Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Palestina Terkini

Qatar: Perang Ini Terjadi karena Israel Sendiri

Nashirul Haq
Terakhir diupdate: 7 Oktober 2023 21:52 9:52 pm
Nashirul Haq
Dipublikasikan 7 Oktober 2023 21:52
Bagikan
Respon Qatar terhadap peristiwa serangan Palestina ke Israel
Bagikan

Hidayatullah.com – Qatar menyatakan bahwa aksi perlawanan Palestina yang terjadi saat ini karena penjajah Zionis Israel sendiri.

Daftar isi
  • Israel Bombardir Gaza
  • 100 Penjajah Tewas
          • Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

“Kami menganggap Israel sendiri yang bertanggung jawab atas eskalasi ini karena pelanggaran yang terus berlanjut dan berulang ke Al-Aqsha,” kata Kementerian Luar Negeri Qatar dalam pernyataan resminya, lansir Al Jazeera (07/10/2023).

Qatar lantas meminta kedua belah pihak untuk menahan diri dan mengimbau masyarakat internasional untuk menghentikan Israel menggunakan peristiwa ini sebagai alasan untuk melancarkan perang yang tidak proporsional terhadap warga sipil Palestina di Gaza.

Pernyataan Qatar serupa dengan pernyataan Imarah Islam Afghanistan. Negara yang dipimpin kelompok Taliban juga menyebut bahwa peristiwa ini terjadi karena penjajahan Zionis Israel selama bertahun-tahun.

“Peristiwa yang terjadi adalah hasil dari apa yang telah dilakukan Zionis selama bertahun-tahun. Perlawanan Palestina adalah perjuangan yang adil,” ujar Afghanistan.

Baca Juga

Al-Aqsha Ditutup untuk Muslim, Para Rabi Berdoa di Tembok Al-Buraq Picu Sorotan
Gelombang Protes Tolak UU Hukuman Mati Israel bagi Tahanan Palestina
Menteri Penjajah Tuangkan Miras Rayakan Disahkannya Hukuman Mati untuk Warga Palestina Terjajah
Zionis Sahkan Undang-Undang Hukuman Mati bagi Warga Palestina Terjajah, Picu Kritik Internasional
Babak Baru Pendudukan: ‘Israel’ Resmikan Pencaplokan Tepi Barat

Presiden Otoritas Palestina Mahmoud Abbas mengatakan bahwa rakyat Palestina memiliki hak untuk mempertahankan diri dari “teror pemukim dan pasukan pendudukan”, kantor berita resmi WAFA mengutip pernyataannya.

Ia berbicara dalam sebuah pertemuan darurat yang diadakan di Ramallah dengan sejumlah pejabat tinggi Otoritas Palestina.

Sementara negara mayoritas Muslim lain seperti Arab Saudi dan Turki menyerukan “penghentian kekerasan segera”.

“Kami mengikuti perkembangan yang belum pernah terjadi sebelumnya antara sejumlah faksi Palestina dan pasukan pendudukan Israel yang telah menyebabkan tingkat kekerasan yang tinggi di sejumlah bidang,” ujar Kementerian Luar Negeri Arab Saudi.

Presiden Turki Tayyip Erdogan menyerukan kepada warga Israel dan Palestina untuk mengendalikan diri dan menahan diri dari tindakan-tindakan permusuhan yang dapat memperburuk situasi.

“Kami menyerukan agar semua pihak menahan diri,” kata Erdogan dalam sebuah kongres Partai AK yang berkuasa di Ankara. “Mereka harus menahan diri dari tindakan-tindakan agresif,” katanya.

Israel Bombardir Gaza

Heba Akilah dari Al Jazeera, yang melaporkan dari Jalur Gaza, mengatakan bahwa ada serangan pesawat tak berawak dan artileri Israel yang “intens dan terus berlanjut” di wilayah timur daerah kantong tersebut.

Dia mengatakan ada juga serangan di bagian utara, di Jabalia dan Beit Lahia; di Bureij, di Gaza tengah; dan di Khan Younis dan Rafah di bagian selatan.

“Sebagian besar wilayah yang diserang Israel adalah lokasi perlawanan Palestina, dan daerah perbatasan di mana puluhan warga Palestina sejak pagi berkumpul, di mana pagar berduri telah dipotong,” kata Akilah.

Jumlah warga Palestina yang tewas di Gaza akibat serangan Israel telah meningkat menjadi 198 orang, menurut pejabat kesehatan. Lebih dari 1.600 orang juga terluka.

100 Penjajah Tewas

Sementara, di pihak penjajah Israel diperkirakan 40 orang tewas dalam serangan kelompok perlawanan Hamas, meskipun Sara Khairat dari Al Jazeera melaporkan bahwa media lokal melaporkan setidaknya 100 orang tewas.

Angka tersebut tidak dapat segera diverifikasi.

“Jumlah korban tewas terakhir dari pemerintah Israel adalah sedikitnya 40 orang tewas. Namun, media lokal Israel … melaporkan bahwa ada 100 orang yang tewas,” kata Khairat dari Yerusalem Timur yang diduduki Israel, “jadi kami masih menunggu konfirmasi dari pemerintah Israel atau kementerian kesehatan.”

Hari Sabtu pagi, Brigade Izzuddin Al-Qassam, sayap militer Gerakan Perlawanan Islam (Hamas), mengumumkan dimulainya Operasi “Taufan Al-Aqsha” terhadap ‘Israel’ dan meluncurkan 5000 ribu roket, lansir Al Jazeera.

Untuk pertama kalinya otoritas zionis mengumumkan status “perang” sejak 1973. Para pejuang juga dikabarkan berhasil menculik sejumlah anggota pasukan IDF, pemukim Zionis, dan tidak kurang 35 orang dambil dan dilarikan ke Jalur Gaza.*

Redaktur: Nashirul Haq
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:gazaHAMASHamas Serang IsraelHeadlineIzzudin Al-QassampalestinaPerang IsraelQatarZionis Israel
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Hamas Diberitakan Menangkap Komandan Pasukan Zionis Nimrod Aloni
Tulisan selanjutnya Seperempat Penduduk Malaysia Terancam Kehilangan Tempat Tinggal Pada 2030 karena Perubahan Iklim

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Berita
3 Juni 2026 12:30
Hakim Memutuskan Nama Donald Trump Dihapus dari Gedung Kesenian Kennedy Center
Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
Iran Persiapkan Upacara Pemakaman Besar untuk Ayatullah Ali Khamenei

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Palestina Terkini

Khaled  Misy’al: Senjata Bagi Hamas adalah Alat Pertahanan Diri dari Penjajahan

10 Februari 2026 06:48
Palestina Terkini

Netanyahu Tegaskan Tak Akan Ada Lagi Palestina dan Gaza

9 Februari 2026 11:14
Palestina Terkini

Serangan Baru ‘Israel” Menunjukkan Penjajah Tak Peduli “Dewan Perdamaian”

1 Februari 2026 18:43
Palestina Terkini

Dosen Fakultas Ushuluddin Ungkap Kesaksian Akademik tentang Abu Ubaidah 

3 Januari 2026 19:52
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?