Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Palestina Terkini

Serangan Kaum Radikal “Israel” kepada umat Kristen Yerusalem Terus Meningkat

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 19 April 2023 11:15 11:15 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 16 April 2023 11:09
Bagikan
Pada bulan Februari seorang turis Yahudi Amerika merusak patung Yesus (Reuters)
Bagikan

Hidayatullah.com | DALAM beberapa bulan terakhir, orang-orang Kristen di Yerusalem merasakan adanya peningkat pelecehan dan kekerasan oleh ekstrimis Yahudi. Dilansir oleh BBC News (15/04/2023), Patriark Ortodoks Yunani Theophilos III bahkan mengingatkan tentang kemungkinan “serangan yang belum pernah terjadi sebelumnya” terhadap kaum Kristen.

Contohnya pada awal tahun 2023 ini, di Gunung Zion –tempat yang dipercaya sebagai lokasi Perjamuan Terakhir, dua remaja ultra-ortodoks Yahudi tertangkap kamera menodai pemakaman Anglikan. Salib dan batu nisan dihancurkan.

Pada akhir Januari, gerombolan ekstremis Yahudi melemparkan kursi dan merusak properti sebuah restoran milik orang Armenia di Gerbang Baru di Kota Tua. Mereka berseru, “Matilah orang Arab! Matilah orang Kristen!”

Bulan berikutnya, seorang turis Yahudi Amerika merusak patung Kristus dengan palu di Gereja Pencambukan. “Anda tidak boleh memiliki berhala!” teriaknya.

Selama bertahun-tahun, orang-orang ekstremis Yahudi sering meludahi, memaki, dan mendorong pendeta di Kota Tua. Para pemimpin gereja mengatakan bahwa belakangan ini, pelecehan semacam itu semakin sering terjadi.

Baca Juga

Al-Aqsha Ditutup untuk Muslim, Para Rabi Berdoa di Tembok Al-Buraq Picu Sorotan
Gelombang Protes Tolak UU Hukuman Mati Israel bagi Tahanan Palestina
Menteri Penjajah Tuangkan Miras Rayakan Disahkannya Hukuman Mati untuk Warga Palestina Terjajah
Zionis Sahkan Undang-Undang Hukuman Mati bagi Warga Palestina Terjajah, Picu Kritik Internasional
Babak Baru Pendudukan: ‘Israel’ Resmikan Pencaplokan Tepi Barat

“Ini terjadi karena ada kebencian, fanatisme, dan radikalisasi di sebagian kecil masyarakat Israel,” kata Uskup William Shomali dari Patriarkat Latin.

Dia menduga bahwa kebangkitan sayap kanan dalam politik “Israel” berperan penting dalam peningkatan kekerasan dan pelecehan. Pemerintah ultranasionalis “Israel” saat ini, seperti Menteri Keuangan Bezalel Smotrich, sering mengeluarkan kebijakan intoleran bagi kaum yang tidak seagama.

“Barangkali ini bukan strategi pemerintah baru untuk menyerang gereja, Tetapi kalangan yang mempraktikkan pelanggaran ini merasa terlindungi karena mereka memiliki perwakilan yang kuat di pemerintahan,” kata Uskup William.

Bukan Tindakan Individu

Jumlah orang Kristen di Yerusalem saat ini turun tinggal seperempat populasi dibanding seabad lalu, di bawah 2%. Banyak yang beremigrasi dan melarikan diri dari wilayah yang dilanda kekerasan guna mencari peluang yang lebih baik di tempat lain.

Jumlah yang kecil itu berpengaruh terhadap kebijakan yang tidak proporsional pula. Misalnya “Israel” mempersulit warga Palestina dari Yerusalem menikah dengan orang-orang dari Tepi Barat terjajah dan tinggal bersama keluarga mereka di kota itu.

Pemukim Yahudi juga terus mengambil alih lebih banyak properti orang-orang Kristen. Hukum internasional mengkatagorikannya sebagai pemukiman ilegal, tetapi “Israel” membantahnya.

