Persen Saham Proyek Ladang Minyak Iraq yang Digarap BP
  • Akmal Sjafril: Lembaga Dakwah Perlu Banyak Diskusi
  • Raja Charles Kunjungi Masjid Cambridge, Erdogan: Langkah Penting Lawan Islamofobia
  • Starmer Mundur Burnham Menjadi Perdana Menteri Inggris Ke-7 Kurun Satu Dekade
  • Buya Amirsyah Ajak Seniman Muslim Bangun Peradaban Bangsa Melalui Kebudayaan Islam
  • AS Lancarkan Gelombang Serangan ke Iran, Ledakan Terdengar di Sejumlah Kota
  • Empat Negara Islam Sepakat Hidupkan Kembali Jalur Kereta Hijaz Warisan Utsmaniyyah
  • Pena Muballigh Menentukan Masa Depan Peradaban Islam

Mungkin Anda Juga Suka

Palestina Terkini

Zionis Sahkan Undang-Undang Hukuman Mati bagi Warga Palestina Terjajah, Picu Kritik Internasional

31 Maret 2026 09:08
Palestina Terkini

Babak Baru Pendudukan: ‘Israel’ Resmikan Pencaplokan Tepi Barat

17 Februari 2026 14:18
Palestina Terkini

Khaled  Misy’al: Senjata Bagi Hamas adalah Alat Pertahanan Diri dari Penjajahan

10 Februari 2026 06:48
Palestina Terkini

Netanyahu Tegaskan Tak Akan Ada Lagi Palestina dan Gaza

9 Februari 2026 11:14
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?