Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Palestina Terkini

Hujan Robohkan Tenda Warga Gaza di Pengungsian

Hujan deras tiba-tiba membanjiri tenda-tenda pengungsian warga Palestina di tengah-tengah genosida dan pengeboman Israel yang sedang berlangsung, membuat mereka tidak memiliki tempat yang aman untuk dituju.

Nashirul Haq
Terakhir diupdate: 24 September 2024 16:20 4:20 pm
Nashirul Haq
Dipublikasikan 24 September 2024 16:30
Bagikan
Tenda Pengungsi Palestina di Gaza roboh akibat hujan singkat
Bagikan

Hidayatullah.com – Kehidupan warga Palestina di Gaza yang sudah kehilangan tempat tinggal dan mengungsi di pengungsian kini semakin berat. Tak hanya ancaman dari pemboman ‘Israel’, kini mereka harus berhadapan dengan musim hujan yang semakin dekat.

Daftar isi
  • 74 persen tenda tidak layak pakai
          • Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Bahkan, hujan berdurasi singkat saja cukup untuk merobohkan dan membanjiri tenda yang menjadi tempat bernaung mereka. Hal itu membuat 2 juta warga Palestina di pengungsian tidak memiliki tempat berlindung selain langit.

Muhammad Abdullah Kobi, warga Palestina yang mengungsi ke Kamp Pengungsian Nusairat di Gaza tengah bersama keluarganya, menggambarkan kondisi tenda mereka yang robek dan rubuh akibat hujan. Tanah tempat mereka mendirikan tenda juga tidak layak untuk ditinggali.

Ketika hujan mengguyur Gaza, tenda-tenda dibiarkan tergenang air karena tidak adanya terpal tahan air dan peralatan lain, membuat bertahan hidup di musim dingin semakin sulit di tengah pemboman ‘Israel’.

“Hujan turun sekitar satu jam, dan inilah hasilnya. Apa yang akan kami lakukan jika hujan turun berhari-hari? Tidak ada tempat yang aman atau layak huni untuk kami tinggali – tidak ada rumah, bahkan karavan. Kami bahkan tidak memiliki obat untuk anak-anak kami ketika mereka jatuh sakit,” kata Kobi.

Baca Juga

OKI mengutuk RUU Penjajah ‘Israel’ Melarang Seruan Azan
Al-Aqsha Ditutup untuk Muslim, Para Rabi Berdoa di Tembok Al-Buraq Picu Sorotan
Gelombang Protes Tolak UU Hukuman Mati Israel bagi Tahanan Palestina
Menteri Penjajah Tuangkan Miras Rayakan Disahkannya Hukuman Mati untuk Warga Palestina Terjajah
Zionis Sahkan Undang-Undang Hukuman Mati bagi Warga Palestina Terjajah, Picu Kritik Internasional

Di Deir al-Balah, warga lain mengungkapkan rasa frustasinya terhadap kebisuan dan kelambanan dunia internasional setelah hujan membasahi kasur dan selimutnya. Kepada Anadolu, Ahmed Abdullatif mengatakan, “Orang-orang sepertinya menikmati penderitaan para wanita dan anak-anak kami.”

Hal yang sama juga dialami Fatma, seorang jurnalis dari Gaza. Saat diwawancarai Anadolu ia tampak sedang menjahit tenda keluarganya yang robek, sementara suaminya berusaha menyelamatkan harta benda yang mereka miliki ketika hujan menggenangi barang-barang mereka.

“Berapa lama lagi kami harus menanggung tragedi ini?” tanya suaminya, Khalid kepada Anadolu, ia memohon masyarakat internasional untuk segera bertindak mengakhiri serangan ‘Israel’ di Jalur Gaza.

74 persen tenda tidak layak pakai

Kantor Media Pemerintah di Gaza mengeluarkan permohonan kemanusiaan darurat pada 14 September lalu, yang mendesak perlindungan bagi dua juta warga Palestina yang mengungsi di Gaza menjelang musim dingin.

