Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

WHO: Sedikitnya 1.210 Orang Meninggal akibat Kolera di Malawi

Ama Farah
Terakhir diupdate: 9 Februari 2023 20:50 8:50 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 9 Februari 2023 20:50
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Wabah kolera paling mematikan dalam sejarah Malawi telah merenggut nyawa sedikitnya 1.210 orang, sementara vaksin masih langka, kata Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) hari Kamis (9/2/2023).

Negara di bagian selatan Afrika itu sedang menghadapi wabah kolera terburuk dalam sejarahnya, dengan hampir 37.000 kasus dilaporkan sejak Maret 2022.

WHO mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa penularan aktif saat ini sedang terjadi di 27 dari 29 distrik yang ada di Malawi. Dibandingkan Desember kemarin, Malawi mengalami kenaikan jumlah kasus sebanyak 143 persen.

Sejak wabah dimulai, Malawi telah melakukan dua kampanye vaksinasi besar-besaran, tetapi karena persediaan yang terbatas, hanya memberikan satu dari dua dosis vaksin kolera oral yang biasanya direkomendasikan.

Pada November 2022, mereka menerima gelombang kedua dari hampir tiga juta dosis vaksin dari Perserikatan Bangsa-Bangsa, dan bulan lalu seorang juru bicara kementerian kesehatan mengatakan kepada AFP bahwa semua dosis yang ada telah digunakan.

Baca Juga

Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama

WHO mengatakan pihaknya menilai risiko penyebaran saat ini di dalam wilayah Malawi dan ke negara-negara tetangga “sangat tinggi”.

Akhir bulan lalu, badan kesehatan PBB itu juga memperingatkan bahwa risiko wabah kolera global “sangat tinggi” karena banyak wabah yang sedang berlangsung di banyak wilayah negara anggota WHO.

Pimpinan WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus mengatakan kepada wartawan pada hari Rabu bahwa saat ini ada 23 negara di dunia yang mengalami wabah kolera, dengan 20 negara lain yang berbatasan di darat dengan negara-negara itu berisiko tertular.

“Total lebih dari satu miliar orang di seluruh dunia secara langsung berisiko terjangkit kolera,” kata Ghebreyesus.

Kolera, yang menyebabkan diare dan muntah, menular dari bakteri yang umumnya menyebar melalui makanan atau air yang terkontaminasi.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:kolera
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Polisi Belgia Bongkar Jaringan Prostitusi China Terbesar di Eropa
Tulisan selanjutnya Layanan Internet Satelit SpaceX Dipakai Drone Militer Ukraina

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Malaysia Resmi Batasi Media Sosial Anak, Siapkan Denda Rp45 Miliar bagi Pelanggar

Berita
2 Juni 2026 18:00
Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
Influencer Singapura Didenda S$3.500 karena Mengiklankan Vape di Telegram
Singapura Terbitkan Panduan untuk Bantu Orang Tua Kurangi Screen Time Anak
Irlandia Bakal Larang Impor dari Permukiman ‘Israel’ Mulai Pertengahan Juli

Terbaru

  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
  • Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki

3 Juni 2026 13:00
Berita

Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

3 Juni 2026 12:30
Berita

MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

3 Juni 2026 12:08
Berita

Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm

3 Juni 2026 09:20
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?