Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Negara Sedang Perang Pejabat Korupsi $40 Juta Anggaran Pertahanan Ukraina

Ama Farah
Terakhir diupdate: 30 Januari 2024 08:50 8:50 am
Ama Farah
Dipublikasikan 30 Januari 2024 08:50
Bagikan
sukarelawan ukraina
Bagikan

Hidayatullah.com– Pemerintah Ukraina mengatakan para pejabat korup menyelewengkan $40 juta dari anggaran pertahanan.

Pegawai sebuah perusahaan alat perang Ukraina berkonspirasi dengan sejumlah pejabat Kementerian Pertahanan untuk menyelewengkan hampir $40 juta (€37 juta) yang dialokasikan untuk membeli 100.000 mortir untuk perang melawan Rusia, kata dinas keamanan Ukraina SSU melaporkan.

SSU dalam sebuah pernyataan mengatakan bahwa lima orang sudah ditetapkan sebagai tersangka, dengan satu orang ditahan setelah ditangkap ketika berusaha keluar dari Ukraina. Apabila dinyatakan terbukti bersalah, mereka terancam hukuman sampai 12 tahun penjara, lansir RFI Senin (29/1/2024).

Menurut pernyataan tersebut, SSU Military Counterintelligence mengungkap skema kecurangan tersebut pada Desember 2023, dan kala itu pihak berwenang berhasil menahan seorang kepala direktorat di Kementerian Pertahanan.

Hasil penyelidikan mengungkap bahwa pejabat itu berusaha menyalahgunakan dana yang dialokasikan untuk kebutuhan militer.

Baca Juga

Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang

“Pelaku mengatur transfer hampir 1,5 miliar hryvinia (sekitar €39 juta) dari dompet Kementerian Pertahanan ke sejumlah rekening asing yang berkaitan dengan perusahaan makelar pembelian mortir untuk militer, kata SSU.

Angka itu 30 persen lebih tinggi dari nilai kontrak alternatif yang disusun oleh lembaga yang baru dibentuk Defence Procurement Agency.

Meskipun sudah dilakukan transfer dana, tetapi amunisi yang dipesan tidak kunjung dikirim dan uangnya justru kemudian disebar ke berbagai rekening di Ukraina dan beberapa negara Balkan, kata pihak penyidik.

Pihak Kejaksaan Agung Ukraina mengatakan uang yang berhasil diselamatkan nantinya akan dikembalikan ke kas pertahanan.

Investigasi terhadap korupsi di lingkungan pejabat pemerintah Ukraina dilakukan karena negara itu bersemangat ingin segera diterima sebagai anggota blok kerja sama ekonomi Uni Eropa dan blok kerja sama pertahanan NATO.

Para pejabat Uni Eropa dan NATO meminta agar pemerintah Kyiv terlebih dahulu melakukan aksi bersih-bersih korupsi sebelum bergabung dengan kedua organisasi multinasional itu.

Presiden Volodymyr Zelensky terpilih sebagai pemimpin Ukraina karena mengkampanyekan anti-korupsi pada pemilu 2019, seperti karakter yang diperankannya dalam sebuah acara komedi di televisi yang melambungkan namanya sebagai pelawak.

Ironisnya, korupsi di Ukraina justru semakin merajalela ketika negara itu berusaha mempertahankan diri dari invasi Rusia.

Untuk membuktikan komitmennya, Zelensky memecat sejumlah pejabat tinggi, termasuk Ivan Bakanov yang menjabat sebagai kepala State Security Service pada Juli 2022.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:KorupsiUkraina
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Nilai Mata Uang Iran Turun akibat Eskalasi Militer dengan Amerika Serikat
Tulisan selanjutnya Negara Arab Ingin Otoritas Palestina Jadi Pengelola Gaza Pasca Perang

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Pos Indonesia Gagal Bayar Bagi Hasil Sukuk Rp24 Miliar

Berita
14 Juli 2026 17:00
Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
Sering Menyakiti Kakek 95 Tahun yang Dirawatnya, ART Indonesia Dihukum Bui 18 Bulan di Singapura

Terbaru

  • Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
  • Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
  • Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air

18 Juli 2026 10:48
Berita

Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik

18 Juli 2026 10:26
Berita

China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat

18 Juli 2026 10:12
Berita

Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

18 Juli 2026 09:49
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?