Dalam sebuah pernyataan, Kantor Media mengungkapkan bahwa 543 tempat telah menjadi pusat pengungsian ada di Gaza akibat perang dan kejahatan pemindahan paksa oleh Israel, yang merupakan pelanggaran terhadap hukum kemanusiaan internasional.

Namun, penilaian lapangan pemerintah memperkirakan bahwa 74% dari tenda pengungsi Palestina sudah tidak layak pakai, dan 100.000 dari 135.000 tenda harus diganti karena rusak total.

“Tenda-tenda ini terbuat dari kayu, nilon, dan kain, yang telah rusak karena panasnya matahari dan kondisi cuaca di Gaza. Tenda-tenda ini tidak lagi dapat digunakan, terutama setelah 11 bulan terus menerus mengungsi, yang menyebabkan kondisi yang tidak manusiawi ini,” bunyi permohonan darurat tersebut.

Pasukan penjajah ‘Israel’ juga melarang masuk seperempat juta tenda ke Jalur Gaza, yang semakin menambah penderitaan para pengungsi Palestina, yang “tidak memiliki tempat berlindung selama musim dingin, dipaksa untuk tidur di tanah dan menutupi diri mereka sendiri dengan langit.”

Redaktur: Nashirul Haq
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:genosida Gazahujanmusim dinginpalestinapengungsi palestinaPerang Palestina-IsraelTenda untuk Palestina
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Mossad Iran Iran Bongkar Jaringan Mata-Mata ‘Israel’ di Iran, Tangkap 12 Orang
Tulisan selanjutnya Panel Diskusi Festival Buku dibatalkan Penulis Pro-Palestina Boikot Moderator Zionis, Panel Diskusi Festival Buku Batal Digelar

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Feature

Tangis Perempuan Guangzhou: Ketika Pasar Jodoh China jadi Cermin Krisis Sosial

Feature
1 Juli 2026 06:30
UNESCO Mengakui Dondang Sayang hingga Silat sebagai Warisan Budaya Malaysia
MUI dan BPJS Kesehatan Perkuat Sinergi Dakwah
Rusia Sempat Dituduh, Pipa Gas Nord Stream Ternyata Disabotase Tentara Ukraina
Psikolog UGM Ini Paparkan Sejarah APA “Normalisasi Homoseksual”

Terbaru

  • Prosesi Pemakaman Dimulai Rakyat Iran Berkabung Meratapi Kematian Ayatullah Ali Khamenei
  • Euthanasia Mencakup Hampir 6 Persen Kematian di Belanda
  • UNESCO Mengakui Dondang Sayang hingga Silat sebagai Warisan Budaya Malaysia
  • Polemik Kajian BEM Psikologi UI Soal LGBT Berlanjut, Kampus Beri Klarifikasi
  • Pemerintah Tetapkan LGBTQ sebagai Ancaman Nonmiliter dalam Perpres Pertahanan Negara
  • Jelang Proses Pemakaman Ayatullah Ali Khamenei, Jenderal Garda Revolusi Keluar dari Persembunyian
  • Sindikat Pakistan Selundupkan Plasenta Manusia untuk Injeksi Anti Penuaan
  • Otoritas Eropa Masih Imbau Maskapai Penerbangan Hindari Wilayah Udara Iran dan Timur Tengah
  • Dihantam Rudal di Selat Hormuz Kapal Kontainer CMA CGM akan Jadi Besi Rongsokan
  • Dua Pria Rumania Dibui karena Menikam Jurnalis Iran di London atas Suruhan Teheran

Mungkin Anda Juga Suka

Palestina Terkini

Babak Baru Pendudukan: ‘Israel’ Resmikan Pencaplokan Tepi Barat

17 Februari 2026 14:18
Palestina Terkini

Khaled  Misy’al: Senjata Bagi Hamas adalah Alat Pertahanan Diri dari Penjajahan

10 Februari 2026 06:48
Palestina Terkini

Netanyahu Tegaskan Tak Akan Ada Lagi Palestina dan Gaza

9 Februari 2026 11:14
Palestina Terkini

Serangan Baru ‘Israel” Menunjukkan Penjajah Tak Peduli “Dewan Perdamaian”

1 Februari 2026 18:43
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?