Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Palestina Terkini

OCHA-PBB: Tidak Ada Tempat Aman Penyebab Anak Gaza Jadi Korban

Insan Kamil
Terakhir diupdate: 24 Juli 2014 08:35 8:35 am
Insan Kamil
Dipublikasikan 24 Juli 2014 07:54
Bagikan
Seorang anak yang terluka menangis di rumah sakit Kamal Adwan di Bait Lahiya, utara Jalur Gaza.
Bagikan

Hidayatullah.com–Warga sipil Palestina di Gaza yang padat penduduk tidak memiliki tempat bersembunyi dari serangan militer Zionis Israel dan anak-anak menjadi korban terbanyak, kata PBB.

“Sungguh tidak ada tempat yang aman bagi warga sipil,” kata Jens Laerke, juru bicara Kantor PBB untuk Bantuan Kemanusiaan (OCHA), pada konferensi pers di Jenewa.

Lebih dari 500 (data terbaru melebihi 600) orang telah tewas di Jalur Gaza, yang diperkirakan setiap kilometer persegi dihuni 4.500 orang, kata Laerke. Prioritas untuk lembaga bantuan adalah melindungi warga sipil, serta mengevakuasi dan mengobati yang terluka.

Hampir 500 rumah telah dihancurkan akibat serangan udara Zionis Israel dan 100.000 orang mencari perlindungan di sekolah-sekolah yang berasal dari Badan Bantuan dan Pekerjaan PBB (UNRWA), di mana mereka membutuhkan makanan, air, dan kasur, katanya, seperti dilaporkan Saudi Gazette, Rabu (23/7/2014).

Zionis Israel memulai serangan udara di jalur pantai pada tanggal 8 Juli dan meluncurkan serangan darat Kamis pekan lalu.

Baca Juga

Korban di Gaza Capai 73.223, Barghouthi: Penjajah Jalankan Perang Pembersihan Etnis
OKI mengutuk RUU Penjajah ‘Israel’ Melarang Seruan Azan
Al-Aqsha Ditutup untuk Muslim, Para Rabi Berdoa di Tembok Al-Buraq Picu Sorotan
Gelombang Protes Tolak UU Hukuman Mati Israel bagi Tahanan Palestina
Menteri Penjajah Tuangkan Miras Rayakan Disahkannya Hukuman Mati untuk Warga Palestina Terjajah

Serangan gencar terhadap Jalur Gaza berlangsung pada hari Selasa, memupuskan harapan untuk jeda dalam pertempuran itu.

Mayoritas korban tewas sejauh ini adalah warga sipil Palestina, termasuk 121 anak-anak Gaza di bawah usia 18 yang merupakan sepertiga dari total korban sipil, kata Juliette Touma dari UNICEF PBB.

Lebih dari 900 anak-anak Palestina dilaporkan terluka, sebut UNICEF.

“Menurut pengamatan relawan di lokasi, setidaknya 107.000 anak-anak membutuhkan dukungan psiko-sosial bagi trauma yang mereka alami, seperti kematian, cedera atau kehilangan rumah mereka,” kata Laerke.

Lebih dari 1,2 juta orang di wilayah itu tidak memiliki air, atau hanya memiliki akses terbatas terhadap air. Demikian juga jaringan listrik telah rusak dan mengalami kekurangan bahan bakar untuk generator, katanya.

“Selain itu, kami memiliki laporan adanya tumpukan limbah yang merupakan ancaman bagi kesehatan masyarakat,” katanya.

Program Pangan Dunia (WFP) telah mendistribusikan jatah makanan darurat dan kupon makanan untuk lebih dari 90.000 orang selama konflik, kata juru bicara WFP, Elisabeth Byrs.

“Stok makanan juga telah menipis di Gaza mengingat konflik telah berlangsung dua minggu,” katanya, seperti dilansir Reuters.*

Redaktur: Insan Kamil
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:gazaHAMASPalestina DiserangZionis-Israel
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Anggota Parlemen Inggris Bilang akan Tembakkan Roket ke Israel
Tulisan selanjutnya Aksesi FCTC Dapat Lindungi Anak dari Bahaya Rokok

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

ConocoPhillips Kuasai 42 Persen Saham Proyek Ladang Minyak Iraq yang Digarap BP

Berita
21 Juli 2026 19:48
SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
Raja Charles Kunjungi Masjid Cambridge, Erdogan: Langkah Penting Lawan Islamofobia

Terbaru

  • Pembelian Minyak Iran oleh China Sudah Berkurang, Kata Menteri Keuangan Amerika Serikat
  • Spanyol Lumpuhkan Argentina di Piala Dunia 2026, Warga Gaza Bergembira
  • ConocoPhillips Kuasai 42 Persen Saham Proyek Ladang Minyak Iraq yang Digarap BP
  • Akmal Sjafril: Lembaga Dakwah Perlu Banyak Diskusi
  • Raja Charles Kunjungi Masjid Cambridge, Erdogan: Langkah Penting Lawan Islamofobia
  • Starmer Mundur Burnham Menjadi Perdana Menteri Inggris Ke-7 Kurun Satu Dekade
  • Buya Amirsyah Ajak Seniman Muslim Bangun Peradaban Bangsa Melalui Kebudayaan Islam
  • AS Lancarkan Gelombang Serangan ke Iran, Ledakan Terdengar di Sejumlah Kota
  • Empat Negara Islam Sepakat Hidupkan Kembali Jalur Kereta Hijaz Warisan Utsmaniyyah
  • Pena Muballigh Menentukan Masa Depan Peradaban Islam

Mungkin Anda Juga Suka

Palestina Terkini

Zionis Sahkan Undang-Undang Hukuman Mati bagi Warga Palestina Terjajah, Picu Kritik Internasional

31 Maret 2026 09:08
Palestina Terkini

Babak Baru Pendudukan: ‘Israel’ Resmikan Pencaplokan Tepi Barat

17 Februari 2026 14:18
Palestina Terkini

Khaled  Misy’al: Senjata Bagi Hamas adalah Alat Pertahanan Diri dari Penjajahan

10 Februari 2026 06:48
Palestina Terkini

Netanyahu Tegaskan Tak Akan Ada Lagi Palestina dan Gaza

9 Februari 2026 11:14
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?