Banyak orang Kristen yang menduga bahwa permusuhan dari kaum Yahudi itu tujuannya untuk mengusir mereka (orang Kristen) dari tanah Palestina. Di daerah perempatan Armenia, misalnya, banyak pelecehan rasis, grafiti, dan intimidasi yang penuh kebencian.

“Mereka memprovokasi, mengganggu, dan menghina siapapun yang bukan Yahudi. Mereka merasa berhak dan merasa bahwa seluruh Kota Tua, seluruh Yerusalem, seluruh Tanah Suci adalah milik mereka,” kata Setrag Balian, seorang warga.

Setrag menunjukkan sebuah video kepada wartawan BBC, ketika dia dan teman-temannya menghadapi seorang Yahudi bertopeng yang mencoba memanjat tembok untuk menurunkan bendera patriarkat Armenia. Dalam peristiwa itu, teman-teman Setrag kemudian malah disemprot merica dan disebut teroris oleh polisi “Israel”.

“Entah kapan dunia Kristen akan bangun dan membela saudara-saudara Kristen mereka di sini, membela tanah tempat Yesus berjalan, tempat kelahiran agama Kristen, atau kita akan kehilangan semuanya,” kata Setrag.

Aparat “Israel” sering dianggap lamban menanggapi kasus kekerasan. Tetapi dalam sebuah pernyataan kepada BBC, mereka mengaku telah “mengambil tindakan” dengan sangat keras. Polisi dengan tegas menjaga keamanan, ketertiban, dan kebebasan beribadah bagi semua agama.

Organisasi nirlaba the Jerusalem Intercultural Center (JICC) mencatat, selama hampir satu dekade ini banyak terjadi serangan terhadap pendeta Kristen, properti, peziarah, dan penduduk setempat.

“Dalam tiga bulan terakhir, kami banyak menerima laporan tentang lusinan serangan. Data ini menunjukkan bahwa ini bukan tindakan individu,” kata Daniel Hasson, direktur JICC.

Organisasi ini sedang mendorong para saksi dan korban pelecehan untuk berbicara, bahu-membahu dengan dengan para pemimpin agama yang berbeda di Kota Tua.

“Kota Tua adalah penting bagi semua agama monoteistik, yang merupakan lebih dari separuh umat manusia. Jadi, kami memiliki kewajiban untuk menjaga karakter khususnya demi kepentingan semua,” ujar Hasson.*/Pambudi Utomo

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:israelpalestinaradikalyahudi
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Tahun 2022 Iran Mengeksekusi 582 Orang Untuk Menakuti Rakyat
Tulisan selanjutnya Hidayatullah Masjid Al-Aqsha Penetapan 1 Syawal Hidayatullah Mengikuti Jumhur

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki

Berita
3 Juni 2026 13:00
Kementerian Kesehatan Gaza: 33 Orang Syahid Ditembak Israel saat Libur Idul Adha
Influencer Singapura Didenda S$3.500 karena Mengiklankan Vape di Telegram
Malaysia Resmi Batasi Media Sosial Anak, Siapkan Denda Rp45 Miliar bagi Pelanggar
Hakim Memutuskan Nama Donald Trump Dihapus dari Gedung Kesenian Kennedy Center

Terbaru

  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm

Mungkin Anda Juga Suka

Palestina Terkini

Khaled  Misy’al: Senjata Bagi Hamas adalah Alat Pertahanan Diri dari Penjajahan

10 Februari 2026 06:48
Palestina Terkini

Netanyahu Tegaskan Tak Akan Ada Lagi Palestina dan Gaza

9 Februari 2026 11:14
Palestina Terkini

Serangan Baru ‘Israel” Menunjukkan Penjajah Tak Peduli “Dewan Perdamaian”

1 Februari 2026 18:43
Palestina Terkini

Dosen Fakultas Ushuluddin Ungkap Kesaksian Akademik tentang Abu Ubaidah 

3 Januari 2026 19:52
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?